Kompas.com - 07/10/2013, 17:17 WIB
Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau instalasi pompa air di Waduk Tomang Barat, Grogol, Jakarta Barat, Jumat (27/9/2013). KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur DKI Jakarta Joko Widodo meninjau instalasi pompa air di Waduk Tomang Barat, Grogol, Jakarta Barat, Jumat (27/9/2013).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho

JAKARTA, KOMPAS.com - Dinas Pekerjaan Umum Jakarta akan memasang kamera closed-circuit television atau CCTV di seluruh rumah pompa air di Jakarta. Dengan demikian, Dinas PU hingga Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo maupun Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama dapat memantaunya setiap saat.

"Benar, pengadaannya lagi dalam proses," ujar Kepala Dinas PU DKI Manggas Rudy Siahaan saat dihubungi wartawan, Senin (7/10/2013).

Manggas menjelaskan, pengadaan kamera CCTV itu telah dilakukan sejak dua pekan lalu dan hingga kini pemasangannya terus berjalan. Jakarta memiliki 130 rumah pompa. Jumlah CCTV di setiap rumah pompa bervariasi. Ada dilengkapi 4 unit CCTV, ada yang 8 unit CCTV. Manggas yakin pemasangan kamera CCTV itu akan rampung pada Desember 2013.

Ia mengatakan, petugas pemantau CCTV maupun orang lain yang memiliki kewenangan dapat secara langsung memantau ketinggian air sungai di rumah pompa tersebut. Hal itu diperlukan untuk mengambil kebijakan lapangan secara cepat dan tepat.

"Misalnya, Waduk Pluit ketinggian airnya berapa. Jika begitu, pompa yang dihidupkan berapa, yang mana saja, dan kebijakan lain," kata Manggas.

Ia menyebutkan, anggaran pengadaan kamera CCTV itu diserahkan kepada masing-masing suku dinas di wilayah DKI. Anggaran tersebut bukan anggaran baru, tetapi dianggarkan melalui pos dana pemeliharaan sarana-prasarana pompa.

"Kira-kira satu rumah pompa Rp 8 juta hingga Rp 10 juta. Dinas PU hanya pengawasan," kata Manggas.

Proyek pengadaan CCTV tersebut merupakan salah satu persiapan Jakarta menjelang musim penghujan. Pemprov DKI sebisa mungkin memantau debit air yang masuk ke Jakarta sehingga dapat dengan cepat mengambil langkah antisipasi bencana agar banjir yang terjadi pada awal 2013 tidak terulang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang, PKL Diminta Rp 5.000 Tiap Malam Minggu

Pungli di Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang, PKL Diminta Rp 5.000 Tiap Malam Minggu

Megapolitan
Dinkes DKI Imbau Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tak Perlu ke Rumah Sakit

Dinkes DKI Imbau Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tak Perlu ke Rumah Sakit

Megapolitan
Anies Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Atasi Kemacetan Jakarta

Anies Sebut Pemindahan Ibu Kota Tak Akan Atasi Kemacetan Jakarta

Megapolitan
International Youth Championship di JIS Akan Digelar Tanpa Penonton

International Youth Championship di JIS Akan Digelar Tanpa Penonton

Megapolitan
Jakpro Pastikan International Youth Championship Digelar 5 Februari 2022

Jakpro Pastikan International Youth Championship Digelar 5 Februari 2022

Megapolitan
Pasien Covid-19 di RS Polri Melonjak 45 Persen dalam Sepekan Terakhir

Pasien Covid-19 di RS Polri Melonjak 45 Persen dalam Sepekan Terakhir

Megapolitan
Lanjutan Kasus Pencemaran Nama Baik Anak Ahok, Ayu Thalia Tidak Ditahan Usai 5 Jam Pemeriksaan

Lanjutan Kasus Pencemaran Nama Baik Anak Ahok, Ayu Thalia Tidak Ditahan Usai 5 Jam Pemeriksaan

Megapolitan
Muatan Tanah dari Truk Tumpah di Simpang Cengkareng, Petugas Bersihkan hingga 2,5 Jam

Muatan Tanah dari Truk Tumpah di Simpang Cengkareng, Petugas Bersihkan hingga 2,5 Jam

Megapolitan
Pemuda di Jatiwaringin Tewas Disekap dengan Tali dan Lakban yang Dibeli Sendiri

Pemuda di Jatiwaringin Tewas Disekap dengan Tali dan Lakban yang Dibeli Sendiri

Megapolitan
7 Siswa SD Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Polisi Sebut Ikut-ikutan Anak SMP

7 Siswa SD Ditangkap Saat Hendak Tawuran, Polisi Sebut Ikut-ikutan Anak SMP

Megapolitan
Penyebab Kematian Pemuda di Jatiwaringin Bekasi Terungkap, Aliran Napas Tertutup Saat Disekap

Penyebab Kematian Pemuda di Jatiwaringin Bekasi Terungkap, Aliran Napas Tertutup Saat Disekap

Megapolitan
Satu Siswanya Positif Covid-19, SMPN 4 Tangsel Ditutup Sementara

Satu Siswanya Positif Covid-19, SMPN 4 Tangsel Ditutup Sementara

Megapolitan
Demo Pengelola, Penjual Cilok yang Mengaku Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange Mall Tuntut Haknya

Demo Pengelola, Penjual Cilok yang Mengaku Ahli Waris Lahan Bintaro Xchange Mall Tuntut Haknya

Megapolitan
Hasil Tes Swab Massal, 60 Pegawai Kemensos Terpapar Covid-19

Hasil Tes Swab Massal, 60 Pegawai Kemensos Terpapar Covid-19

Megapolitan
Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Berbeda dengan Kabid Humas, Dirreskrimsus Polda Metro Sebut Pinjol Ilegal di PIK Tak Intimidasi Nasabah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.