Salin Artikel

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

“Belajar dari gelombang kedua kemarin yang tiba-tiba seperti air bah, ternyata pada saat itu sampai terjadi kelangkaan oksigen. Kami sudah mengantisipasi kelangkaan oksigen tersebut. Kami sudah mepunyai tangki oksigen degan kapasitas 10 ton,” ujar Direktur RSUD Depok, Devi Maryori, dalam keterangannya, Rabu (1/12/2021).

Devi menyebutkan, pihaknya belajar dari pengalaman gelombang kasus Covid-19 yang sempat menyebabkan tabung oksigen langka. Saat itu, banyak pasien yang membutuhkan oksigen dengan tekanan tinggi.

“Di gelombang kedua itu karena rata-rata pasien membutuhkan tekanan oksigen yang tinggi. Itu 10 ton habis 3-4 hari. Sementara di lapangan berebut. Semua butuh. Makanya kami tidak bisa prediksi,” kata Devi.

Adapun stok tangki oksigen dengan kapasitas 10 ton akan dialirkan ke ruang perawatan pasien Covid-19 yang membutuhkan tekanan oksigen yang tinggi.

“Kami juga sudah punya oksigen konsentrator. Jadi udara dari lingkungan sekitar bisa langsung dipakai. Kami punya 30 alat. Maksimal dari masing-masing produksinya cuma lima 5liter. Bisa dipakai terus-terusan alatnya,” tambah Devi.

“Oksigen tabung juga kami banyak ya, 100 tabung ada, yang kapasitas enam liter,” kata Devi.

Ia memastikan, RSUD Kota Depok telah siap menghadapi gelombang ketiga kasus Covid-19. Persiapan dilakukan di bidang sumber daya manusia, ruangan, dan sarana prasarana.

“Kami pasti akan menyiapkan segala sesuatu yang hubungannya dengan pasien yang akan dirawat di sini. Terkait dengan SDM (sumber daya manusia), sudah kami antisipasi jauh-jauh hari. Dokter spesialis, perawat, obat, penunjang, dan lainnya,” tambah Devi.

Kasus Covid-19 diprediksi akan naik setelah libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan, gelombang ketiga Covid-19 pasti melanda Indonesia.

Menurut berbagai studi terkait, Nadia mengatakan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 memiliki sifat yang bisa menimbulkan gelombang epidemi berkali-kali, sehingga lonjakan infeksinya tidak cukup dengan satu gelombang.

Hal itu berkaca dari gelombang ketiga Covid-19 yang terjadi di negara dengan cakupan vaksinasi tinggi seperti di beberapa negara-negara Eropa salah satunya Inggris, serta Amerika Serikat.

https://megapolitan.kompas.com/read/2021/12/01/20320771/rsud-kota-depok-siapkan-tangki-oksigen-kapasitas-10-ton-untuk-antisipasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 26 Mei: Tambah 16 Kasus Covid-19 di Tangsel, 116 Pasien Dirawat

UPDATE 26 Mei: Tambah 16 Kasus Covid-19 di Tangsel, 116 Pasien Dirawat

Megapolitan
Formula E Jakarta Sudah di Depan Mata: Tiket Hampir Ludes, Replika Mobil Balap Akan Dipamerkan di Area CFD

Formula E Jakarta Sudah di Depan Mata: Tiket Hampir Ludes, Replika Mobil Balap Akan Dipamerkan di Area CFD

Megapolitan
Perampok Beraksi di Ciputat, Korban Diancam dan Diikat, lalu 'Ngesot' Minta Tolong Usai Pelaku Kabur

Perampok Beraksi di Ciputat, Korban Diancam dan Diikat, lalu "Ngesot" Minta Tolong Usai Pelaku Kabur

Megapolitan
Sederet Fakta Kecelakaan Beruntun di MT Haryono, Berawal Pengemudi Pajero Ngebut, Pasutri Tewas

Sederet Fakta Kecelakaan Beruntun di MT Haryono, Berawal Pengemudi Pajero Ngebut, Pasutri Tewas

Megapolitan
Panitia Sebut Biaya Penyelenggaraan Formula E Capai Rp 130 Miliar

Panitia Sebut Biaya Penyelenggaraan Formula E Capai Rp 130 Miliar

Megapolitan
Pasutri Tewas Ditabrak Pajero di MT Haryono, Sang Anak Kebingungan Cari Orangtuanya: Mama, Mama...

Pasutri Tewas Ditabrak Pajero di MT Haryono, Sang Anak Kebingungan Cari Orangtuanya: Mama, Mama...

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Pasutri Tewas Ditabrak Pajero, Keluarga Minta Pendidikan Anak Dibiayai | Tewasnya Preman oleh Pedagang Es Buah

[POPULER JABODETABEK] Pasutri Tewas Ditabrak Pajero, Keluarga Minta Pendidikan Anak Dibiayai | Tewasnya Preman oleh Pedagang Es Buah

Megapolitan
Saat Anies Bertemu Mesut Ozil yang Berikan 'Coaching Clinic' di GBK...

Saat Anies Bertemu Mesut Ozil yang Berikan "Coaching Clinic" di GBK...

Megapolitan
Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Prakiraan BMKG: Jaksel, Jaktim, dan Bodebek Diguyur Hujan Hari Ini

Megapolitan
Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Baru Sehari Jual Migor Curah Harga Subsidi, Pedagang: Capek Nimbangnya

Megapolitan
11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

11 Rekomendasi Taman yang Cantik di Jakarta

Megapolitan
9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

9 Tempat Rekreasi Melihat Hewan di Jabodetabek

Megapolitan
Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Tempat Beli Souvenir Pernikahan Murah di Jabodetabek

Megapolitan
Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Panitia Formula E Sebut Dapat Sponsor Rp 100 Miliar dari Perusahaan Hiburan

Megapolitan
7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Dekat Stasiun MRT

Megapolitan
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.