"Lurah dan Camat Baru, Jangan Tidur Nyenyak Begitu Dilantik"

Kompas.com - 27/06/2013, 12:03 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyalami lurah dan camat di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (27/8/2013). Lurah dan camat itu baru saja dilantik melalui proses lelang jabatan. Fabian Januarius KuwadoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyalami lurah dan camat di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (27/8/2013). Lurah dan camat itu baru saja dilantik melalui proses lelang jabatan.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 415 lurah dan camat dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balai Agung, Kompleks Balaikota DKI Jakarta, Kamis (27/6/2013). Orang nomor satu di Jakarta itu sendiri sudah menyampaikan agar para lurah dan camat menjaga amanat dan tanggung jawab sebagai pejabat publik.

Kepala Badan Kepegawaian DKI Jakarta I Made Karmayoga mengatakan akan ada tim yang dibentuk memonitoring kinerja para lurah dan camat yang telah dilantik tersebut.

"Kita bentuk tim khusus untuk monitor dan evaluasi, jangan tidur nyenyak begitu dilantik," kata Made, saat ditemui di kantornya, di Balaikota Jakarta, Kamis.

Tim khusus itu, lanjut Made, akan mengawasi kinerja para lurah dan camat dan memberikan hasil evaluasi selama enam bulan kerja. Made mengatakan tim tersebut dari instansi terkait, atau ahli. Made menyebut apabila lurah atau camat terpilih tersebut tidak menentukan kinerjanya dengan baik, bisa saja akan dipindahkan dari jabatannya.

"Bisa digeser, bisa turun (jabatan), bisa dimutasi, saya tidak menyebut dicopot lho ya. Orang turun atas penilaian pimpinan enggak masalah. Jabatan itu kepercayaan, dan kepercayaan dicabut atau selesai, ya sudah tapi tetap sebagai PNS," ujar Made.

Sebelumnya, sebanyak 415 lurah dan camat yang dilantik terdiri dari 78 orang eselon III dan 337 orang eselon IV. Adapun pejabat yang dilantik sebagai camat dari luar pejabat definitif ada sebanyak 17 orang. Sementara untuk lurah dari luar pejabat definitif ialah 76 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Rekomendasi

    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Pemkot Bogor Siapkan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Tiap Kelurahan

    Pemkot Bogor Siapkan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 di Tiap Kelurahan

    Megapolitan
    Persoalan RSUD Bekasi, Nyaris Gulung Tikar hingga Terpaksa Rawat Pasien di Tikar dan Pikap

    Persoalan RSUD Bekasi, Nyaris Gulung Tikar hingga Terpaksa Rawat Pasien di Tikar dan Pikap

    Megapolitan
    UPDATE 25 Juni: 761 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel, RS Rujukan Hampir Penuh

    UPDATE 25 Juni: 761 Pasien Covid-19 Dirawat di Tangsel, RS Rujukan Hampir Penuh

    Megapolitan
    Cerita Tenaga Kesehatan Tangani Para Pasien Covid-19 Muda Separah Lansia

    Cerita Tenaga Kesehatan Tangani Para Pasien Covid-19 Muda Separah Lansia

    Megapolitan
    UPDATE 25 Juni: Depok Kembali Catat Rekor, Ada 657 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

    UPDATE 25 Juni: Depok Kembali Catat Rekor, Ada 657 Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

    Megapolitan
    UPDATE 25 Juni: Tambah 6.934, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus Setengah Juta

    UPDATE 25 Juni: Tambah 6.934, Total Kasus Covid-19 di Jakarta Tembus Setengah Juta

    Megapolitan
    Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

    Asrama Haji Pondok Gede Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Efektif Tekan Mobilitas, Ganjil Genap di Kota Bogor Diberlakukan Lagi Akhir Pekan Ini

    Efektif Tekan Mobilitas, Ganjil Genap di Kota Bogor Diberlakukan Lagi Akhir Pekan Ini

    Megapolitan
    Penyesuaian Operasional Transportasi Publik: MRT, LRT dan Transjakarta hingga Pukul 21.00

    Penyesuaian Operasional Transportasi Publik: MRT, LRT dan Transjakarta hingga Pukul 21.00

    Megapolitan
    Menangis Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

    Menangis Tak Mampu Tolong Warga Kritis Covid-19, Wakapolres: Maaf Bu, Tadi Saya Janji Bawa Bapak Selamat

    Megapolitan
    Jenazah Pasien Covid-19 di Tangsel Mulai Dimakamkan Tanpa Peti Mati karena Stok Habis

    Jenazah Pasien Covid-19 di Tangsel Mulai Dimakamkan Tanpa Peti Mati karena Stok Habis

    Megapolitan
    Pasien Kritis Terbaring di Tikar dan Pikap, Dirut RSUD Kota Bekasi: Covid-19 Itu Nyata

    Pasien Kritis Terbaring di Tikar dan Pikap, Dirut RSUD Kota Bekasi: Covid-19 Itu Nyata

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Batasi Kunjungan ke TPU

    Kasus Covid-19 Meningkat, Pemprov DKI Batasi Kunjungan ke TPU

    Megapolitan
    Warga Tangerang Meninggal Usai Divaksinasi Covid-19, IDI Minta Keluarganya Laporkan Kronologi Lengkap

    Warga Tangerang Meninggal Usai Divaksinasi Covid-19, IDI Minta Keluarganya Laporkan Kronologi Lengkap

    Megapolitan
    Dirikan Tenda Darurat, RSUD Tarakan Pinjam Lahan SDN 02 Cideng

    Dirikan Tenda Darurat, RSUD Tarakan Pinjam Lahan SDN 02 Cideng

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X