Apa Beda Ahok Center dan CDT?

Kompas.com - 16/08/2013, 08:49 WIB
Salah seorang relawan Ahok Center, Bunyamin Permana, saat ditemui Kompas.com di kantornya, Apartemen Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2013). KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZASalah seorang relawan Ahok Center, Bunyamin Permana, saat ditemui Kompas.com di kantornya, Apartemen Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (15/8/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Nama Ahok Center diakui hanya sebutan saja dari organisasi bernama Center For Democracy and Transparency (CDT). Lalu, apa itu CDT? Apa ada hubungannya dengan Ahok Center? Adakah hubungannya dengan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama?

Penelusuran Kompas.com di situs CDT di cdt31.org, lembaga itu merupakan tempat kajian dan riset opini publik terutama yang terkait dengan pemilihan umum di tingkat nasional, dan khususnya pemilihan di daerah-daerah. Tim peneliti CDT berasal dari berbagai disiplin ilmu dan berpengalaman luas dalam survei sosial politik dalam beberapa waktu terakhir ini.

Selain melakukan riset, CDT juga berperan sebagai agen yang terlibat aktif dalam mempromosikan munculnya individu yang bersih, transparan, dan profesional untuk menjadi kandidat pemimpin. Tidak hanya vokal dan berani, lembaga tersebut juga memiliki kemampuan mempromosikan kinerja kepemimpinannya dan melengkapi dengan perangkat metodologis ilmiah yang akan meningkatkan kualitas pengambilan keputusannya.

CDT juga membantu promosi dengan penggalangan dana, terutama jika calon eksekutif ataupun legislatif yang digembleng oleh CDT tidak memiliki kemampuan biaya.

Basuki jadi contoh kesuksesan CDT

Basuki Tjahaja Purnama yang juga pendiri CDT pada tahun 2007 lalu menjadi contoh kesuksesan LSM tersebut dalam mendidik dan mempromosikan calon pemimpin mereka. Saat itu, Basuki dan Eko Cahyono berpasangan menjadi cagub dan cawagub dalam Pilkada Provinsi Bangka Belitung. Kendati demikian, pasangan itu gagal meraih suara terbanyak.

Namun, promosi, survei, dan strategi yang diciptakan saat itu meraih apresiasi positif dari masyarakat Bangka Belitung. Di dalam situs itu tertulis lima anggota CDT, dengan Direktur Eksekutif Sunny Tanuwidjaja, dan researcher yang terdiri dari empat anggota, yakni YF Ansy Lema, E Sakti Budiono, Michael Victor Sianipar, dan Muhammad Iqbal Lubekran.

CDT pun memiliki slogan yang sama dengan inisial Basuki, yaitu BTP, bersih, transparan, dan profesional. Masih di dalam situs tersebut, tertulis alamat CDT yang berkantor di Jalan Bendungan Hilir IV Nomor 15 Jakarta 10210. Menurut kabar, kantor itu kini tak lagi digunakan karena anggota-anggota CDT itu kini berkantor di Balaikota Jakarta menjadi staf pribadi Basuki yang menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Relawan Jokowi-Basuki dalam Ahok Center

Berbeda dengan CDT yang berada di Benhil, CDT yang berada di lantai dasar Apartemen Juanda, Jakarta Pusat, beranggotakan relawan-relawan pemenangan Jokowi-Basuki di Pilkada DKI Jakarta 2012. CDT Juanda dikoordinasi oleh Natanael Oppusunggu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

[VIDEO] Melihat Banjir Jalan Yos Sudarso dari Atas Tol Wiyoto Wiyono

Megapolitan
Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Jalan Yos Sudarso Masih Banjir Setinggi 50 cm, Pengendara Motor Masuk Tol

Megapolitan
Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Langit Sudah Biru, Jalan Ahmad Yani, Cempaka Putih Masih Banjir

Megapolitan
Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Kronologi Banjir di RSCM, Rendam Alat Kesehatan hingga Ruang Radioterapi

Megapolitan
Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Banjir Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Tetap Ingin di Pengungsian

Megapolitan
Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Viral Seorang Ibu Jambak Wanita Muda di KRL, Ini Kata PT KCI

Megapolitan
Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Banjir Masuk ke Dalam Gedung RSCM, Sejumlah Alat Medis Terendam

Megapolitan
Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Kenapa Banjir di Kelapa Gading Lama Surut? Ini Penjelasan Pemprov DKI

Megapolitan
Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Kelapa Gading Lumpuh karena Banjir, Warga Minta Pintu Air Sunter Segera Dibuka

Megapolitan
Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Satu Jenazah di Kampung Melayu Disolatkan di Kantor Lurah karena Masjid Kebanjiran

Megapolitan
Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Banjir di Kampung Melayu Datang Tiba-tiba, Tak Ada Peringatan Bencana kepada Warga

Megapolitan
[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

[UPDATE] Jakarta Dikepung Banjir, Hindari Lewat 14 Ruas Jalan Ini!

Megapolitan
Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Polda Metro Jaya-Kemenpora Promosikan PON XX Papua dan Anti-narkoba Saat CFD

Megapolitan
Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Jika Rumah Kebanjiran, Ini yang Perlu Dilakukan Warga Terkait Listrik

Megapolitan
Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Kampung Pulo Banjir, Anak-anak Main Air, Warga Bersihkan Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X