Kompas.com - 26/12/2013, 13:50 WIB
Kendaraan melintas di dekat baliho yang berisi pengumuman rencana penutupan pintu M-1 Bandara Soekarno-Hatta, di pintu masuk M-1, Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (19/12/2013). Rencananya, mulai 26 Desember ini, pintu M-1 (dari arah Kota Tangerang) akan ditutup dan arus lalu lintas akan dialihkan melalui jalan alternatif lainnya menuju bandara, ini terjadi terkait akan dibangunnya rel kereta api Bandara Soekarno Hatta yang akan melalui pintu belakang atau biasa dikenal dengan nama pintu M-1. WARTAKOTA/Nur IchsanKendaraan melintas di dekat baliho yang berisi pengumuman rencana penutupan pintu M-1 Bandara Soekarno-Hatta, di pintu masuk M-1, Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (19/12/2013). Rencananya, mulai 26 Desember ini, pintu M-1 (dari arah Kota Tangerang) akan ditutup dan arus lalu lintas akan dialihkan melalui jalan alternatif lainnya menuju bandara, ini terjadi terkait akan dibangunnya rel kereta api Bandara Soekarno Hatta yang akan melalui pintu belakang atau biasa dikenal dengan nama pintu M-1.
EditorAna Shofiana Syatiri

TANGERANG, KOMPAS.com —
PT Angkasa Pura II (PAP II) batal menutup pintu M1 (pintu masuk Bandara Soekarno-Hatta) pada 26 Desember ini. Sebagai gantinya, mereka mengenalkan rute pengalihan akses pintu M1 lewat sistem buka-tutup.

Akses tersebut ditutup pada jam-jam yang telah ditentukan, yakni pukul 09.00-11.00 dan 14.00-16.00. Pantauan Wartakotalive.com, depan pintu M1 ditutup dengan pembatas jalan sehingga kendaraan dari Tangerang yang hendak menuju bandara dialihkan ke Jalan Perimeter Selatan. Para pengemudi tampak memelankan kendaraannya untuk melihat petunjuk jalan.

Jalan di Perimeter Selatan terlihat lancar walau banyak kendaraan yang masuk ke dalam. Kedua jalan alternatif tersebut berada di sebelah lintasan pesawat atau runaway.

Petugas keamanan, baik satpam maupun polisi Polres Bandara, berada di beberapa titik jalan tersebut untuk mengarahkan pengendara.

Fasilitas di jalan tersebut masih belum lengkap. Lampu-lampu penerangan masih banyak yang belum dibangun. Pagar pembatas menjadi lapis dua. Akan tetapi, pagar lapis kedua belum semua terpasang. Beberapa pekerja masih membangun pagar pembatas lapis kedua tersebut.

Kelancaran di jalan Perimeter Selatan terhenti saat berada di Jalan Sastranegara yang menuju Rawabokor. Terlihat mobil dari arah Jalan Perimeter menumpuk dengan mobil dari arah Tangerang.

Petugas lalu lintas dari Polres Bandara Soekarno-Hatta sibuk mengatur lalu lintas. Kemacetan sempat terjadi pada persimpangan jalan yang ke kanan menuju Bandara Soekarno-Hatta dan ke kiri ke arah Tol Sediyatmo. Selebihnya, jalan kembali lancar walau padat kendaraan.

Pengemudi mengaku masih bingung pada jalan alternatif tersebut. "Saya masih bingung ini sama jalannya. Untung ada polisi yang mengarahkan," ujar Nana (30), saat ditemui di sela-sela kemacetan di jalan Sastranegara, Tangerang, Kamis (26/12/2013).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengaku, jalan pengalihan tersebut sangat jauh dibandingkan melalui pintu M1. "Jauh Mas, dibanding pintu M1. Saya juga tahu ada pengalihan dari pemberitaan di media-media. Makan waktu 30 menit cuma untuk masuk ke bandara," keluh Nana.

Kepala Otoritas Balandara Wilayah I Adi Kanrio Dayanun mengatakan, penutupan pintu M1 sementara dilakukan dengan sistem buka tutup agar masyarakat mengenal rute yang telah disiapkan. Diharapkan, nantinya pengemudi tidak kebingungan saat hendak menuju bandara.

"Ini sambil sosialisasi supaya saat mereka berangkat dari rumah sudah tahu jalur yang ditempuh. Jadi, sambil melakukan pengenalan, sambil kita melakukan persiapan untuk penutupan permanen," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Jelang Musim Hujan, Seribuan Pohon di Jakarta Barat Dipangkas

Megapolitan
Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Stok Vaksin Covid-19 di Bekasi Berlimpah, Wali Kota Idris: Silakan Kalau Mau Dikasih ke Depok

Megapolitan
Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Warkop di Bekasi Hangus Dilalap Api, Diduga akibat Ledakan Tabung Gas

Megapolitan
Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Wali Kota Idris Sebut Kerukunan Antarumat Seagama di Depok Masih Kurang

Megapolitan
Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Resmikan Gereja, Wali Kota Depok: Lurah dan Camat Akan Proaktif Urus IMB Rumah Ibadah

Megapolitan
Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Haris Azhar-Fatia Datangi Mapolda Metro Pakai Masker dengan Silang Merah, Pengacara: Artinya Ada Pembungkaman

Megapolitan
Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT, Polisi Periksa Mandor hingga Teman Korban

Megapolitan
Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Polisi: Karyawan JICT Tanjung Priok Lakukan Pungli agar Dapat Uang Tambahan

Megapolitan
Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Dimediasi dengan Haris Azhar dan Fatia, Pihak Luhut Tak Hadir

Megapolitan
Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Curi Motor yang Dipasangi GPS, Pria Ini Terlacak di Hotel, lalu Diseret dan Diamuk Massa

Megapolitan
Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Pekerja yang Jatuh di Lokasi Proyek LRT di Kuningan Dilarikan ke Rumah Sakit

Megapolitan
Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Megapolitan
Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Megapolitan
Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Megapolitan
Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.