Waspadai Pohon Tumbang di Jaksel dan Jaktim

Kompas.com - 29/10/2013, 18:01 WIB
Hujan disertai angin kencang di wilayah Jakarta Timur menyebabkan sebuah pohon Angsana di Jalan Letjen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, tumbang, Kamis (25/4/2013) siang. Sebanyak tiga unit motor yang ada di bawahnya tertimpa pohon itu. KOMPAS.com/FABIAN JANUARIUS KUWADOHujan disertai angin kencang di wilayah Jakarta Timur menyebabkan sebuah pohon Angsana di Jalan Letjen Sutoyo, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, tumbang, Kamis (25/4/2013) siang. Sebanyak tiga unit motor yang ada di bawahnya tertimpa pohon itu.
EditorEko Hendrawan Sofyan

JAKARTA, KOMPAS.com — Curah hujan sangat lebat disertai angin dan petir yang terjadi di wilayah Jabodetabek terjadi akibat transisi dari musim kemarau ke musim penghujan. Peralihan ini terjadi dari Oktober 2013 hingga November 2013.

Kepala Bidang Informasi Publik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Achmad Zakir, Selasa (29/10/2013), mengatakan bahwa angin yang kencang dapat menumbangkan pohon-pohon serta baliho. 

Karena itu, dia meminta perhatian khusus dari masyarakat agar tidak berada di bawah pohon yang sudah tidak kuat lagi atau rapuh. "Memang kalau pohonnya sudah tinggi dan rapuh kalau terkena angin kencang, maka akan tumbang," katanya.

Sementara itu, wilayah yang paling rawan dengan pohon tumbang saat musim transisi berada di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Hal ini dikarenakan di wilayah tersebut banyak terdapat pohon yang tinggi serta rapuh. "Jakarta Selatan dan Jakarta Timur paling rawan," katanya.

Walau musim hujan diperkirakan datang pada bulan depan, Zakir mengimbau agar masyarakat mulai berhati-hati karena saat ini hujan yang turun sangat deras disertai dengan petir serta angin kencang.

"Walau hujan turun hanya sekitar 1 jam, intensitasnya cukup deras. Kami mengimbau mulai dari sekarang masyarakat sudah membersihkan selokan agar meminimalisir banjir, serta memangkas pohon agar tidak tumbang," tuntasnya.



Sumber Warta Kota
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Megapolitan
Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Direksi RS Ummi dan MER-C Penuhi Panggilan Polisi soal Kontroversi Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Pemkot Bekasi Akan Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Stadion Patriot

Megapolitan
854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

854 Surat Suara Pilkada Tangsel Cacat, Bakal Dimusnahkan Jelang Pencoblosan

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Polisi Tangkap Komplotan Begal Pesepeda, Pemimpinnya Ditembak Mati

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Positif Covid-19, Wagub DKI Disebut OTG

Megapolitan
Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kota Bekasi Tembus 10.000, Pemkot: Tidak Ada Masalah

Megapolitan
Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Wisma Atlet Dikhawatirkan Penuh Jika Tak Ada Penurunan Kasus Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Kontroversi Kepulangan Rizieq Shihab dari RS Ummi Bogor Saat Hasil Tes Swab Belum Diketahui

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Pejabat Pemprov DKI Bakal Dites Swab

Wagub DKI Positif Covid-19, Pejabat Pemprov DKI Bakal Dites Swab

Megapolitan
Jelang Masa Tenang, Muhamad-Sara Bakal Sering Blusukan di Tangsel

Jelang Masa Tenang, Muhamad-Sara Bakal Sering Blusukan di Tangsel

Megapolitan
Ular Kobra Jawa Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Dalam Tong

Ular Kobra Jawa Sepanjang 1,5 Meter Ditemukan di Dalam Tong

Megapolitan
Pengurus Gereja di Depok yang Cabuli Anak-anak Bimbingannya Dituntut 11 Tahun Penjara

Pengurus Gereja di Depok yang Cabuli Anak-anak Bimbingannya Dituntut 11 Tahun Penjara

Megapolitan
94 Keluarga di Cipinang Besar Selatan Hidup Berdampingan dengan TPU

94 Keluarga di Cipinang Besar Selatan Hidup Berdampingan dengan TPU

Megapolitan
2 Polisi Gadungan Ditangkap di Bekasi, Nenteng Pistol Korek Api Peras 3 Korban

2 Polisi Gadungan Ditangkap di Bekasi, Nenteng Pistol Korek Api Peras 3 Korban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X