Kompas.com - 26/08/2013, 13:30 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pengelola Blok Pasar Tanah Abang merangkul pemuda asli Tanah Abang sebagai tenaga pengamanan di kawasan pasar tersebut. Tujuannya agar pemuda tak lagi jadi "beking" PKL.

Camat Tanah Abang Hidayatullah menjelaskan, kebijakan itu merupakan inisiatif dari Pemprov DKI yang diusulkan ke PT Primanaya Djan Internasional, pengelola Blok A, B, dan C, saat penataan kawasan pasar tersebut dimulai. Usul itu direspons secara positif.

"Sudah ada 75 orang. Supaya jangan ada lagi PKL di luar dan dibekingi sama mereka," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (26/8/2013).

Hidayatullah menjelaskan, sebelumnya, sebanyak 75 pemuda tersebut memiliki beragam profesi di Pasar Tanah  Abang. Ada yang menjadi juru parkir ilegal, koordinator PKL yang berjualan di tepi jalan, hingga pemuda yang nongkrong di pasar itu.

Hingga saat  ini, lanjut Hidayatullah, sebanyak 75 pemuda itu tengah menjalani proses perekrutan. Adapun proses perekrutan tersebut langsung dikelola oleh PT Primanaya Djan Internasional. Hidayatullah berharap prosesnya segera rampung.

"Lulus atau tidaknya mereka tergantung pihak pengelola Blok A, B, dan C itu. Kita ingin secepatnya selesai agar tidak ada masalah lagi," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo berencana melibatkan pemuda asli Tanah Abang untuk dijadikan sebagai tenaga keamanan di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. "Masih proses, kita hitung-hitungan dulu," ujar Jokowi tadi pagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Jatinegara, Jasad Sudah Membusuk Saat Ditemukan

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kamar Kos di Jatinegara, Jasad Sudah Membusuk Saat Ditemukan

Megapolitan
Pejalan Kaki Keluhkan Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar Johar Baru

Pejalan Kaki Keluhkan Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar Johar Baru

Megapolitan
Ratusan Mahasiswa Bakal Demo di Depan Gedung DPR/MPR Besok untuk Tolak Pengesahan RKUHP

Ratusan Mahasiswa Bakal Demo di Depan Gedung DPR/MPR Besok untuk Tolak Pengesahan RKUHP

Megapolitan
Izin Usaha Dicabut, Ternyata Holywings Tak Kantongi Standar Usaha Bar

Izin Usaha Dicabut, Ternyata Holywings Tak Kantongi Standar Usaha Bar

Megapolitan
Ini Alasan Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Seluruh Outlet Holywings di Jakarta...

Ini Alasan Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Seluruh Outlet Holywings di Jakarta...

Megapolitan
Lokasi Pengemasan Migor Ilegal di Pinang Bediri di Tanah Pengembang, Camat Ciledug: Kami Kecolongan

Lokasi Pengemasan Migor Ilegal di Pinang Bediri di Tanah Pengembang, Camat Ciledug: Kami Kecolongan

Megapolitan
DJ Sekaligus Mantan Model Majalah Dewasa Ditangkap terkait Kasus Narkoba

DJ Sekaligus Mantan Model Majalah Dewasa Ditangkap terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Nasib Pemuda Pembakar Rumah di Jatinegara, Dijebloskan ke Penjara, Anak dan Bayinya Diusir Warga

Nasib Pemuda Pembakar Rumah di Jatinegara, Dijebloskan ke Penjara, Anak dan Bayinya Diusir Warga

Megapolitan
Pemkot Jakarta Barat Pastikan Warga Gratis Urus Dokumen Perubahan Nama Jalan

Pemkot Jakarta Barat Pastikan Warga Gratis Urus Dokumen Perubahan Nama Jalan

Megapolitan
Cerita di Balik Penyegelan Elvis Cafe Bogor yang Dikaitkan dengan Promosi Miras Holywings

Cerita di Balik Penyegelan Elvis Cafe Bogor yang Dikaitkan dengan Promosi Miras Holywings

Megapolitan
Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi dan NIK, Begini Respons Pedagang dan Pembeli

Beli Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi PeduliLindungi dan NIK, Begini Respons Pedagang dan Pembeli

Megapolitan
Pasutri Bawa Kabur dan Gadai 6 Mobil Rental di Pesanggrahan, Butuh Uang untuk Bayar Utang

Pasutri Bawa Kabur dan Gadai 6 Mobil Rental di Pesanggrahan, Butuh Uang untuk Bayar Utang

Megapolitan
Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Semua 'Outlet' Holywings di Jakarta Imbas Penjualan Minuman Beralkohol

Pemprov DKI Cabut Izin Usaha Semua "Outlet" Holywings di Jakarta Imbas Penjualan Minuman Beralkohol

Megapolitan
Gelar Rakerda, PAN Kota Bogor Usulkan Nama Bima Arya hingga Ridwan Kamil untuk Maju di Pilpres 2024

Gelar Rakerda, PAN Kota Bogor Usulkan Nama Bima Arya hingga Ridwan Kamil untuk Maju di Pilpres 2024

Megapolitan
79 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Tangsel, 46 Ekor di Antaranya Sudah Sembuh

79 Kasus Penyakit Mulut dan Kuku Ditemukan di Tangsel, 46 Ekor di Antaranya Sudah Sembuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.