Jokowi Tak Mau Rayakan Ulang Tahun Jakarta di Gedung Mewah

Kompas.com - 30/06/2013, 20:44 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat berbincang dengan Kompas.com, di Balaikota Jakarta, Kamis (23/5/2013).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian besar perayaan ulang tahun Jakarta yang ke-486 digelar di ruang terbuka yang terjangkau lagsung oleh masyarakat. Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, adalah konseptor di belakangnya. Pria yang akrab disapa Jokowi ini pun mengungkapkan alasan perayaan ulang tahun Jakarta tidak digelar di gedung-gedung mewah.

"Ultah Jakarta harus memberikan kegembiraan di masyarakat. Gak boleh dirayakan di gedung mewah. Harus dirayakan umum biar semua warga bisa menikmati," ucap Jokowi di sela acara Jakarnaval 2013, Minggu (30/6/2013) sore.

Menurut pria asal Solo itu, ulang tahun Jakarta harus membawa dan memberikan kegembiraan bagi warga Jakarta sehingga semua warga bisa menikmatinya. Jokowi sendiri mengaku senang dengan terselenggaranya Jakarnaval sebagai bagian dari perayaan ulang tahun DKI Jakarta.

Jokowi mengaku, acara karnaval yang melibatkan mahasiswa dan pelajar di Jakarta ini sudah disiapkan sejak 6-7 bulan lalu. Dia pun mengatakan bahwa acara ini akan digelar secara rutin setiap tahun dengan menjangkau lebih banyak peserta dan warga yang menyaksikan.  


"Yang penting acara ini melibatkan siswa, pelajar dan mahasiswa di Jakarta. Kalau saat ini yang terlibat kira-kira 500 orang, tahun depan diperkirakan 2.000 lebih. Dari daerah-daerah juga akan dilibatkan," tutur Jokowi.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorCaroline Damanik
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Terkini Lainnya

    Close Ads X