Salin Artikel

Kepala BPPBJ DKI Pernah Dipuji, Didemosi, dan Kini Terbelit Kasus Pelecehan Seksual

Ahok saat itu mengatakan, Blessmiyanda adalah juru taksir terbaik yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta. Ahok bahkan sempat menyebut Blessmiyanda sebagai salah satu dari 13 juru taksir terbaik yang ada di Indonesia.

"Di Indonesia cuma ada 13 assesor pengadaan barang yang memiliki sertifikat, salah satu ini Pak Blessmiyanda," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta pada 2015.

Pada masa Ahok juga Blessmiyanda ditunjuk sebagai Kepala BPPBJ DKI Jakarta.

Didemosi oleh Djarot

Saat Djarot Syaiful Hidayat menjadi gubernur DKI Jakarta tahun 2017, Blessmiyanda didemosi. Jabatannya diturunkan dari Kepala BPPBJ DKI Jakarta menjadi Asisten Deputi Bidang Lingkungan Hidup karena dianggap tidak produktif dalam bekerja.

"Kurang cepat aja dia," kata Djarot.

Gelagat kerja tak benar juga sebetulnya pernah diungkapkan Ahok tahun 2016. Menurut Ahok, penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2016 rendah karena proses lelang yang sering gagal di BPPBJ.

Diangkat kembali oleh Anies

Setelah berganti kepemimpinan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengangkat Blessmiyanda sebagai kepala BPPBJ DKI Jakarta.

Lama namanya tak terdengar, Blessmiyanda kini terkonfirmasi dinonaktifkan Anies per 24 Maret 2021.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membenarkan penonaktifan Blessmiyanda dari jabatannya sebagai Kepala BPPBJ DKI Jakarta dan sedang diperiksa Inspektorat Pemprov DKI Jakarta.

Namun Riza tidak mengetahui penyebab Blessmiyanda dinonaktifkan dan mengalami pemeriksaan.

"Nanti pada waktunya mungkin Inspektorat akan melaporkan kepada kami," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Senin.

Kepala Inspektorat DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat kemudian menyebutkan, materi pemeriksaan Blessmiyanda terkait kasus pelecehan seksual. Syaefuloh mengemukakan hal itu saat ditanya wartawan, apakah benar Blessmiyanda diperiksa terkait dengan pelecehan seksual.

"Itu, itu kan materi (pemeriksaan)," kata Syaefuloh.

Syaefuloh tidak memberikan keterangan rinci terkait kasus tersebut karena harus menghadiri rapat. Dia berjanji akan memberkan hasil pemeriksaan Blessmiyanda jika sudah bisa diungkap ke publik.

"Nanti suatu saat saya akan sampaikan," kata Syaefuloh.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/03/25/08041461/kepala-bppbj-dki-pernah-dipuji-didemosi-dan-kini-terbelit-kasus-pelecehan

Terkini Lainnya

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Perjuangkan Peningkatan Upah Buruh, Lia dan Teman-temannya Rela ke Jakarta dari Cimahi

Megapolitan
Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Cerita Suratno, Buruh yang Khawatir Uang Pensiunnya Berkurang karena UU Cipta Kerja

Megapolitan
Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Pembunuh Perempuan Dalam Koper Tak Melawan Saat Ditangkap Polisi di Palembang

Megapolitan
Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Said Iqbal Minta Prabowo Hapus UU Cipta Kerja Klaster Ketenagakerjaan

Megapolitan
Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Pembunuh Wanita Dalam Koper Sempat Ajak Korban Masuk ke Kamar Hotel di Bandung

Megapolitan
Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Said Iqbal: Upah Buruh di Jakarta yang Ideal Rp 7 Juta Per Bulan

Megapolitan
Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Ikut Demo May Day 2024, Buruh Wanita Rela Panas-panasan demi Memperjuangkan Upah yang Layak

Megapolitan
Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Dua Orang Terluka Imbas Kecelakaan di Tol Jakarta-Cikampek

Megapolitan
Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Korban Kedua yang Tenggelam di Sungai Ciliwung Ditemukan Tewas 1,2 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Megapolitan
Rayakan 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Rayakan "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Padati Stadion Madya GBK

Megapolitan
Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Fahira Idris: Gerakan Buruh Terdepan dalam Perjuangkan Isu Lintas Sektoral

Megapolitan
Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Polisi Tangkap Pembunuh Wanita Dalam Koper di Bekasi

Megapolitan
Hadiri 'May Day Fiesta', Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Hadiri "May Day Fiesta", Massa Buruh Mulai Bergerak Menuju GBK

Megapolitan
Pakai Caping Saat Aksi 'May Day', Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Pakai Caping Saat Aksi "May Day", Pedemo: Buruh seperti Petani, Semua Pasti Butuh Kami...

Megapolitan
Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Penyebab Mobil Terbakar di Tol Japek: Pecah Ban lalu Ditabrak Pikap

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke