Kompas.com - 24/09/2013, 14:08 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat menikmati wedang ronde di pasar malam Ngarsopuro, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2013). KOMPAS. com/Indra AkuntonoGubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat menikmati wedang ronde di pasar malam Ngarsopuro, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2013).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemprov DKI Jakarta akan menggelar Jakarta Night Market (JNM) pada akhir tahun 2013 ini di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. JNM yang juga merupakan pesta PKL akan digelar di beberapa wilayah.

Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah mengatakan, pasar malam PKL akan diselenggarakan di beberapa kawasan. "Nanti setelah DKI launching Jakarta Night Market, satu minggu kemudian, pasar malam PKL di tingkat kota," kata Saefullah di Balaikota Jakarta, Selasa (24/9/2013).

Pelaksanaan pasar malam PKL di Jakarta Pusat rencananya akan diselenggarakan di Tanah Abang dan Kemayoran. Sementara untuk pelaksanaan JNM di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, kata dia, rencana awalnya akan diselenggarakan pada 28 September 2013. Namun, karena sarana dan prasarananya belum siap, acara itu diundur satu minggu kemudian. Di JNM itu akan dijual pakaian dan kuliner, sesuai dengan porsinya masing-masing.

Selain Jakarta Pusat, Pemerintah Kota Jakarta Utara juga telah memiliki lokasi penyelenggaraan pasar malam untuk PKL.

Wali Kota Jakarta Utara Bambang Sugiyono menjelaskan sudah ada beberapa lokasi di Jakarta Utara untuk penampungan PKL itu. "Antara lain ada di Jalan Yos Sudarso depan Mal Artha Gading atau Jalan Bugis Kebon Bawang," kata Bambang.

Pesta pedagang kaki lima bertemakan "Kaki Lima Night Festival" di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, akan memberi kesempatan 500 PKL berjualan di sana. Kendati demikian, Jokowi belum bisa memastikan kapan acara tersebut diadakan. Dia hanya memastikan acara digelar pada akhir 2013.

Secara terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta Andi Baso menjelaskan, semula acara itu akan digelar pada 28 September 2013. Namun, ada dua hambatan sehingga acara itu terpaksa diundur. Andi ingin memastikan manajemen kebersihan acara, termasuk kesiapan petugas kebersihan lapangan, serta kualitas produk PKL dalam acara itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kan tidak sembarangan nanti peserta UMKM atau PKL yang jualan di sana. Barang-barangnya harus memenuhi kualitas, misalnya kebersihan, kualitas barangnya, itu indikatornya," kata Andi.

Jika dua hal itu dan tanggal acara telah siap, Dinas KUKMP akan melakukan pemaparan kepada Gubernur DKI Joko Widodo untuk memastikan jadwal pelaksanaan acara. Acara ini diperkirakan menghabiskan dana sebesar Rp 500 juta.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.