Kompas.com - 27/06/2013, 15:47 WIB
Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah resmi dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat (17/5/2013). Fatahillah yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Pusat menggantikan posisi Burhanudin yang mengajukan diri sebagai anggota legislatif Partai Gerindra. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWali Kota Jakarta Barat Fatahillah resmi dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat (17/5/2013). Fatahillah yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Pusat menggantikan posisi Burhanudin yang mengajukan diri sebagai anggota legislatif Partai Gerindra.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wali Kota Jakarta Barat Fatahillah menegaskan akan terus memantau kinerja camat-camat dan lurah-lurah yang baru dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Dia akan membuat para camat dan lurah maksimal bekerja.

Di Jakarta Barat, ada tiga camat dan 13 lurah yang dipindahtugaskan sehingga ada susunan camat dan lurah baru di kota madya tersebut.

"Susunan yang baru ini pastinya akan kami maksimalkan. Mereka kami haruskan membenahi semua kekurangan yang masih ada di wilayah masing-masing," kata Fatahillah, Kamis (27/6/2013).

Fatahillah juga akan memantau kinerja para lurah dan camat dalam tempo waktu yang cukup singkat. "Mereka ini kan pejabat baru, jadi kita lihat kinerjanya dulu. Paling tidak tiga sampai enam bulan ke depan," tuturnya.

"Nanti kalau dalam waktu tersebut kinerjanya kurang memuaskan, kami akan pertimbangkan pergeseran posisinya," ujar Fatahillah.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    Sumber Warta Kota
    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

    Besok, Ganjil Genap di Margonda Depok Kembali Berlaku

    Megapolitan
    Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

    Polisi Hentikan Kasus Dugaan Penganiayaan Selebgram Ayu Thalia oleh Nicholas Sean

    Megapolitan
    Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

    Seorang Remaja Tewas Saat Berenang di Pelabuhan Sunda Kelapa Saat Banjir Rob

    Megapolitan
    Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

    Seorang Nenek Tewas Mengenaskan Tertabrak Kereta di Kebon Jeruk

    Megapolitan
    Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

    Imbas Ganjil Genap di Margonda, Akses Menuju Depok dari Lenteng Agung Macet Panjang

    Megapolitan
    Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

    Kasus DBD Naik, PMI Tangsel Sebut Permintan Trombosit Meningkat

    Megapolitan
    Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

    Hari Pertama Dibuka, 500 Pengunjung Sudah Reservasi ke Atlantis Ancol

    Megapolitan
    Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

    Banjir Rob di Jalan Lodan, Pompa Mobile Dikerahkan untuk Surutkan Genangan

    Megapolitan
    Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

    Imbas Ganjil Genap di Margonda, Macet Panjang dari Jalan Kartini

    Megapolitan
    229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

    229 Bus Berhenti Beroperasi Imbas Kecelakaan, Transjakarta Jamin Layanan Tak Terganggu

    Megapolitan
    RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

    RS Harapan Kita: Haji Lulung Bukan Dibuat Koma, tapi Diberi Obat Penenang

    Megapolitan
    Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

    Ganjil Genap di Jalan Margonda Mulai Berlaku Siang Ini, Begini Situasi di Lokasi

    Megapolitan
    Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

    Transjakarta Hentikan Sementara Operasional 229 Bus dari 2 Operator yang Terlibat Kecelakaan

    Megapolitan
    Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

    Polisi Tangkap Penipu Rekrutmen CPNS, Korban Dijanjikan Jadi PNS Kemenkumham dengan Setor Rp 35 Juta

    Megapolitan
    Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

    Bus Kecelakaan Berulang Kali, Dirut Transjakarta Minta Maaf

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.