Salin Artikel

Tertarik Kabel yang Menyangkut ke Truk, Lampu Lalu Lintas di Ciledug Roboh

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Wahyudi Iskandar berujar, insiden tersebut bermula saat ada truk yang melintasi jalan HOS Cokroaminoto dari arah timur menuju barat.

Bagian atas truk kemudian menyangkut ke kabel listrik. Saat truk melaju, kabel tersebut ikut menarik lampu lalu lintas yang ada di dekatnya. Lampu lalu lintas itu pun roboh.

"(Roboh karena) tertarik. Jadi ada kabel yang nyangkut di truk. Nah kabel itu nyangkut ke tiangnya traffic light itu, (yang) kemudian membuatnya (lampu lalu lintas) tertarik," papar Wahyudi, dalam rekaman suara, Jumat (4/2/2022).

Insiden tersebut tidak sampai menyebabkan kemacetan di lokasi. Menurut Wahyudi, robohnya lampu lalu lintas tersebut hanya mengganggu pengendara kendaraan motor di sana.

"Tidak sempat terjadi kemacetan. Terganggu, iya, tapi tidak bikin kemacetan," sebutnya.

Setelah lampu lalu lintas itu roboh, Dishub Kota Tangerang mengerahkan sejumlah personel untuk mengatur lalu lintas di perempatan Ciledug.

Kata Wahyudi, pihaknya juga telah melepaskan lampu lalu lintas yang roboh tersebut.

Dishub Kota Tangerang bakal kembali memasang lampu lalu lintas di perempatan Ciledug pada Sabtu (5/2/2022).

"Sudah dievakuasi sudah tidak mengganggu lagi. Besok juga sudah dipasang lagi," ucapnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2022/02/04/17545081/tertarik-kabel-yang-menyangkut-ke-truk-lampu-lalu-lintas-di-ciledug-roboh

Terkini Lainnya

Paniknya Maling Motor di Koja, Ditangkap Warga Usai Aksinya Ketahuan sampai Minta Tolong ke Ibunya

Paniknya Maling Motor di Koja, Ditangkap Warga Usai Aksinya Ketahuan sampai Minta Tolong ke Ibunya

Megapolitan
Pengelola Minimarket Diminta Juga Tanggung Jawab atas Keamanan Kendaaraan yang Parkir

Pengelola Minimarket Diminta Juga Tanggung Jawab atas Keamanan Kendaaraan yang Parkir

Megapolitan
Soal Wacana Pekerjaan Bagi Jukir Minimarket, Pengamat: Tergantung 'Political Will' Heru Budi

Soal Wacana Pekerjaan Bagi Jukir Minimarket, Pengamat: Tergantung "Political Will" Heru Budi

Megapolitan
Heru Budi Janjikan Pekerjaan ke Jukir Liar Minimarket, Pengamat: Jangan Hanya Wacana!

Heru Budi Janjikan Pekerjaan ke Jukir Liar Minimarket, Pengamat: Jangan Hanya Wacana!

Megapolitan
Babak Baru Kasus Taruna STIP Dianiaya Senior hingga Tewas, Muncul 3 Tersangka Baru yang Ikut Terlibat

Babak Baru Kasus Taruna STIP Dianiaya Senior hingga Tewas, Muncul 3 Tersangka Baru yang Ikut Terlibat

Megapolitan
Solidaritas Pelaut Indonesia Minta Senioritas ala Militer di STIP Dihapuskan

Solidaritas Pelaut Indonesia Minta Senioritas ala Militer di STIP Dihapuskan

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalak Sopir Truk yang Parkir di Jalan Daan Mogot

Polisi Tangkap Pemalak Sopir Truk yang Parkir di Jalan Daan Mogot

Megapolitan
Setuju Jukir Liar Minimarket Ditertibkan, Anggota DPRD DKI: Meresahkan

Setuju Jukir Liar Minimarket Ditertibkan, Anggota DPRD DKI: Meresahkan

Megapolitan
'Budaya Kekerasan di STIP Tak Ada Kaitannya dengan Dunia Kerja di Kapal'

"Budaya Kekerasan di STIP Tak Ada Kaitannya dengan Dunia Kerja di Kapal"

Megapolitan
4 Tersangka Kasus Tewasnya Taruna STIP di Tangan Senior Terancam 15 Tahun Penjara

4 Tersangka Kasus Tewasnya Taruna STIP di Tangan Senior Terancam 15 Tahun Penjara

Megapolitan
Pemerataan Air Bersih di Jakarta, Mungkinkah?

Pemerataan Air Bersih di Jakarta, Mungkinkah?

Megapolitan
Begini Peran 3 Tersangka Baru Kasus Tewasnya Taruna STIP di Tangan Senior

Begini Peran 3 Tersangka Baru Kasus Tewasnya Taruna STIP di Tangan Senior

Megapolitan
Bertambah 3, Kini Ada 4 Tersangka Kasus Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas

Bertambah 3, Kini Ada 4 Tersangka Kasus Penganiayaan Taruna STIP hingga Tewas

Megapolitan
Polisi Tak Ingin Gegabah dalam Penyidikan Kasus Tewasnya Taruna STIP di Tangan Senior

Polisi Tak Ingin Gegabah dalam Penyidikan Kasus Tewasnya Taruna STIP di Tangan Senior

Megapolitan
Polisi Bantah Senior Penganiaya Taruna STIP hingga Tewas adalah Anak Pejabat

Polisi Bantah Senior Penganiaya Taruna STIP hingga Tewas adalah Anak Pejabat

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke