Kompas.com - 09/07/2013, 10:40 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com
— Berdasarkan hasil uji kebohongan menggunakan lie detector di Mabeskrim Mabes Polri, karyawati yang mengaku diperkosa di salah satu gang di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, terbukti bohong.

"Hasilnya sudah ada, dia (MC) memberikan keterangan bohong. Hasil uji kebohongan ini bisa dipertanggungjawabkan," ucap Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan, Selasa (9/7/2013).

Herry mengatakan, meski hasil uji kebohongan sudah keluar, MC masih memberikan keterangan palsu. Karena masih banyak kejanggalan di kasus ini, rencananya penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap MC.

"Di kasus ini kita tak berasumsi, kita ungkap fakta yang ada. Fakta yang ada beberapa keterangan dia (MC) bohong. Kemungkinan, Rabu esok kami akan panggil MC, didampingi PPA dan psikiater," ungkap Herry.

Jika memang hasil penyelidikan mengarah pada tidak terjadinya perkosaan dan laporan perkosaan itu palsu serta hanya untuk menutupi hubungan MC dan CK, kata Herry, maka MC bisa dikenakan tindak pidana laporan palsu. "Terancam dipenjara," ucap Rikwanto.

Hasil penyidikan kasus laporan pemerkosaan MC ini memang cukup mencengangkan. MC yang mengaku diperkosa oleh temannya, CK, ternyata terlibat hubungan spesial. Setelah melakukan pra-rekonstruksi beberapa kali, penyidik menemui fakta bahwa korban tidak sendirian seusai pulang kerja seperti pengakuannya saat membuat laporan awal, tetapi sering diantar CK hingga ke mulut gang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Remaja Bercanda Transaksi Narkoba Usai Shalat Id, Dibawa ke Kantor Polisi

Tiga Remaja Bercanda Transaksi Narkoba Usai Shalat Id, Dibawa ke Kantor Polisi

Megapolitan
Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Siapkan Dua Lapis Screening Saat Arus Balik

Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Anies Siapkan Dua Lapis Screening Saat Arus Balik

Megapolitan
Jakarta Catat 632 Kasus Baru Covid-19, 30 Pasien Meninggal dalam Sehari

Jakarta Catat 632 Kasus Baru Covid-19, 30 Pasien Meninggal dalam Sehari

Megapolitan
Update: 53 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Update: 53 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Kedua Lebaran, Hampir 23.000 Orang Kunjungi TMII

Hari Kedua Lebaran, Hampir 23.000 Orang Kunjungi TMII

Megapolitan
Penyekatan Kendaraan Keluar Jakata Berakhir Malam Ini, Tol Layang MBZ Pun Kembali Dibuka

Penyekatan Kendaraan Keluar Jakata Berakhir Malam Ini, Tol Layang MBZ Pun Kembali Dibuka

Megapolitan
Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Kebakaran Hanguskan 3 Toko dan 2 Rumah di Jalan Sultan Agung Bekasi

Megapolitan
Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Polisi Periksa Korban dan Tersangka pada Kasus Tamu Hotel Bobobox Direkam Saat Mandi

Megapolitan
Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Proyektil Peluru Ditemukan di Rumah Warga di Pondok Pucung

Megapolitan
Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Kuota Pengunjung Terpenuhi, Pintu Utama Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Cerita Natalia Tetap Bekerja Saat Merayakan Lebaran dan Kenaikan Yesus Kristus

Megapolitan
Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Banyak yang Tak Pakai Masker di TPU Sawangan, Peziarah: Kayak Gak Takut Covid-19

Megapolitan
Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Petugas Cegat Warga yang Gunakan Ambulans untuk Jalan-jalan

Megapolitan
Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Pengunjung Membeludak, Pintu Timur Ancol Ditutup Sementara

Megapolitan
Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Pengguna KRL Naik Selama Libur Lebaran, KCI Tambah 6 Jadwal Perjalanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X