60-an Anggota Repdem PDI Perjuangan Geruduk Kantor "TV One" Tengah Malam

Kompas.com - 03/07/2014, 00:23 WIB
FATHUR ROCHMAN Suasana kader Repdem saat akan mendatangi kantor TV One, Rabu , (2/7/2014). Mereka berkumpul di kantor Repdem di jalan Cikini 1 , Jakarta Pusat


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Sekitar 60 anggota Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) yang berafiliasi dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Kamis (3/7/2014) malam, mendatangi kantor TV One di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Mereka menuntut pertanggungjawaban TV One yang menyebut PDI-P mengusung kader Partai Komunis Indonesia (PKI).

"Kami baru sampai di kantor TV One. Kami menuntut pertanggungjawaban TV One soal tudingan komunis. Ini fitnah," kata Ketua Repdem Masinton Pasaribu yang dihubungi Kompas.com, Kamis.

Ia mengatakan, selama massa kampanye ini, PDI-P dituding berbagai fitnah. Tudingan kali ini, kata dia, dianggapnya sudah keterlaluan.


"Kita mendukung kebebasan pers, tapi jangan TV One menjadi penyebar fitnah," kata dia.

Di depan kantor TV One, mereka menggelar orasi tengah malam. (Baca: Orasi Tengah Malam, Repdem Minta Bukti "TV One" soal Kader PKI di PDI-P)

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo mengungkapkan kemarahan partainya atas pemberitaan TV One tersebut. Tjahjo menyebut pemberitaan ini sebagai fitnah yang kejam dan tak dapat ditoleransi. (Baca: Disebut Usung Kader PKI, PDI-P Marah pada "TV One")

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorHeru Margianto
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Megapolitan
Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Megapolitan
Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Megapolitan
DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

Megapolitan
Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Megapolitan
Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Megapolitan
Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Megapolitan
Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Megapolitan
Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Megapolitan
Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Megapolitan
Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Megapolitan
DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

Megapolitan
Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

Megapolitan
Close Ads X