Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tim Muhamad-Sara Klaim Unggul Berdasar Real Count Data 50 Persen TPS

Kompas.com - 09/12/2020, 17:53 WIB
Tria Sutrisna,
Sandro Gatra

Tim Redaksi

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Tim pemenangan pasangan calon Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) mengklaim masih unggul dalam perolehan suara di Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Tim Kampanye Muhammad - Sara Andra Soni saat menanggapi hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang menunjukkan perolehan suara Benyamin Davnie - Pilar Saga berada di posisi teratas.

"Hasil sementara yang kami dapatkan dari saksi-saksi kami yang ada di 2.963 TPS. Dari yang sudah masuk, posisi kami unggul," ujar Andra kepada wartawan, Rabu (9/12/2020).

Baca juga: Hitung Cepat Pilkada Tangsel: Benyamin dan Muhamad Beda Tipis, Kurang dari 4 Persen

Menurut Andra, pihaknya sudah menerima sekitar 50 persen laporan penghitungan suara dari 2.963 TPS yang ada di Pilkada Tangsel 2020.

Hasilnya, klaim dia, sampai saat ini Muhamad-Sara masih unggul dibandingkan pasangan calon nomor urut dua Siti Nur Azizah - Ruhamaben, maupun nomor urut tiga Benyamin Davnie - Pilar Saga.

"Informasi yang kami terima saat ini di Kamar Hitung sudah sampai 50 persen. Yang masuk ke kami belum 100 persen, tetapi posisi kami, kami yakinkan bahwa kami masih unggul," ungkapnya.

Untuk itu, lanjut Andra, tim kampanye pasangan calon Muhamad-Sara memilih untuk menunggu hasil rekapitulasi yang resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan.

Baca juga: Tiba di Posko Timses, Benyamin Disambut Yel Kemenangan oleh Para Pendukung

Tim kampanye juga akan masih terus mengumpulkan formulir C1 hasil penghitungan suara di setiap TPS untuk dilakukan penghitungan secara internal.

"Untuk angka pasti kami tidak boleh mendahului KPU, harus KPU yang menyampaikan. Tapi tentunya di tengah kami merekapitulasi, kami ada gambar hitungan berdasarkan C1 yang masuk," kata dia.

Hasil sementara hitung cepat atau quick count dua lembaga survei di Pilkada Tangsel 2020 menunjukkan beda tipis perolehan suara kandidat nomor urut satu Muhamad-Sara dengan kandidat nomor urut tiga Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

Hitung cepat dari Voxpol Center Research and Consulting berdasarkan suara masuk 96,92 persen, Muhamad-Sara meraih 34,14 persen suara.

Sementara pasangan Benyamin-Pilar memperoleh 42,16 persen dan Siti Nur Azizah-Ruhamaben memperoleh 23,69 persen.

Lalu hitung cepat Charta Politika Indonesia berdasarkan data masuk 99,67 persen,  Benyamin-Pilar mendapatkan suara sebanyak 40,26 persen.

Sementara Muhamad-Sara dengan perolehan suara 35,99 persen dan Azizah-Ruhamaben dengan 23,76 persen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Keluarga Harap Tak Ada Intervensi dalam Pengusutan Kasus Mahasiswa STIP yang Tewas Dianiaya Senior

Keluarga Harap Tak Ada Intervensi dalam Pengusutan Kasus Mahasiswa STIP yang Tewas Dianiaya Senior

Megapolitan
Pro-Kontra Warga soal Janji Dishub DKI Tertibkan Juru Parkir, Tak Keberatan jika Jukir Resmi

Pro-Kontra Warga soal Janji Dishub DKI Tertibkan Juru Parkir, Tak Keberatan jika Jukir Resmi

Megapolitan
Mahasiswa STIP Tewas Dianiaya Senior, Pengawasan dan Tata Tertib Kampus Jadi Sorotan

Mahasiswa STIP Tewas Dianiaya Senior, Pengawasan dan Tata Tertib Kampus Jadi Sorotan

Megapolitan
Hari Ini, Polisi Lakukan Gelar Perkara Kasus Mahasiswa STIP Tewas Diduga Dianiaya Senior

Hari Ini, Polisi Lakukan Gelar Perkara Kasus Mahasiswa STIP Tewas Diduga Dianiaya Senior

Megapolitan
Usul Heru Budi Bangun “Jogging Track” di RTH Tubagus Angke Dinilai Tak Tepat dan Buang Anggaran

Usul Heru Budi Bangun “Jogging Track” di RTH Tubagus Angke Dinilai Tak Tepat dan Buang Anggaran

Megapolitan
Polisi Sebut Pembunuh Wanita Dalam Koper Tak Berniat Ambil Uang Kantor yang Dibawa Korban

Polisi Sebut Pembunuh Wanita Dalam Koper Tak Berniat Ambil Uang Kantor yang Dibawa Korban

Megapolitan
Ketimbang “Jogging Track”, RTH Tubagus Angka Diusulkan Jadi Taman Bermain Anak untuk Cegah Prostitusi

Ketimbang “Jogging Track”, RTH Tubagus Angka Diusulkan Jadi Taman Bermain Anak untuk Cegah Prostitusi

Megapolitan
Mahasiswa STIP Tewas Dianiaya Senior, Keluarga Minta Keadilan dan Tanggung Jawab Kampus

Mahasiswa STIP Tewas Dianiaya Senior, Keluarga Minta Keadilan dan Tanggung Jawab Kampus

Megapolitan
Mahasiswa STIP Tewas Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Temukan Banyak Luka Lebam

Mahasiswa STIP Tewas Diduga Dianiaya Senior, Keluarga Temukan Banyak Luka Lebam

Megapolitan
Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Keluarga Sebut Korban Tak Punya Musuh

Taruna STIP Tewas Dianiaya Senior, Keluarga Sebut Korban Tak Punya Musuh

Megapolitan
Otopsi Selesai, Jenazah Taruna STIP yang Tewas Dianiaya Senior Akan Diterbangkan ke Bali Besok

Otopsi Selesai, Jenazah Taruna STIP yang Tewas Dianiaya Senior Akan Diterbangkan ke Bali Besok

Megapolitan
Jadi Tempat Prostitusi, RTH Tubagus Angke Diusulkan untuk Ditutup Sementara dan Ditata Ulang

Jadi Tempat Prostitusi, RTH Tubagus Angke Diusulkan untuk Ditutup Sementara dan Ditata Ulang

Megapolitan
Heru Budi Diminta Tegur Wali Kota hingga Lurah karena RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi

Heru Budi Diminta Tegur Wali Kota hingga Lurah karena RTH Tubagus Angke Jadi Tempat Prostitusi

Megapolitan
Keberatan Ditertibkan, Juru Parkir Minimarket: Cari Kerjaan Kan Susah...

Keberatan Ditertibkan, Juru Parkir Minimarket: Cari Kerjaan Kan Susah...

Megapolitan
BPSDMP Kemenhub Bentuk Tim Investigasi Usut Kasus Tewasnya Taruna STIP

BPSDMP Kemenhub Bentuk Tim Investigasi Usut Kasus Tewasnya Taruna STIP

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com