Hashim Ajak Warga Jakarta Tentukan Nasib Ragunan

Kompas.com - 22/08/2013, 13:30 WIB
Hashim Djojohadikusumo KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHIHashim Djojohadikusumo
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pengawas Taman Margasatwa Ragunan Jakarta, Hashim Djojohadikusumo, berencana merevitaliasi Ragunan dalam waktu dekat. Uniknya, proses tersebut akan melibatkan seluruh elemen warga Jakarta.

Kepada wartawan seusai bertemu Gubernur DKI Joko Widodo di Balaikota, Kamis (22/8/2013), saudara kandung Prabowo Subianto tersebut mengatakan, Oktober 2013, ia akan mengadakan temu publik, antara lain dengan LSM, masyarakat umum, DPRD DKI, dan lainnya.

"Kita ingin diskusi, masyarakat DKI mau apa dengan Ragunan. Mau berkelas internasional seperti Singapura? San Diego? Washington? Kita buka masukan dari masyarakat," ujarnya.

Hashim menjelaskan, sekarang fasilitas di Taman Margasatwa Ragunan dianggap jauh dari baik. Namun, kandang perlu ditambahkan, jumlah binatang masih kurang, serta aspek kesejahteraan para staf masih kurang di taman margasatwa satu-satunya di Ibu Kota DKI Jakarta tersebut.


Sebagai taman margasatwa dengan luas yang cukup besar sekelas taman margasatwa internasional, Hashim menegaskan, Ragunan memiliki potensi daya tarik wisata yang besar.

"Kita mau lihat, visinya ke mana? Kalau memang mau begitu (lebih bagus), kita harus sesuaikan," lanjut Hashim. Oleh sebab itu, kata Hashim, tidak menutup kemungkinan jika harga tiket Ragunan bakal naik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Jelang Pelantikan Presiden-Wapres, Penumpang Bus di Kalideres Diperiksa

Megapolitan
Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Tepergok Korban, Maling Ditangkap Setelah Lukai Pasutri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X