Kompas.com - 20/08/2013, 23:51 WIB
Dalam acara penghargaan Kak Seto Award di kediaman Setyo Mulyadi di Cirendeu Permai, ditampilkan beberapa kenangan Ipda Kus Hendratna dengan anak-anak difabel di Yayasan Sayap Ibu. Beliau selalu menyempatkan waktunya sebelum bertugas untuk mengunjungi Yayasan Sayap Ibu, beliau bercerita, memotivasi, menggendong anak-anak. Hingga 12 jam sebelum peristiwa naas yang merenggut nyawanyapun ia berkumpul di Yayasan Sayap Ibu Bintaro, Jakarta, Selasa (20/8/2013). KOMPAS.COM/SONYA SUSWANTIDalam acara penghargaan Kak Seto Award di kediaman Setyo Mulyadi di Cirendeu Permai, ditampilkan beberapa kenangan Ipda Kus Hendratna dengan anak-anak difabel di Yayasan Sayap Ibu. Beliau selalu menyempatkan waktunya sebelum bertugas untuk mengunjungi Yayasan Sayap Ibu, beliau bercerita, memotivasi, menggendong anak-anak. Hingga 12 jam sebelum peristiwa naas yang merenggut nyawanyapun ia berkumpul di Yayasan Sayap Ibu Bintaro, Jakarta, Selasa (20/8/2013).
|
EditorTjatur Wiharyo
JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerhati anak, Seto Mulyadi atau akrab disapa Kak Seto, mengatakan, pihaknya berusaha memberikan beasiswa untuk anak-anak Ipda Anumerta Kus Hendratna, yang tewas ditembak orang tak dikenal di Tangerang Selatan, Jumat (16/8/2013) malam.

"Kami (Satgas Perlindungan Anak) juga berusaha memberikan beasiswa bagi anak-anak beliau," ujar Kak Seto di di Cirendeu Permai, Tangerang Selatan, Selasa (20/8/2013).

Hal tersebut disampaikan Kak Seto saat memberikan penghargaan Kak Seto Award kepada Ipda Anumerta Kus Hendratna. Apresiasi itu diberikan karena semasa hidup Ipda Anumerta Kus Hendratna juga aktif mendampingi, mengasuh, dan memberi perhatian kepada anak-anak difabel di Yayasan Sayap Ibu Bintaro sejak 2005.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Megapolitan
Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Polisi: Ganjil Genap di Tempat Wisata untuk Motor Bersifat Situasional, Diterapkan jika Pengunjung Melonjak

Megapolitan
UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 23 Oktober: Ada 116 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Ancol Sediakan Kantong Parkir untuk Pengunjung dengan Pelat Kendaraan Tak Sesuai Ganjil Genap

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Jumlah Pengunjung Meningkat

Megapolitan
Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Tak Sejalan dengan Dishub DKI, Polisi Tetapkan Motor Kena Aturan Ganjil Genap di Tempat Wisata

Megapolitan
Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Boleh Masuk Ancol, Anak-anak Asyik Bermain Pasir dan Berlarian di Kawasan Pantai

Megapolitan
Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Pemkot Belum Setor Naskah Akademik, Perda Kota Religius Depok Terancam Ditunda Pembahasannya

Megapolitan
Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Taman Margasatwa Ragunan Kembali Dibuka, Pengunjung Capai 4.901 Orang

Megapolitan
Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Tak Sesuai Aturan Dishub, Motor Juga Kena Ganjil Genap di Kawasan Ancol

Megapolitan
Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Satpol PP Gerebek Rumah Kos dan Hotel di Tangerang, 4 Perempuan dan 4 Pasangan Bukan Suami Terjaring Razia

Megapolitan
Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Naskah Akademik Tak Kunjung Disetor ke DPRD, Pemkot Depok Sembunyi-sembunyi soal Perda Kota Religius?

Megapolitan
Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Keceriaan dan Senyum Lebar Pedagang Kelinci Sambut Wisata Ragunan Dibuka Lagi...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.