Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rizal Mallarangeng: Saya Ini Juga Pendukung AHY, Ahok Hakul-yakin

Kompas.com - 09/01/2017, 15:12 WIB
Kurnia Sari Aziza

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Eksekutif Freedom Institute, Rizal Mallarangeng, mengaku, dirinya merupakan pendukung calon gubernur petahana DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

Ia mengatakan, pilihan politiknya itu berbeda dengan keluarga dan rekan-rekannya yang mendukung calon gubernur DKI nomor pemilihan satu, Agus Harimurti Yudhoyono, ataupun calon nomor pemilihan tiga, Anies Baswedan.

"Saya ini juga pendukung AHY, Ahok hakul-yakin," kata Rizal dalam acara bedah buku A Man Called Ahok di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Senin (9/1/2017).

Dia melihat Ahok sebagai gubernur yang berani bertindak. Dia menyebut, gubernur-gubernur Jakarta sebelum Ahok lebih banyak bicara ketimbang merealisasikan kebijakan. Ia mencontohkan tindakan Ahok dalam pembersihan kali serta reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Adik dari Andi Mallarangeng itu lalu memberi saran kepada Ahok jika nanti terpilih lagi memimpin Jakarta selama lima tahun ke depan.

"Kesannya di debat-debat kok lebih banyak yang dipermasalahkan adalah emosi dan kata-kata tidak produktif Ahok," kata Rizal.

Dia menyarankan Ahok lebih merangkul DPRD DKI Jakarta dan birokrasi jika dia terpilih kembali pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Selain itu, ia menyarankan Ahok agar tidak banyak membuat kontroversi.

"Kalau sekadar buat kontroversi sih gampang, tetapi tugas Ahok adalah merangkul DPRD dan birokrasi. Hanya dengan merangkul mereka, tercapai tujuan kita semua," kata Rizal yang mengaku sebagai seorang "Ahokers".

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Lansia Korban Hipnotis di Bogor, Emas 1,5 Gram dan Uang Tunai Jutaan Rupiah Raib

Lansia Korban Hipnotis di Bogor, Emas 1,5 Gram dan Uang Tunai Jutaan Rupiah Raib

Megapolitan
Polisi Sebut Keributan Suporter di Stasiun Manggarai Libatkan Jakmania dan Viking

Polisi Sebut Keributan Suporter di Stasiun Manggarai Libatkan Jakmania dan Viking

Megapolitan
Aditya Tak Tahu Koper yang Dibawa Kakaknya Berisi Mayat RM

Aditya Tak Tahu Koper yang Dibawa Kakaknya Berisi Mayat RM

Megapolitan
Kadishub DKI Jakarta Tegaskan Parkir di Minimarket Gratis

Kadishub DKI Jakarta Tegaskan Parkir di Minimarket Gratis

Megapolitan
Koper Pertama Kekecilan, Ahmad Beli Lagi yang Besar untuk Masukkan Jenazah RM

Koper Pertama Kekecilan, Ahmad Beli Lagi yang Besar untuk Masukkan Jenazah RM

Megapolitan
Polisi Masih Buru Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Polisi Masih Buru Pemasok Narkoba ke Rio Reifan

Megapolitan
Dishub DKI Jakarta Janji Tindak Juru Parkir Liar di Minimarket

Dishub DKI Jakarta Janji Tindak Juru Parkir Liar di Minimarket

Megapolitan
Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper, Korban Diduga Tak Tahu Pelaku Memiliki Istri

Kasus Pembunuhan Wanita Dalam Koper, Korban Diduga Tak Tahu Pelaku Memiliki Istri

Megapolitan
Tangkap Aktor Rio Reifan, Polisi Sita 1,17 Gram Sabu dan 12 Butir Psikotropika

Tangkap Aktor Rio Reifan, Polisi Sita 1,17 Gram Sabu dan 12 Butir Psikotropika

Megapolitan
Polisi Usut Indentitas Mayat Laki-laki Tanpa Busana di Kanal Banjir Barat Tanah Abang

Polisi Usut Indentitas Mayat Laki-laki Tanpa Busana di Kanal Banjir Barat Tanah Abang

Megapolitan
Sebelum Dibunuh Arif, RM Sempat Izin ke Atasan untuk Jenguk Kakaknya di RS

Sebelum Dibunuh Arif, RM Sempat Izin ke Atasan untuk Jenguk Kakaknya di RS

Megapolitan
Keluarga Tolak Otopsi, Jenazah Pemulung di Lenteng Agung Segera Dibawa ke Kampung Halaman

Keluarga Tolak Otopsi, Jenazah Pemulung di Lenteng Agung Segera Dibawa ke Kampung Halaman

Megapolitan
Mayat Laki-laki Tanpa Busana Mengambang di Kanal Banjir Barat Tanah Abang

Mayat Laki-laki Tanpa Busana Mengambang di Kanal Banjir Barat Tanah Abang

Megapolitan
Perempuan Dalam Koper Bawa Rp 43 Juta, Hendak Disetor ke Rekening Perusahaan

Perempuan Dalam Koper Bawa Rp 43 Juta, Hendak Disetor ke Rekening Perusahaan

Megapolitan
Rio Reifan Lagi-lagi Terjerat Kasus Narkoba, Polisi: Tidak Ada Rehabilitasi

Rio Reifan Lagi-lagi Terjerat Kasus Narkoba, Polisi: Tidak Ada Rehabilitasi

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com