Kompas.com - 20/11/2013, 14:29 WIB
Petugas membuka telepon genggam di atas sepeda motor yang digunakan untuk menutup jalur bus Transjakarta di Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur, Rabu (29/5/2013). Jalur tersebut ditutup karena ada bus transjakarta yang mogok. KOMPAS / AGUS SUSANTOPetugas membuka telepon genggam di atas sepeda motor yang digunakan untuk menutup jalur bus Transjakarta di Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur, Rabu (29/5/2013). Jalur tersebut ditutup karena ada bus transjakarta yang mogok.
|
EditorHeru Margianto

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, mobil ambulans dan bus tingkat pariwisata Jakarta diperkenankan melintas di jalur bus transjakarta atau busway. Ia mengapresiasi langkah petugas yang menurutnya mampu meningkatkan sterilisasi jalur bus.

"Supaya transjakarta banyak yang naik dan ambulans juga bisa lewat jalur itu," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Rabu (20/11/2013). 

Sterilisasi jalur bus transjakarta sangat penting dalam kondisi-kondisi darurat seperti ketergesaan membawa orang sakit ke rumah sakit.

Oleh karena itu, kata dia, mobil ambulans diperkenankan masuk busway. Sebab, satu detik saja terlambat, bisa saja nyawa seseorang yang menjadi taruhannya.

Bus pariwisata

Selain ambulans, Basuki mengatakan, jalur transjakarta juga dapat dilintasi oleh bus tingkat pariwisata. Keistimewaan itu diberikan agar dapat menarik dan mendongkrak minat wisatawan datang ke Jakarta.

Apabila Pemprov DKI tidak memberikan keistimewaan-keistimewaan seperti itu, maka wisatawan akan malas datang ke Jakarta karena terus terjebak macet.

"Macam jalur darurat lah. Sama kayak jalan tol, bahu jalan didudukin kan? Itu juga mesti dtegakkan. Cuma penegakan ini ada di Polantas," kata Basuki.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait kebijakan tersebut, ia meminta masyarakat membiasakan diri selama 2-3 bulan ke depan. Nantinya, Pemprov DKI akan menyediakan ratusan unit transjakarta. Dengan itu, ia yakin masyarakat pengguna kendaraan atau mobil pribadi akan iri dan beralih ke transjakarta.

"Nanti 300-an bus transjakarta datang. Bayangkan sembilan tahun, hanya ada 600 bus. Kita tidak memenuhi target beli seribu transjakarta saja sudah mengalahkan jumlah bus sembilan tahun," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jasad Pria di Taman Kota Bekasi, Polisi: Wajah Hancur dan Tangan Terikat

Jasad Pria di Taman Kota Bekasi, Polisi: Wajah Hancur dan Tangan Terikat

Megapolitan
3 Taman Tematik di Kota Tangerang Dibuka Lagi Mulai 30 Oktober, Pengunjung Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

3 Taman Tematik di Kota Tangerang Dibuka Lagi Mulai 30 Oktober, Pengunjung Wajib Pakai Aplikasi PeduliLindungi

Megapolitan
Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Megapolitan
Harga Minya Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Harga Minya Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Megapolitan
Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Megapolitan
Orangtua Korban Tewas Kecelakaan Transjakarta Menyayangkan Baru Dapat Info Pukul 17.00 WIB

Orangtua Korban Tewas Kecelakaan Transjakarta Menyayangkan Baru Dapat Info Pukul 17.00 WIB

Megapolitan
KNKT Selidiki Kasus Kecelakaan LRT di Jakarta Timur, Polisi Siap Bantu

KNKT Selidiki Kasus Kecelakaan LRT di Jakarta Timur, Polisi Siap Bantu

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Transjakarta Perketat Perekrutan Sopir Bus

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Transjakarta Perketat Perekrutan Sopir Bus

Megapolitan
Anak-anak Jadikan Lokasi Banjir di Jalan Tegal Parang V sebagai Tempat Bermain

Anak-anak Jadikan Lokasi Banjir di Jalan Tegal Parang V sebagai Tempat Bermain

Megapolitan
Perbaikan Jembatan GDC Depok yang Ambles Ditargetkan Rampung 2 Bulan Lagi

Perbaikan Jembatan GDC Depok yang Ambles Ditargetkan Rampung 2 Bulan Lagi

Megapolitan
Ini Lokasi Bengkel Uji Emisi di Jakarta Selatan

Ini Lokasi Bengkel Uji Emisi di Jakarta Selatan

Megapolitan
Satu Jam Diguyur Hujan, Jalan Tegal Parang V Langsung Terendam Banjir

Satu Jam Diguyur Hujan, Jalan Tegal Parang V Langsung Terendam Banjir

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Puluhan Petugas PPSU Bersihkan Empat Saluran Air di Pademangan

Antisipasi Banjir, Puluhan Petugas PPSU Bersihkan Empat Saluran Air di Pademangan

Megapolitan
Syarat PCR buat Naik Kereta, Warga: Enggak Masalah kalau di Bawah Rp 100.000

Syarat PCR buat Naik Kereta, Warga: Enggak Masalah kalau di Bawah Rp 100.000

Megapolitan
Cegah Kecelakaan Kembali Terjadi, Transjakarta Diminta Pastikan Kesehatan Sopir

Cegah Kecelakaan Kembali Terjadi, Transjakarta Diminta Pastikan Kesehatan Sopir

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.