Kompas.com - 01/08/2013, 21:20 WIB
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

TANGERANG, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Metro Khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta menangkap SYD, tersangka pencurian kendaraan bermotor di kawasan terminal kargo bandara itu, Rabu (31/7/2013). Tersangka merupakan karyawan kargo.

Selain menahan SYD, polisi mengamankan empat sepeda motor dan satu helem yang diduga hasil kejahatan. Setelah dilakukan pengembangan, polisi menangkap NSN dan DD sebagai penadah dan perantara untuk menjual hasil curian tersebut.

"Berdasarkan keterangan tersangka, barang bukti itu merupakan hasil kejahatan yang dilakukan pada bulan Februari hingga Mei," kata Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta Ajun Komisaris Dhany Aryanda di Tangerang, Kamis (1/8/2013).

Humas Polres Metro Khusus Bandara Soekarno-Hatta Agus Tri mengatakan, modus operasi yang dilakukan adalah tersangka mengambil kunci sepeda motor milik korban dari dalam jaket saat korban sedang bekerja. Sebagai karyawan, tersangka dengan mudahnya mendapatkan kunci sepeda motor korban yang di dalamnya terdapat STNK. Setelah mendapatkan kunci dan STNK, tersangka mencari sepeda motor sesuai identitas di STNK.

"Petugas di bagian pembayaran parkir tidak mencurigai saat tersangka membawa keluar sepeda motor hasil curiannya karena tersangka memperlihatkan STNK. Petugas parkir percaya saja sehingga tersangka diperkenankan keluar dari area parkir dengan hasil kejahatannya," kata Agus.

Selanjutnya, sepeda motor hasil curian itu dijual di wilayah Tangerang dengan perantara NSN dan DD. Adapun harga sepeda motor hasil curian dibanderol oleh tersangka Rp 2 juta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video ART Aniaya Majikan di Cengkareng Viral di Medsos

Video ART Aniaya Majikan di Cengkareng Viral di Medsos

Megapolitan
Bacakan Nota Pembelaan, John Kei: Saya Sudah Bertobat, Saya Bukan John Kei yang Dulu

Bacakan Nota Pembelaan, John Kei: Saya Sudah Bertobat, Saya Bukan John Kei yang Dulu

Megapolitan
KA Lokal Walahar dan Jatiluhur Kembali Beroperasi Mulai 18 Mei 2021

KA Lokal Walahar dan Jatiluhur Kembali Beroperasi Mulai 18 Mei 2021

Megapolitan
Dituntut 18 Tahun Penjara, John Kei: Saya Dizalimi, Saya Tidak Bersalah...

Dituntut 18 Tahun Penjara, John Kei: Saya Dizalimi, Saya Tidak Bersalah...

Megapolitan
TMII Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi 50 Persen dari Kapasitas Maksimal

TMII Dibuka Kembali, Pengunjung Dibatasi 50 Persen dari Kapasitas Maksimal

Megapolitan
Pemprov DKI Tempel Stiker di Rumah Pemudik, Ini Penjelasan Wagub

Pemprov DKI Tempel Stiker di Rumah Pemudik, Ini Penjelasan Wagub

Megapolitan
Kedatangan Pemudik di Bojong Nangka Tangerang Dipantau secara Daring

Kedatangan Pemudik di Bojong Nangka Tangerang Dipantau secara Daring

Megapolitan
Wagub DKI Minta Maaf soal Video Paduan Suara di Ruang Utama Masjid Istiqlal

Wagub DKI Minta Maaf soal Video Paduan Suara di Ruang Utama Masjid Istiqlal

Megapolitan
Taman Mini Indonesia Indah Dibuka Kembali, Warga KTP Non-DKI Boleh Datang

Taman Mini Indonesia Indah Dibuka Kembali, Warga KTP Non-DKI Boleh Datang

Megapolitan
Larangan Mudik Berakhir, Stasiun Pasar Senen Ramai Calon Penumpang

Larangan Mudik Berakhir, Stasiun Pasar Senen Ramai Calon Penumpang

Megapolitan
Taman Impian Jaya Ancol Kembali Dibuka, Pengelola Perketat Pengawasan Prokes

Taman Impian Jaya Ancol Kembali Dibuka, Pengelola Perketat Pengawasan Prokes

Megapolitan
Hujan Deras Semalam, Sejumlah Titik di Jakarta Barat Tergenang

Hujan Deras Semalam, Sejumlah Titik di Jakarta Barat Tergenang

Megapolitan
Kasus-kasus yang Memberatkan Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab

Kasus-kasus yang Memberatkan Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab

Megapolitan
Kepala BKD Bantah Keberadaan TGUPP Jadi Alasan Banyak PNS DKI Ogah Naik Jabatan

Kepala BKD Bantah Keberadaan TGUPP Jadi Alasan Banyak PNS DKI Ogah Naik Jabatan

Megapolitan
TM Ragunan Kembali Dibuka Terbatas untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

TM Ragunan Kembali Dibuka Terbatas untuk Pengunjung Ber-KTP Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X