Salin Artikel

Dua Ruas Jalan di Jakarta Barat Rawan Terjadi Kecelakaan, Ini Sebabnya

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Tubagus Angke dan Jalan Taman Palem 1 Kamal Raya, Jakarta Barat masuk ke dalam daftar dua puluh ruas jalan rawan kecelakaan di Jabodetabek.

Hal ini salah satunya disebabkan kemiringan jalan dan aspal yang rusak.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kasat Lantas Jakarta Barat, Kompol Purwanta, pada Kamis (22/10/2020).

 "Iya kadang (kendaraan) out of control," ujar Purwanta.

Untuk mencegah kecelakaan yang semakin banyak, kata Purwanta, dapat dilakukan sejumlah cara.

Selain dengan memperbaiki aspal rusak dan kemiringan jalan, pemasangan rambu-rambu juga bisa membantu mencegah kecelakaan.

"Penempatan butir yang tepat sasaran, sosialisasi masalah keselamatan lalu lintas, upaya punishment bagi pelanggar, dan sebagiannya," tambah Purwanta.

Polda Metro Jaya merilis sejumlah jalan di Jakarta yang rawan kecelakaan atau tergolong blackspot. Berikut adalah rincian daftar tersebut:

1. Jakarta Pusat

-Jalan Angkasa Kemayoran underpass depan kantor basarnas

2. Jakarta Utara

-Jalan RE Maryadinata pertigaan PLTU sampai dengan Jembatan PLTU

-Jalan Raya Cilincing sepanjang Jl. Cilincing Utara

3. Jakarta Barat

-Jalan Tunagus angke fly over

-Jalan Taman Palam 1 Kamal Raya

4. Jakarta Selatan

- Jalan Iskandar Muda Underpass Gandaria City

5. Jakarta Timur

- Jalan Raya Bogor fly over pasar rebo

- Jalan I Gusti Ngurahrai depan halte basway kampung sumur s.d setelah kantor PMI

- Jalan KRT Rajiman dari depan Masjid Al kausar s.d putaran arah Jl. swadaya

6. Bekasi Kota

- Jalan Raya Siliwangi depan Kampus Trisakti sampai pangkalan 2 Bantar Gebang KM 11

- Jalan Sultan Agung depan grand Bekasi s.d perbatasan Cakung

7. Kabupaten Bekasi

- Jalan Gatot Subroto depan pertigaan pilar s.d sebelum belokan Pom Bensin Kali Ulu

8. Tangerang Kota

- Jalan MH Thamrin depan pabrik humatek

- Jalan Jend. Sudirman dari tungu jam gede jasa s.d TL

9. Tangerang Selatan

- Jalan Djuanda dari TL gintung s.d UIN

- Jalan RE Martadinata Gablek s.d Pool Prima Jasa

10. Depok

- Jalan Raya Bogor KM.29

- Jalan Raya parung ciputat apotik kimia farma kel. Bojong sari baru

11. Bandara Soekarno Hatta

- Jalan P.2 Bandara Sukarno Hatta

https://megapolitan.kompas.com/read/2020/10/22/19064071/dua-ruas-jalan-di-jakarta-barat-rawan-terjadi-kecelakaan-ini-sebabnya

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hindari Macet, Penonton Dewa 19 Rela Turun Kendaraan dan Jalan Kaki 2 Km ke JIS

Hindari Macet, Penonton Dewa 19 Rela Turun Kendaraan dan Jalan Kaki 2 Km ke JIS

Megapolitan
Polda Metro Jaya: Pencabutan Status Tersangka Hasya Harus Melalui Mekanisme Hukum

Polda Metro Jaya: Pencabutan Status Tersangka Hasya Harus Melalui Mekanisme Hukum

Megapolitan
Ada Konser Dewa 19, Jalan di Sekitar JIS Macet

Ada Konser Dewa 19, Jalan di Sekitar JIS Macet

Megapolitan
Anaknya Tewas Usai Terlindas Mobil Pensiunan Polri, Orangtua Hasya Minta Atensi Irjen Fadil Imran

Anaknya Tewas Usai Terlindas Mobil Pensiunan Polri, Orangtua Hasya Minta Atensi Irjen Fadil Imran

Megapolitan
Polda Metro Jaya: Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI demi Transparansi

Polda Metro Jaya: Rekonstruksi Ulang Kecelakaan Mahasiswa UI demi Transparansi

Megapolitan
Wowon Tak Pernah Bunuh Sendiri Korbannya: Aku Nyuruh Doang, Semua di Tangan Solihin

Wowon Tak Pernah Bunuh Sendiri Korbannya: Aku Nyuruh Doang, Semua di Tangan Solihin

Megapolitan
BPBD DKI Sebut Potensi Tanah Longsor di Jakarta Meluas Menjadi 21 Lokasi

BPBD DKI Sebut Potensi Tanah Longsor di Jakarta Meluas Menjadi 21 Lokasi

Megapolitan
Propam Dilibatkan dalam Konfrontasi Bripka Madih dengan Oknum Polisi yang Memerasnya

Propam Dilibatkan dalam Konfrontasi Bripka Madih dengan Oknum Polisi yang Memerasnya

Megapolitan
Pertanyakan Warna Mobil Mobil Pajero Pensiunan Polisi Berubah, Ahli: Jangan-jangan Ada Kode Senyap

Pertanyakan Warna Mobil Mobil Pajero Pensiunan Polisi Berubah, Ahli: Jangan-jangan Ada Kode Senyap

Megapolitan
Deretan Pengakuan Duloh Sang Eksekutor Pembunuhan Berantai: Diiming-imingi Uang untuk Membunuh hingga Mengajak Beberapa Korban Bersetubuh

Deretan Pengakuan Duloh Sang Eksekutor Pembunuhan Berantai: Diiming-imingi Uang untuk Membunuh hingga Mengajak Beberapa Korban Bersetubuh

Megapolitan
Polisi Terjunkan 2.174 Personel untuk Amankan Konser Dewa 19 di JIS

Polisi Terjunkan 2.174 Personel untuk Amankan Konser Dewa 19 di JIS

Megapolitan
Polisi Gunakan Teknologi TAA Selidiki Penyebab Kematian Pengendara Motor di Cimanggis Depok

Polisi Gunakan Teknologi TAA Selidiki Penyebab Kematian Pengendara Motor di Cimanggis Depok

Megapolitan
Polda Metro: Keterangan Bripka Madih Dimintai Lahan 1.000 Meter Tak Masuk Akal

Polda Metro: Keterangan Bripka Madih Dimintai Lahan 1.000 Meter Tak Masuk Akal

Megapolitan
Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pengendara Motor yang Ditemukan Tewas di Cimanggis Depok

Polisi Selidiki Penyebab Kematian Pengendara Motor yang Ditemukan Tewas di Cimanggis Depok

Megapolitan
[VIDEO] Kisah Toko Roti Tertua di Jakarta, Maison Weiner Cake Shop

[VIDEO] Kisah Toko Roti Tertua di Jakarta, Maison Weiner Cake Shop

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.