Jalan Antasari Tergenang, Sepeda Motor Boleh Melaju di JLNT

Kompas.com - 25/10/2013, 17:14 WIB
Genangan air di ruas Jalan Pangeran Antasari arah Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2013) sore. Situasi ini menyebabkan pihak kepolisian memperbolehkan sepeda motor naik ke atas jalan layang non tol. Alsadad RudiGenangan air di ruas Jalan Pangeran Antasari arah Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2013) sore. Situasi ini menyebabkan pihak kepolisian memperbolehkan sepeda motor naik ke atas jalan layang non tol.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorLaksono Hari Wiwoho
JAKARTA, KOMPAS.com- Hujan deras yang mengguyur kawasan Cipete dan sekitarnya, Jumat (25/10/2013) siang, menimbulkan genangan air di ruas Jalan Pangeran Antasari, Jakarta Selatan, Jumat sore. Akibatnya, polisi memperbolehkan sepeda motor melaju di jalan layang non-tol (JLNT).

Brigadir Sudarto, salah seorang polisi lalu lintas di lokasi, mengatakan, keadaan ini telah berlangsung pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. "Banjirnya sehabis hujan deras tadi siang. Kayaknya ada saluran air yang tersumbat," kata Sudarto.

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, ketinggian genangan air di jalan tersebut antara 30 dan 60 sentimeter. Panjang ruas jalan yang tergenang sekitar 100-200 meter, tepatnya di ruas jalan yang menuju Blok M. Di arah sebaliknya menuju Jalan TB Simatupang, kondisi jalan kering dan tak ada genangan air sama sekali.

Meskipun begitu, masih banyak pengguna sepeda motor yang enggan lewat di JLNT. Mereka memilih menerobos genangan air agar bisa menuju ke Jalan Abdul Majid, Kemang, maupun Dharmawangsa.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Maling Motor di Ciputat Tewas Setelah Dikeroyok Warga

Megapolitan
Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Ombudsman Buka Kemungkinan Periksa Anies dan Pratikno soal Dugaan Maladministrasi Formula E di Monas

Megapolitan
Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Dipergoki Saat Beraksi, Maling Motor di Ciputat Babak Belur Dihakimi Warga

Megapolitan
Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Pengelola Incar Guru Non-PNS untuk Isi Rusun DP Rp 0 Klapa Village

Megapolitan
Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Dari 780, Baru 90 Unit di Rusun DP Rp 0 Klapa Village yang Sudah Dihuni

Megapolitan
Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Buntut Larangan Arab Saudi, Kerugian Penyelenggara Umrah Diperkirakan Capai Rp 2,5 Triliun

Megapolitan
Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Pemkot Bekasi Butuh 500 Pompa untuk Tangani Banjir

Megapolitan
Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Anies Minta Dinkes DKI Sediakan Alat Lengkap untuk Hadapi Corona

Megapolitan
Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Keluarkan Instruksi, Anies Minta Sosialisasi Corona Disebar ke Sekolah hingga Tempat Wisata

Megapolitan
Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Anies Keluarkan Ingub Waspada Corona untuk Jajaran Pemprov dan Masyarakat

Megapolitan
Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Akibat Banjir, 495 Jalan di Jakarta Rusan dan 3.290 Titik Berlubang

Megapolitan
Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Viral Penumpang Tag Kursi KRL, PT KCI Ingatkan Pentingnya Etika dan Toleransi di Kereta

Megapolitan
Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro

Megapolitan
Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Tambora Diduga Korban Tenggelam

Megapolitan
Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Cegah Banjir Lagi, Mesin Pompa di Underpass Tol JORR Kalimalang Akan Ditambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X