Salin Artikel

14 Titik Banjir di Bekasi Mulai Surut

Wakil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Karsono menyebutkan, ada 14 wilayah yang terdampak banjir. Namun, saat ini banjir di 14 wilayah itu berangsur-angsur surut.

"Masih banjir sampai tadi pagi, sekarang sudah mulai surut," ujar Karsono, Senin (17/2/2020).

01. Jalan Pangkalan 1A, Bantar Gebang, banjir masih setinggi 80 sentimeter.

02. Pondok Gede Permai, Jati Asih RT 003 RW 004. Banjir masih 30 hingga 40 sentimeter. Banjir terjadi karena bronjong rembes.

03. Graha Indah, Kelurahan Jati Mekar. Banjir mulai surut. Ketinggian air tinggal sentimeter.

04. Buana Jaya di Keluarahan Jati Mekar.

05. Bumi Nasio Indah, masih banjir 60 sentimeter.

06. Cahaya Kemang Pratama, Kelurahan Jati Kramat genangan setinggi 50 sentimeter.

07. Perumahan Dosen IKIP masih tergenang setinggi 1 meter.

08. Jati Bening Permai masih setinggi 80 sentimeter.

09. Perumahan Mas Niaga, Bintara Jaya masih tergenang setinggi 50 centimeter.

10. Jalan Kartini Gang Mawar VI, Bekasi Timur.

11. Margahayu masih terdapat genangan 50 sentimeter.

12. Kampung Patal Gang Kalimaya, Bekasi Jaya banjir setinggi 180 centimeter.

13. Kampung Lengkak masih ada gendangan 10 sentimeter

14. Kampung Lebak juga sama masih tergenang air 10 sentimeter.

Karsono mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan proses penyedotan air di sejumlah wilayah yang tergenang.

"Kami masih proses penyedotan air dan evakuasi warga yang terdampak ke tempat lebih aman," ujar dia.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/02/17/09381401/14-titik-banjir-di-bekasi-mulai-surut

Terkini Lainnya

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemprov DKI Bakal Gelar Pangan Murah

Harga Bawang Merah Melonjak, Pemprov DKI Bakal Gelar Pangan Murah

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Pemprov DKI Diminta Lindungi Pengusaha Warung Madura Terkait Adanya Permintaan Pembatasan Jam Operasional

Megapolitan
Kronologi Brigadir RAT Bunuh Diri Pakai Pistol di Dalam Alphard

Kronologi Brigadir RAT Bunuh Diri Pakai Pistol di Dalam Alphard

Megapolitan
Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri Masih Terus Berjalan

Polisi Pastikan Kasus Dugaan Pemerasan Firli Bahuri Masih Terus Berjalan

Megapolitan
Brigadir RAT Diduga Pakai Pistol HS-9 untuk Akhiri Hidupnya di Dalam Mobil

Brigadir RAT Diduga Pakai Pistol HS-9 untuk Akhiri Hidupnya di Dalam Mobil

Megapolitan
Korban: Guling yang Dicuri Maling Peninggalan Almarhum Ayah Saya

Korban: Guling yang Dicuri Maling Peninggalan Almarhum Ayah Saya

Megapolitan
Guling yang Dicuri Maling di Cinere Usianya Sudah Belasan Tahun

Guling yang Dicuri Maling di Cinere Usianya Sudah Belasan Tahun

Megapolitan
Khawatir Rumahnya Diambil Pemerintah, Banyak Warga Tanah Tinggi Tak Ikut Program 'Bebenah Kampung'

Khawatir Rumahnya Diambil Pemerintah, Banyak Warga Tanah Tinggi Tak Ikut Program "Bebenah Kampung"

Megapolitan
Anggota Polresta Manado Tembak Kepalanya Pakai Senpi, Peluru Tembus dari Pelipis Kanan ke Kiri

Anggota Polresta Manado Tembak Kepalanya Pakai Senpi, Peluru Tembus dari Pelipis Kanan ke Kiri

Megapolitan
Maling Guling Beraksi di Cinere, Korban: Lucu, Kenapa Enggak Sekalian Kasurnya!

Maling Guling Beraksi di Cinere, Korban: Lucu, Kenapa Enggak Sekalian Kasurnya!

Megapolitan
Kronologi Pengendara Moge Tewas Terlindas Truk Trailer di Plumpang

Kronologi Pengendara Moge Tewas Terlindas Truk Trailer di Plumpang

Megapolitan
Mayat Bayi di Tanah Abang, Diduga Dibuang Ayah Kandungnya

Mayat Bayi di Tanah Abang, Diduga Dibuang Ayah Kandungnya

Megapolitan
2 Pria Rampok Taksi 'Online' di Kembangan untuk Bayar Pinjol

2 Pria Rampok Taksi "Online" di Kembangan untuk Bayar Pinjol

Megapolitan
Heru Budi: Jakarta Bisa Benahi Tata Kota jika Pemerintahan Pindah ke IKN

Heru Budi: Jakarta Bisa Benahi Tata Kota jika Pemerintahan Pindah ke IKN

Megapolitan
Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Pendeta Gilbert Lumoindong Terkait Dugaan Penistaan Agama

Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Pendeta Gilbert Lumoindong Terkait Dugaan Penistaan Agama

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke