Tujuh Orang Saksi Diperiksa Terkait Kematian Siswa SMA 3 Jakarta

Kompas.com - 24/06/2014, 08:05 WIB
Karangan bunga ucapan duka cita atas meninggalnya siswa SMAN 3 Jakarta, Arfiand Caesar Al Irhami saat mengikuti pelantikan anggota pecinta alam di Tangkuban Perahu, Jawa Barat pada Kamis (19/6/2014) malam. Nadia ZahraKarangan bunga ucapan duka cita atas meninggalnya siswa SMAN 3 Jakarta, Arfiand Caesar Al Irhami saat mengikuti pelantikan anggota pecinta alam di Tangkuban Perahu, Jawa Barat pada Kamis (19/6/2014) malam.
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Tujuh orang saksi sudah diperiksa penyidik Polres Jakarta Selatan terkait kematian Arfiand Caesar Al Irhami (16), siswa SMA Negeri 3 Jakarta, Jumat (20/6/2014), di Rumah Sakit MMC, Jakarta Selatan.

Arfiand, sebelum meninggal, sempat mengikuti pelantikan anggota Sabhawana, klub pencinta alam SMAN 3 Jakarta, ke Gunung Tangkuban Parahu, Jawa Barat, pada 12 Juni 2014.

"Total saksi yang diperiksa ada tujuh orang, yaitu lima siswa dan dua guru. Nanti jumlah saksi yang akan diperiksa pasti bertambah," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, Selasa (24/6/2014).

Rikwanto menuturkan, lima orang saksi yang diperiksa ialah siswa yang ikut dalam acara Gunung Tangkuban Parahu, Jawa Barat, serta dua orang dari pihak guru.

Saat ditanya mengenai hasil pemeriksaan terhadap tujuh orang saksi tersebut, Rikwanto enggan mengungkapkannya. Sebab, keterangan dari tujuh saksi saat ini akan menjadi petunjuk untuk menentukan saksi selanjutnya yang akan diperiksa.

"Hasil pemeriksaan tujuh saksi ini masih pendalaman," kata Rikwanto. (Theresia Felisiani)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Sumber Warta Kota
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misteri Aksi Penembakan di Exit Tol Bintaro yang Tewaskan Satu Orang...

Misteri Aksi Penembakan di Exit Tol Bintaro yang Tewaskan Satu Orang...

Megapolitan
Buruh Akan Kepung Balai Kota Hari Ini, Minta Anies Cabut Keputusan UMP DKI 2022

Buruh Akan Kepung Balai Kota Hari Ini, Minta Anies Cabut Keputusan UMP DKI 2022

Megapolitan
Gara-gara “Salam dari Binjai”, Pohon Pisang Milik Warga Depok Dirusak oleh Para Bocah

Gara-gara “Salam dari Binjai”, Pohon Pisang Milik Warga Depok Dirusak oleh Para Bocah

Megapolitan
Peringatan Dini BMKG untuk Jabodebek: Waspada Potensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang

Peringatan Dini BMKG untuk Jabodebek: Waspada Potensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.