Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Angkasa Pura Prediksi Hari Ini Puncak Arus Mudik Libur Natal dan Tahun Baru

Kompas.com - 02/01/2023, 09:00 WIB
Ellyvon Pranita,
Irfan Maullana

Tim Redaksi

TANGERANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II memprediksi puncak arus balik periode libur Natal 2022 dan tahun baru 2023 akan terjadi hari ini, Senin (2/1/2023).

Direktur Utama (Dirut) PT Angkasa Pura II Muhamad Awaluddin mengatakan, pihaknya memprediksi akan ada sekitar 220.000 lebih penumpang di seluruh bandara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II.

Hal itu bersamaan dengan prediksi 1.600 pergerakan penerbangan yang terjadi hari ini.

"Dari ratusan ribu pergerakan penumpang, terdapat 145.00 penumpang yang berangkat dan tiba dari Bandara Soekarno-Hatta," ujar Awaluddin, Minggu (1/1/2023).

Baca juga: Polri Masih Pantau Lalu Lintas Usai Arus Balik, Antisipasi Long Weekend Mendatang

Serta ada 1.015 pergerakan pesawat yang tiba dan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta hari ini.

Awaluddin menambahkan, pihaknya akan mengantisipasi puncak arus balik yang terjadi hari ini dengan berkoordinasi dengan beberapa stakeholder.

Salah satu antisipasi agar tidak terjadi penumpukan penumpang di bandara dan perjalanan mereka tetap lancar, yang dilakukan oleh PT Angkasa Pura yakni ground handling.

Baca juga: Jumlah Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Melonjak Selama Natal–Tahun Baru, Kebanyakan ke Luar Negeri

"Kami sudah berkoordinasi juga dengan maskapai, ground handling. Terutama di area kedatangan," ujarnya.

Untuk diketahui, ground handling adalah aktivitas perusahaan penerbangan yang berkaitan dengan penanganan atau pelayanan terhadap penumpang berikut bagasi, kargo, pos, peralatan bantu pergerakan pesawat di darat selama berada di bandar udara, baik keberangkatan dan kedatangan.

Sebelumnya, berdasarkan catatan PT Angkasa Pura II, arus mudik yang terjadi selama libur Natal 2022 dan tahun baru 2023 ini terjadi pada H-2 perayaan Natal atau 23 Desember 2022.

Sebanyak 150.995 dari 242.378 orang yang berangkat dan tiba di bandara terbesar di Indonesia itu, dengan 1.029 pergerakan pesawat pada hari itu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Anggota Polresta Manado Tembak Kepalanya Sendiri Pakai Senpi

Anggota Polresta Manado Tembak Kepalanya Sendiri Pakai Senpi

Megapolitan
2 Pria Rampok Taksi Online di Jakbar, Leher Sopir Dijerat dan Ditusuk

2 Pria Rampok Taksi Online di Jakbar, Leher Sopir Dijerat dan Ditusuk

Megapolitan
Polisi Periksa Kejiwaan Orangtua yang Buang Bayi ke KBB Tanah Abang

Polisi Periksa Kejiwaan Orangtua yang Buang Bayi ke KBB Tanah Abang

Megapolitan
Golkar Buka Peluang Lanjutkan Koalisi Indonesia Maju pada Pilkada DKI 2024

Golkar Buka Peluang Lanjutkan Koalisi Indonesia Maju pada Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Di Tanah Tinggi Hampir Mustahil Menyuruh Anak Tidur Pukul 10 Malam untuk Cegah Tawuran

Di Tanah Tinggi Hampir Mustahil Menyuruh Anak Tidur Pukul 10 Malam untuk Cegah Tawuran

Megapolitan
Cekoki Remaja dengan Narkoba hingga Tewas, Pelaku: Saya Tidak Tahu Korban Masih Dibawah Umur

Cekoki Remaja dengan Narkoba hingga Tewas, Pelaku: Saya Tidak Tahu Korban Masih Dibawah Umur

Megapolitan
Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Begal Mobil di Tajur Bogor

Polisi Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Begal Mobil di Tajur Bogor

Megapolitan
Banyak Warga Protes NIK-nya Dinonaktifkan, Petugas: Mereka Keukeuh Ingin Gunakan Alamat Tak Sesuai Domisili

Banyak Warga Protes NIK-nya Dinonaktifkan, Petugas: Mereka Keukeuh Ingin Gunakan Alamat Tak Sesuai Domisili

Megapolitan
Keluarga Tolak Otopsi, Korban Tewas Kebakaran Cinere Depok Langsung Dimakamkan

Keluarga Tolak Otopsi, Korban Tewas Kebakaran Cinere Depok Langsung Dimakamkan

Megapolitan
Beberapa Warga Tanah Tinggi Terpaksa Jual Rumah karena Kebutuhan Ekonomi, Kini Tinggal di Pinggir Jalan

Beberapa Warga Tanah Tinggi Terpaksa Jual Rumah karena Kebutuhan Ekonomi, Kini Tinggal di Pinggir Jalan

Megapolitan
Polisi Tewas dengan Luka Tembak di Kepala, Kapolres Jaksel Sebut karena Bunuh Diri

Polisi Tewas dengan Luka Tembak di Kepala, Kapolres Jaksel Sebut karena Bunuh Diri

Megapolitan
Polisi Dalami Dugaan Perempuan Dalam Koper di Bekasi Tewas karena Dibunuh

Polisi Dalami Dugaan Perempuan Dalam Koper di Bekasi Tewas karena Dibunuh

Megapolitan
Bursa Pilkada DKI 2024, Golkar: Ridwan Kamil Sudah Diplot buat Jabar

Bursa Pilkada DKI 2024, Golkar: Ridwan Kamil Sudah Diplot buat Jabar

Megapolitan
Prioritaskan Kader Internal, Golkar Belum Jaring Nama-nama untuk Cagub DKI

Prioritaskan Kader Internal, Golkar Belum Jaring Nama-nama untuk Cagub DKI

Megapolitan
Korban Kebakaran di Depok Ditemukan Terkapar di Atas Meja Kompor

Korban Kebakaran di Depok Ditemukan Terkapar di Atas Meja Kompor

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com