Gedung SD Jadi Lahan Hewan Kurban Akan Direnovasi

Kompas.com - 11/10/2013, 14:26 WIB
Tampak depan SD Negeri 01 dan 10 Duri Kepa, Jakarta Barat. Lebih dari satu tahun sejak kebakaran melanda gedung itu pada 25 Mei 2012 silam, sekolah itu dibiarkan terlantar dan sempat mrnjadi lahan penjualan hewan qurban. Kompas.com/Kurnia Sari AzizaTampak depan SD Negeri 01 dan 10 Duri Kepa, Jakarta Barat. Lebih dari satu tahun sejak kebakaran melanda gedung itu pada 25 Mei 2012 silam, sekolah itu dibiarkan terlantar dan sempat mrnjadi lahan penjualan hewan qurban.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan untuk merenovasi atau merehabilitasi total gedung SD Negeri 01-10 Duri Kepa, Jakarta Barat, yang sudah lama terbengkalai dan sempat menjadi "kandang" kambing. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan telah mendapatkan laporan terkait kondisi sekolah dan ia memastikan pada tahun 2014 sekolah itu akan mulai direnovasi.

"Gedung sekolah itu mau dibongkar dan direnovasi total tahun depan, pakai APBD 2014," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (11/10/2013).

Setelah dibongkar dan direnovasi total, Basuki meyakini, gedung SD Negeri 01-10 Duri Kepa akan menjadi gedung sekolah yang bagus dan layak dipakai murid untuk belajar. Maklum saja, setelah api melalap gedung itu pada (25/5/2012) lalu, gedung sekolah itu menjadi terbengkalai.

Murid-murid pun diungsikan belajar ke gedung sekolah sebelah, yaitu SD Negeri 11-12 Duri Kepa. Mereka yang biasanya sekolah pada pagi hari, karena mengungsi, harus sekolah pada siang hari. Hal itu juga disebabkan oleh keterbatasan ruang di SD Negeri 11-12 Duri Kepa. Namun, hal itu tak mematahkan semangat murid untuk tetap menuntut ilmu.

Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyanto menjelaskan, awalnya Suku Dinas Pendidikan Dasar Jakarta Barat sudah menganggarkan rehabilitasi berat di tahun anggaran (TA) 2013. Namun, setelah dianggarkan dan akan dilakukan rehab berat, Sudin Dikdas Jakbar yang saat itu berkoordinasi dengan Sudin Perumahan Jakbar menemukan kajian bahwa gedung itu tidak bisa direhab berat.

Mengapa? Taufik menjelaskan, konstruksi bangunan bekas kebakaran tidak menunjang untuk direhab berat, tetapi harus direhab total (dengan merobohkan konstruksi yang ada dan dibangun baru). Kemudian, pada tahun 2013, Dinas Pendidikan telah mengusulkan perencanaan (X-1) dan akan direhab total pada tahun 2014.

Mengingat area Duri Kepa merupakan lingkungan pemukiman padat penduduk, kata dia, keberadaan sekolah dasar sangat penting sehingga gedung sekolah itu akan tetap difungsikan sebagai sekolah dasar. Sementara terkait pemanfaatan lahan untuk penjualan hewan kurban, lanjut dia, Dinas Pendidikan DKI sudah memberi peringatan kepada penjaga sekolah.

"Itu ulah dari penjaga sekolah. Saat ini, di area tersebut sudah tidak ada yang berjualan dan penjaga sekolah telah diberi peringatan," kata mantan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI tersebut.

Sudah sebanyak 22 murid SD Negeri 01-10 yang mengundurkan diri karena tak bisa beradaptasi dengan perubahan jadwal masuk sekolah. Menanggapi hal tersebut, Taufik mengatakan, itu merupakan hal yang lumrah dan menjadi hak tiap peserta didik.

Kemudian, kapan rehabilitasi total itu akan dilaksanakan? Pemprov DKI akan merehabilitasi total gedung SD Negeri 01-10 Duri Kepa pada kuartal ketiga, atau empat bulan terakhir tahun 2014. Sebab, pada kuartal pertama dan kedua, akan dilaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) dan ujian nasional.

"Rehabilitasi total SD Negeri 01-10 Duri Kepa mencapai Rp 9,5 miliar. Sumber anggarannya murni dari APBD DKI 2014," ujar Taufik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Pembobol ATM di Pondok Aren Klaim Gunakan Uang Curian untuk Santunan

Megapolitan
Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Polisi: Komplotan Pembobol ATM Telah Beraksi di 7 Minimarket Wilayah Tangsel

Megapolitan
Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Jakarta Banjir, Ini Daftar Area Hijau yang Kini Berubah Jadi Mal hingga Gedung

Megapolitan
Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Sempat Kabur, Komplotan Pembobol ATM Minimarket di Pondok Aren Akhirnya Ditangkap

Megapolitan
Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Begini Cerita Terbentuknya Komplotan Miras Impor Palsu di Jakarta Utara

Megapolitan
Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Jelang Imlek, Patung-patung Dewa di Wihara Dharma Bakti Dibersihkan

Megapolitan
Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Dipaksa Akui Lempar Batu, Lutfi Si Pembawa Bendera Mengaku Disetrum dan Dipukul

Megapolitan
Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Pesan Anies ke Cawagub DKI, Janji Kampanyenya Diikuti

Megapolitan
Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Warga Sebut Semen Cor di Flyover Gaplek Sudah Dua Kali Rembes

Megapolitan
Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Pemalsu Miras Impor di Jakarta Utara Jual Produknya Seharga Rp 200.000

Megapolitan
Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Mengapa Tak Ada Politisi PKS yang Hadiri Pengumuman Cawagub DKI Bersama Gerindra?

Megapolitan
Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Polisi Amankan 1 Kendaraan Roda Empat dalam Bentrok Ormas di Bogor

Megapolitan
Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Ada Barongsai Air dan Darat di Seaworld Saat Perayaan Imlek 2020

Megapolitan
Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Semen Cor Proyek Flyover Rembes, Jalan Gaplek Macet Panjang

Megapolitan
Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Nama Cawagub DKI Diganti, Anies Yakin Gerindra-PKS Punya Pertimbangan Matang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X