Kompas.com - 26/06/2014, 18:12 WIB
Muhammad Afrizal (9) mencari ibunya selama sebulan dengan berjalan kaki. Kompas.com / Dian Fath Risalah El AnshariMuhammad Afrizal (9) mencari ibunya selama sebulan dengan berjalan kaki.
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Tak pernah terbayangkan di benak Muhammad Afrizal (9) bisa berpisah dengan Siti, ibunya. Bahkan, bocah yang biasa dipanggil Rizal tersebut sudah selama sebulan ini berjalan kaki keliling Jakarta untuk mencari ibunya.

Bocah yang masih duduk di kelas 3 SDN 02 Pagi Kampung Rambutan tersebut mengungkapkan, sekitar sebulan yang lalu dirinya ditinggal oleh ibunya di rumah kontrakan yang ia tempati bersama ibunya di RT 05 RW 06, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur.

"Waktu itu saya tidur jam 8 malam, mama masih ada di rumah, terus pas bangun jam 12 malam, barang di rumah sudah enggak ada, mama juga enggak ada," ungkap Rizal di Mapolres Jakarta Utara, Kamis (26/6/2014).

Bingung karena tidak menemukan ibunya saat bangun tidur, Rizal pun langsung mencari ibunya ke Pasar Ciracas yang dekat dengan rumahnya. Namun, dia tak juga menemukan ibunya. Rizal pun kembali ke rumah kontrakannya.

Saat kembali ke rumah kontrakannya, Rizal mengaku sudah ada orang lain yang menempati rumahnya tersebut.

"Waktu pas balik lagi malah sudah ada orang lain," ucapnya.

Akhirnya, dia pun langsung pergi mencari ibunya hingga ke Jalan Pemandangan, Jakarta Utara. Dia bahkan sempat berkeliling Jakarta dengan berjalan kaki selama sebulan.

Ia juga mengaku sempat berjalan kaki ke daerah Pasar Rebo, Cilandak, Lebak Bulus, Senayan, Slipi, Tanah Abang, Grogol, Blok M, Mampang, Senen, dan Gunung Sahari.

Hingga kemarin, Rabu (25/6/2014), dirinya bertemu dengan Jefry, Ketua RT 04 RW 01, Pademangan Barat, karena tidur di depan rumahnya di Jalan Pemandangan dan langsung dibawa ke Polsek Pademangan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anies Kembali Perpanjangan PPKM hingga 31 Mei

Anies Kembali Perpanjangan PPKM hingga 31 Mei

Megapolitan
Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Ada 9.291 Pergerakan Penumpang di Soekarno-Hatta pada Hari Terakhir Larangan Mudik

Megapolitan
Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Berstatus Mantan Narapidana, Tuntutan Hukuman Rizieq Shihab dalam Kasus Kerumunan Diperberat

Megapolitan
Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Fakta Pelaku Pencurian dan Pemerkosaan Anak di Bekasi: Positif Narkoba, Ada Residivis, Aktor Utama Buron

Megapolitan
Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

Komisioner KPK Berharap Bisa Segera Fokus pada Kerja Pemberantasan Korupsi Setelah Ada Pernyataan Presiden Soal TWK

Megapolitan
Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Banjir Sempat Melanda Kampung Baru, Warga: Sudah Biasa

Megapolitan
Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Warga Cimahpar Bogor Pasang Spanduk Tolak Pemudik yang Kembali Tanpa Surat Bebas Covid-19

Megapolitan
5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

5 Terdakwa Kasus Kerumunan Petamburan Dituntut Penjara Selama 1 Tahun 6 Bulan

Megapolitan
Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Banjir di 6 RT di Pondok Pinang Sudah Surut Senin Sore

Megapolitan
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut Penjara Selama 2 Tahun

Megapolitan
10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

10.000 Rapid Test Antigen Gratis Disiapkan Dinkes Kota Tangerang untuk Antisipasi Lonjakan Covid-19

Megapolitan
Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Dinkes DKI Lanjutkan Vaksinasi AstraZeneca Selain Batch CTMAV547

Megapolitan
UPDATE 17 Mei: 21 Kasus Covid-19 Baru di Tangsel, 1 Pasien Meninggal

UPDATE 17 Mei: 21 Kasus Covid-19 Baru di Tangsel, 1 Pasien Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polisi Sediakan 3.400 Tes Antigen Gratis di Sejumlah Titik di Kota Tangerang

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Polisi Sediakan 3.400 Tes Antigen Gratis di Sejumlah Titik di Kota Tangerang

Megapolitan
Penumpang yang Tiba di Terminal Kalideres Dites Cepat Antigen Covid-19, Dua Positif

Penumpang yang Tiba di Terminal Kalideres Dites Cepat Antigen Covid-19, Dua Positif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X