Kompas.com - 07/08/2013, 10:34 WIB
Lokasi kejadian perkara penembakan Aiptu Dwiyana yang dipasang oleh garis polisi. Saat lokasi tertutup oleh police line, arus lalintas dialhikan, Ciputat, Rabu (7/8/2013). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaLokasi kejadian perkara penembakan Aiptu Dwiyana yang dipasang oleh garis polisi. Saat lokasi tertutup oleh police line, arus lalintas dialhikan, Ciputat, Rabu (7/8/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Lokasi penembakan Aiptu Dwiyatna, tepat di Jalan Otista, Ciputat, menjadi pusat perhatian warga. Lokasi tersebut juga disterilkan dengan garis polisi (police line).

Di jalan tersebut, polisi tampak sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Lokasi jatuhnya Aiptu Dwiyana ditandai dengan kapur oleh petugas. Terlihat ada empat titik yang ditandai dengan kapur.

Pantauan Kompas.com, Rabu (7/8/2013), warga tampak menyaksikan polisi yang sedang bekerja untuk menyelidiki penembakan yang terjadi pada subuh tadi. Arus lalu lintas pun menjadi terhambat karena kendaraan beroda dua yang berjalan melambat untuk menyaksikan lokasi penembakan.

Police line kemudian dibuka sekitar pukul 10.15 WIB. Lokasi kejadian yang awalnya tidak boleh dilintasi oleh kendaraan, kini telah dapat dilintasi. Sekitar 10 polisi masih berjaga di sekitar lokasi.

Aiptu Dwiyatna merupakan anggota Unit Pembinaan Masyarakat Kepolisian Sektor Cilandak. Dia tewas ditembak orang tak dikenal di dekat RS Karyadi, Ciputat, Rabu (7/8/2013) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kini, jenazah pria yang dikenal baik oleh masyarakat Cilandak tersebut dibawa ke Rumah Sakit Polri Bhayangkara Kramat Jati, Jakarta Timur, demi keperluan otopsi. Keluarganya juga telah diberitahu mengenai insiden berdarah tersebut.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akta hingga SIM Hangus Terbakar, Korban Kebakaran Taman Sari Mulai Urus Surat Kehilangan

Akta hingga SIM Hangus Terbakar, Korban Kebakaran Taman Sari Mulai Urus Surat Kehilangan

Megapolitan
Kebakaran Dekat RS Fatmawati, Seorang Terpental Kena Ledakan Kompor Gas

Kebakaran Dekat RS Fatmawati, Seorang Terpental Kena Ledakan Kompor Gas

Megapolitan
 Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Yogyakarta Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
Viral Video Api Menyembur di Langit Cikarang, Ternyata Ini Penyebabnya...

Viral Video Api Menyembur di Langit Cikarang, Ternyata Ini Penyebabnya...

Megapolitan
8 Warung Makan Dekat RS Fatmawati Terbakar, Diduga karena Kompor Gas Meledak

8 Warung Makan Dekat RS Fatmawati Terbakar, Diduga karena Kompor Gas Meledak

Megapolitan
Sejarah Panjang Masjid Istiqlal: Dicanangkan Soekarno, Diresmikan Soeharto, Direnovasi Jokowi

Sejarah Panjang Masjid Istiqlal: Dicanangkan Soekarno, Diresmikan Soeharto, Direnovasi Jokowi

Megapolitan
Cegah Terulangnya Bentrokan Pemuda, Lurah Kebon Baru Siapkan Pesantren Kilat

Cegah Terulangnya Bentrokan Pemuda, Lurah Kebon Baru Siapkan Pesantren Kilat

Megapolitan
Redam Bentrokan Kelompok Pemuda, 3 Gang Perbatasan RW 01 dan RW 02 Kebon Baru Ditutup

Redam Bentrokan Kelompok Pemuda, 3 Gang Perbatasan RW 01 dan RW 02 Kebon Baru Ditutup

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di RS Polri Selalu di Bawah 50 Orang Sejak Awal April 2021

Jumlah Pasien Covid-19 di RS Polri Selalu di Bawah 50 Orang Sejak Awal April 2021

Megapolitan
Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Surabaya Terbaru Tahun 2021

Harga Tiket Kereta Api Jakarta-Surabaya Terbaru Tahun 2021

Megapolitan
RS Polri Vaksinasi Covid-19 bagi Juru Parkir, Diklaim yang Pertama di Indonesia

RS Polri Vaksinasi Covid-19 bagi Juru Parkir, Diklaim yang Pertama di Indonesia

Megapolitan
Anies Sebut Kemenangan Melawan Pandem Covid-19 Sudah di Depan Mata

Anies Sebut Kemenangan Melawan Pandem Covid-19 Sudah di Depan Mata

Megapolitan
Cara Daftar untuk Dapat BLT UMKM Depok 2021 Senilai Rp 1,2 Juta

Cara Daftar untuk Dapat BLT UMKM Depok 2021 Senilai Rp 1,2 Juta

Megapolitan
Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba

Artis Rio Reifan Kembali Ditangkap Terkait Dugaan Narkoba

Megapolitan
Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Koja Berdarah, Ketika 3 Tewas dan Ratusan Luka-Luka dalam Konflik Makam Mbah Priok

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X