Salin Artikel

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

BOGOR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan menerapkan masa pra-adaptasi kebiasaan baru (AKB) selama 14 hari ke depan, terhitung mulai Jumat (3/7/2020) hingga Jumat (16/7/2020).

Keputusan itu diambil setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menyampaikan sejumlah catatan evaluasi terhadap pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) proposional di Kota Bogor.

Dalam catatan evaluasi tersebut, Kota Bogor dinilai mampu menekan penyebaran Covid-19 dengan angka reproduksi efektif (Rt) sebesar 0,33 atau paling rendah se-wilayah Bodebek.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, selama masa penerapan pra-AKB ini, beberapa bidang usaha diizinkan untuk beroperasi kembali, salah satunya ojek online dan ojek pangkalan diperbolehkan mengangkut penumpang.

Selain itu, konfigurasi jumlah penumpang dalam angkutan umum juga akan ditambah menjadi 60 persen. Selain itu, pengoperasian terminal juga akan diaktifkan kembali dengan membatasi jam operasional.

"Beberapa hari ke depan kita akan koordinasikan secara teknis seperti apa. Misalnya, mengizinkan ojol untuk beroperasi mengangkut penumpang dengan protokol kesehatan, dan lain-lain," ucap Bima, Kamis (2/7/2020).

"Kerangkanya masih dalam kerangka PSBB proporsional tetapi dipersilakan untuk memulai pra-adaptasi kebiasaan baru di bidang tertentu,” sambungnya.

Bima menambahkan, Pemkot Bogor juga akan terus menggencarkan tes usap atau swab tes selama pra adaptasi kebiasaan baru diterapkan.

Hal itu, kata Bima, dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, termasuk memaksimalkan peran tim Detektif Covid yang sebelumnya telah dibentuk.

Ia menargetkan 8.000 warga Kota Bogor dilakukan tes usap. Pelaksanaan swab tes itu akan dilakukan di sejumlah titik yang disinyalir menjadi pusat penyebaran virus corona, seperti pasar dan stasiun.

"Swab kita sekarang sudah sekitar 4.000 lebih. Target kita 8.000. Kita akan kejar terus. Akan digencarkan ini. Semakin masif tes swab di Kota Bogor ini. Untuk masyarakat agar tetap gunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan,” sebutnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/07/02/20422931/besok-kota-bogor-masuki-fase-pra-adaptasi-kebiasaan-baru

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Dinas Pertanian Pastikan Hewan Ternak di Banten Aman dari PMK Jelang Idul Adha

Megapolitan
Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Seorang Pelajar Tewas Dibacok Saat Melintas di Jalan Industri Raya Sawah Besar

Megapolitan
Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Dinkes Kota Tangerang Ingatkan Warga Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka yang Padat Orang

Megapolitan
Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Maling Motor Sasar Bocah di Bawah Umur, Orangtua Diminta Bijak Larang Anak Berkendara

Megapolitan
Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Ingin Segera Perbaiki Atap Ambruk SDN Pancoran Mas 3, Wali Kota Depok Minta Bantuan BUMD dan Baznas

Megapolitan
Pelaku yang Aniaya Bocah di Serpong Tak Ditahan Polisi karena Masih di Bawah Umur

Pelaku yang Aniaya Bocah di Serpong Tak Ditahan Polisi karena Masih di Bawah Umur

Megapolitan
Kronologi Polisi Acungkan Pistol ke Warga, Berawal Diteriaki 'Begal' oleh Pemuda Mabuk

Kronologi Polisi Acungkan Pistol ke Warga, Berawal Diteriaki "Begal" oleh Pemuda Mabuk

Megapolitan
Sebelum Dibunuh di Jatisampurna, Korban Diperingatkan untuk Akhiri Hubungan dengan Suami Pelaku tapi...

Sebelum Dibunuh di Jatisampurna, Korban Diperingatkan untuk Akhiri Hubungan dengan Suami Pelaku tapi...

Megapolitan
Panitia Sebut Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta pada 27-28 Mei

Panitia Sebut Mobil Balap Formula E Tiba di Jakarta pada 27-28 Mei

Megapolitan
Rusun Cipinang Besar Utara Siap Tampung Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Rusun Cipinang Besar Utara Siap Tampung Korban Kebakaran Pasar Gembrong

Megapolitan
Kasus Pengeroyokan Ade Armando Sudah Tahap Pelengkapan Berkas, Polisi: Tersangka Ada 6

Kasus Pengeroyokan Ade Armando Sudah Tahap Pelengkapan Berkas, Polisi: Tersangka Ada 6

Megapolitan
4 Pelaku Lain yang Aniaya Bocah di Serpong Menyerahkan Diri ke Polisi

4 Pelaku Lain yang Aniaya Bocah di Serpong Menyerahkan Diri ke Polisi

Megapolitan
Plt Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Terbawa Euforia Lepas Masker di Ruang Publik

Plt Wali Kota Bekasi Imbau Warga Tak Terbawa Euforia Lepas Masker di Ruang Publik

Megapolitan
Modus Pencuri di Jakarta Barat: Tuduh Anak-anak Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor

Modus Pencuri di Jakarta Barat: Tuduh Anak-anak Lakukan Kekerasan lalu Rampas Motor

Megapolitan
Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Polisi Sebut Presenter Uya Kuya Ditipu Selebgram Medina Zein, Terlanjur Transfer Rp 150 Juta untuk Beli Mobil

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.