Kompas.com - 02/07/2013, 05:53 WIB
Petugas pemadam kebakaran berusaha keras memadamkan api yang membakar gudang kelontong dan rumah toko di Jalan Haji Soleh 1, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (1/6/2013).Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik dari gudang penyimpanan barang-barang kelontong yang kemudian menjalar ke rumah toko di sebelahnya. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut. KOMPAS/PRIYOMBODOPetugas pemadam kebakaran berusaha keras memadamkan api yang membakar gudang kelontong dan rumah toko di Jalan Haji Soleh 1, Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (1/6/2013).Kebakaran diduga akibat hubungan arus pendek listrik dari gudang penyimpanan barang-barang kelontong yang kemudian menjalar ke rumah toko di sebelahnya. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa tersebut.
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Kebakaran kembali terjadi di Jakarta, Selasa (2/7/2013) dini hari. Kali ini, si jago merah mengamuk di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan, dan menghanguskan 15 rumah.

"Kejadian pukul 02.25 WIB, ada 15 rumah penduduk. Lokasi di dekat ITC," kata petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Selatan, Surahman, saat dikonfirmasi Selasa (2/7/2013) dini hari.

Surahman mengatakan, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi kebakaran dan sampai saat ini masih berjibaku dengan api untuk melakukan pemadaman. "Ada 15 unit, sekarang masih bekerja," katanya.

Mengenai penyebab kebakaran, Surahman belum mengetahuinya. Hingga berita ini diturunkan, api masih berusaha dipadamkan. "Belum tahu penyebabnya," katanya. (Willy Widianto)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Bersiap Hadapi Gelombang Ketiga

Megapolitan
Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Bandar Narkoba yang Tabrak Polisi Ditangkap di Kendal

Megapolitan
Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Mobil Putar Arah Bikin Macet di Jalan Palmerah Utara, Sudinhub Jakbar Akan Tutup dengan Barrier

Megapolitan
Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Klarifikasi Jakpro soal Penentuan Lokasi Sirkuit Formula E Jakarta

Megapolitan
Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Bangunan di Atas Saluran Air Kemang Belum Seluruhnya Dibongkar, Camat Minta Pemilik Tambah Pekerja

Megapolitan
Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Pemuda Pancasila Akui 16 Tersangka Ricuh Demo di DPR/MPR Anggota Aktif

Megapolitan
Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Anies Sebut Formula Pengupahan Saat Ini Tak Cocok untuk Jakarta

Megapolitan
PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

PTM Terbatas di Depok Dimulai Lagi Besok

Megapolitan
Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Klaster PTM Terbatas di Kota Bogor, 24 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat, Hanya 2 dari 30 Kelurahan yang Nihil Kasus

Megapolitan
LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

LPSK: Kasus Pelecehan Seksual terhadap Anak Naik Tajam, Diduga Efek Pandemi Covid-19

Megapolitan
Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Polisi yang Dianiaya Oknum Anggota Pemuda Pancasila Membaik, Segera Pulang

Megapolitan
Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Pelecehan Seksual Anak di Depok Marak Terjadi, Tigor: Status Kota Layak Anak Harus Dicabut

Megapolitan
Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Sisa Seorang Pasien Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel

Megapolitan
Saluran Limbah Pabrik Farmasi Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta Disegel

Saluran Limbah Pabrik Farmasi Pencemar Parasetamol di Teluk Jakarta Disegel

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.