Kompas.com - 22/05/2014, 10:50 WIB
Sejumlah truk dan motor pengangkut sampah yang disumbangkan Perhimpunan Pengusaha Tionghoa Indonesia kepada Pemprov DKI, di Balaikota Jakarta (22/5/2014) Alsadad RudiSejumlah truk dan motor pengangkut sampah yang disumbangkan Perhimpunan Pengusaha Tionghoa Indonesia kepada Pemprov DKI, di Balaikota Jakarta (22/5/2014)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berharap agar semakin banyak pihak yang mau membantu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam pengadaan truk pengangkut sampah. Ia berjanji, pihak yang bersedia menyumbangkan truk akan diberi kemudahan untuk beriklan.

"Pasang iklan saya kasih, kok. Yang penting bisa dukung kami mewujudkan Jakarta yang bersih," kata Basuki seusai acara serah terima truk dan motor pengangkut sampah sumbangan Perhimpunan Pengusaha Tionghoa Indonesia kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (22/5/2014).

Menurut Basuki, Jakarta membutuhkan 700-800 truk sampah baru karena yang ada saat ini sudah tak layak untuk beroperasi.

Sejauh ini, kata dia, Pemprov DKI telah menerima 73 truk pengangkut sampah hasil sumbangan dari berbagai pihak. Perhimpunan Pengusaha Tionghoa Indonesia menyumbangkan 53 truk dan 5 motor pengangkut sampah.

"Siapa yang mau nyumbang lagi, kita terbuka, kok. Siapa tahu, dari 53, beranak jadi 530, kan lumayan. Siapa tahu truknya bisa beranak, dari 1 jadi 10," kelakarnya.

Selain truk, Basuki juga mengatakan bahwa Pemprov DKI sedang membutuhkan mobil pengeruk sampah (wheel loader). Ia berharap, nantinya tiap kecamatan akan dilayani wheel loader.

"Sekarang kami baru punya lima. Harapannya sih tiap kecamatan ada wheel loader. Harga per unitnya Rp 1,7 miliar. Kalau ada yang mau nyumbang, silakan saja," ucap pria yang akrab disapa Ahok itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, sudah ada beberapa pihak yang ikut menyumbangkan truk sampah kepada Pemprov DKI. Mereka antara lain adalah PT Gaya Makmur, Taipei Economic and Trade Office (TETO), Bank Mandiri, dan Indonesia Petroleum Association.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Periode Natal dan Tahun Baru 2022, Polres Tangsel Gelar Razia Prokes Covid-10

Megapolitan
Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Mobil Honda HRV Hangus Terbakar di Tol Dalam Kota Slipi

Megapolitan
Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Dua Rumah Terbakar di Tamansari dan Tambora, Diduga akibat Korsleting Listrik

Megapolitan
Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Duduk Perkara Pebalap Liar Keroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Bunga Bangkai Tumbuh di Joglo Kembangan, Lurah: Buat Edukasi Anak Sekolah

Megapolitan
Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Polda Metro Jaya Janji Usut Dugaan Pengaturan Skor Perserang di Liga 2

Megapolitan
Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Kondisi Briptu Irwan yang Dikeroyok Dekat Bundaran Pondok Indah Membaik

Megapolitan
Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Polres Jaksel Buru Geng Motor Pengeroyok Polisi di Pondok Indah

Megapolitan
Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Masih Diperiksa, Ipda OS Belum Ditahan Usai Jadi Tersangka Penembakan di Exit Tol Bintaro

Megapolitan
Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Polisi Tegaskan Penembakan yang Dilakukan Ipda OS Tak Dibenarkan meski Bela Diri

Megapolitan
Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Polisi: Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Mengaku Wartawan yang Sedang Investigasi

Megapolitan
Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Pemprov DKI Upayakan Proyek Tanggul NCICD Berlanjut demi Cegah Banjir Rob

Megapolitan
Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Rapat Persiapan Audit Kecelakaan Bus Transjakarta, KNKT Soroti Kemungkinan Pengemudi Kelelahan

Megapolitan
4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

4 Orang Dibacok di Sepatan, Salah Satu Korban Gadis Berusia 14 Tahun

Megapolitan
Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Menengok Masjid Wal Adhuna di Muara Baru yang Jadi Saksi Bisu Tenggelamnya Jakarta secara Perlahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.