Kompas.com - 23/04/2014, 10:38 WIB
Gubernur Lampung Sjachroedin ZP menyopiri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Lampung, Rabu (24/4/2014). KOMPAS.com/Fabian Januarius KuwadoGubernur Lampung Sjachroedin ZP menyopiri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Lampung, Rabu (24/4/2014).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

LAMPUNG, KOMPAS.com — Kehadiran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Lampung mendapat sambutan hangat dari Gubernur Lampung Sjachroedin ZP. Saking hangatnya, Sjachroedin yang menyetiri Jokowi, bukan sopir.

Semula, kedua politisi dari PDI Perjuangan itu bertemu di gedung Bina Marga, Bandar Lampung, Rabu (23/4/2014) pagi. Keduanya ingin menuju rumah pemotongan sapi di Way Laga.

Sjachroedin langsung mengambil posisi di bangku kemudi dan Jokowi duduk di sebelahnya. Keduanya hanya senyum-senyum tanpa memberikan komentar.

"Biar gampang dan enak saja ngobrolnya," ujar Sjachroedin.

Menurut Sjachroedin, hal tersebut bukanlah sesuatu yang istimewa. Sehari-harinya, jika tak lelah, dia mengaku terbiasa menyetir sendiri dari kantornya ke rumah atau ke tempat lain.

"Pak Gubernur main ngebut aja bawanya. Saya nepuk-nepuk saja dari samping, 'Pak jangan ngebut-ngebut," kata Jokowi, menyambung Sjachroedin.

Keduanya kemudian mengenakan sabuk pengaman dan melanjutkan blusukan bersamanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut jadwal, keduanya akan meninjau rumah penggemukan hewan. Diketahui, blusukan kali ini adalah tindak lanjut kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Lampung di bidang ketahanan pangan.

Baca tentang


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 2 Agustus: 10.338 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

UPDATE 2 Agustus: 10.338 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Pendapatan Asli Daerah Anjlok, Wali Kota Bekasi Berharap PPKM Tak Diperpanjang

Pendapatan Asli Daerah Anjlok, Wali Kota Bekasi Berharap PPKM Tak Diperpanjang

Megapolitan
Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Rujukan Covid-19 di Jakbar Kini 55 Persen

Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur Pasien Rujukan Covid-19 di Jakbar Kini 55 Persen

Megapolitan
Pemkot Jakarta Selatan Sebut Pekerja Wajib Vaksin demi Perlindungan Kesehatan

Pemkot Jakarta Selatan Sebut Pekerja Wajib Vaksin demi Perlindungan Kesehatan

Megapolitan
Kejar Target, Pemkot Tangsel Tunjuk Sejumlah Sekolah Jadi Sentra Vaksinasi Anak

Kejar Target, Pemkot Tangsel Tunjuk Sejumlah Sekolah Jadi Sentra Vaksinasi Anak

Megapolitan
Tarik Minat Warga, Peserta Vaksinasi di Kamal Muara Dapat 5 Kg Beras

Tarik Minat Warga, Peserta Vaksinasi di Kamal Muara Dapat 5 Kg Beras

Megapolitan
9.238 Orang Ikut Seleksi CPNS di Kota Tangerang, 4.563 Lolos Seleksi Administrasi

9.238 Orang Ikut Seleksi CPNS di Kota Tangerang, 4.563 Lolos Seleksi Administrasi

Megapolitan
Tanggapi Usulan Perubahan RPJMD, Fraksi Demokrat Minta Anies Tetap Penuhi Janji Rumah DP 0

Tanggapi Usulan Perubahan RPJMD, Fraksi Demokrat Minta Anies Tetap Penuhi Janji Rumah DP 0

Megapolitan
Sepi Penumpang, MRT Jakarta Sesuaikan Headway dan Tutup Sejumlah Stasiun

Sepi Penumpang, MRT Jakarta Sesuaikan Headway dan Tutup Sejumlah Stasiun

Megapolitan
Polisi Buru 6 Pelaku Tawuran di Bekasi yang Tewaskan Satu Orang

Polisi Buru 6 Pelaku Tawuran di Bekasi yang Tewaskan Satu Orang

Megapolitan
Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Tracing Dilakukan jika Satwa Bergejala Klinis

Dua Harimau Sumatera di Ragunan Terpapar Covid-19, Tracing Dilakukan jika Satwa Bergejala Klinis

Megapolitan
89 Persen Pelajar di Wilayah I Jaktim Telah Divaksin, Kasudin: Tertinggi di DKI

89 Persen Pelajar di Wilayah I Jaktim Telah Divaksin, Kasudin: Tertinggi di DKI

Megapolitan
BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Megapolitan
'Saya Sudah Negatif Covid-19, Saat Rontgen, Paru-paru Telah Dipenuhi Kabut dan Bercak'

"Saya Sudah Negatif Covid-19, Saat Rontgen, Paru-paru Telah Dipenuhi Kabut dan Bercak"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X