Kompas.com - 13/08/2014, 12:41 WIB
Salah seorang penumpang transjakarta hendak melewati pintu elektronik, di Halte Karet, Senin (11/8/2014) Alsadad RudiSalah seorang penumpang transjakarta hendak melewati pintu elektronik, di Halte Karet, Senin (11/8/2014)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama PT Transjakarta Antonius NS Kosasih mengatakan, penerapan tarif berdasarkan jarak pada layanan bus kota merupakan hal yang telah lumrah diterapkan di sejumlah kota dunia. Karena itu, transjakarta pun ke depannya ingin menerapkan hal yang sama.

Menurut dia, sistem tersebut akan menciptakan keadilan bagi para penumpang karena penumpang yang menempuh jarak yang dekat akan membayar tarif yang lebih murah ketimbang penumpang yang menempuh jarak jauh.

"Di luar negeri, seperti di Hongkong dan Singapura, yang dekat bayar sedikit yang jauh bayar lebih banyak. Kan, adil. Tentunya semua orang mau seperti itu, kan," kata Kosasih, di Balaikota Jakarta, Rabu (13/8/2014).

Meskipun demikian, rencana tersebut baru akan dilakukan setelah semua koridor transjakarta menerapkan tiket elektronik yang ditargetkan beres pengerjaannya pada Januari 2015. Saat ini dari 12 koridor transjakarta, baru koridor I yang telah menerapkan tiket elektronik per 11 Januari 2014.

Kosasih mengklaim secara keseluruhan tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan sistem tiket elektronik di koridor I. Kalaupun ada keluhan, hal itu datang dari para penumpang yang tidak dapat naik transjakarta akibat membawa uang yang kurang dari Rp 20.000.

Seperti diberitakan, harga tiket elektronik transjakarta dibanderol seharga Rp 20.000 yang merupakan harga promo sampai dengan 17 Agustus 2014. Setelah itu, harganya akan naik menjadi Rp 40.000.

"Pada dasarnya semuanya oke (setuju dengan e-ticket). Yang bawa duitnya kurang pun mereka ke ATM, terus balik lagi. Poinnya hanya tinggal membiasakan saja. Ada yang menanyakan kalau turis gimana yang hanya pakai sekali dua kali. Ya namanya juga turis. Kami fokus pada 99 persen penumpang yang warga Jakarta," jelas Kosasih.

Saat ini, tarif yang dikenai untuk para penumpang transjakarta adalah Rp 3.500 untuk jarak jauh ataupun dekat. Sementara itu, penerapan tarif berdasarkan jarak sudah diterapkan di layanan kereta rel listrik (KRL) sejak pertengahan 2013.

Pada layanan KRL, penumpang dikenai tarif Rp 2.000 untuk lima stasiun pertama dan Rp 1.000 untuk tiga stasiun berikutnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Al-Atiq Kampung Melayu dan Sejarah yang Belum Terpecahkan

Masjid Al-Atiq Kampung Melayu dan Sejarah yang Belum Terpecahkan

Megapolitan
UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 206 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 23 Kasus di Kota Tangerang, 206 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 59 Kasus di Depok, 1.369 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 59 Kasus di Depok, 1.369 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tambah 28 Kasus di Kabupaten Bekasi, 379 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 28 Kasus di Kabupaten Bekasi, 379 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Agenda Sidang Senin: Rizieq Shihab Diperiksa dan Dituntut

Agenda Sidang Senin: Rizieq Shihab Diperiksa dan Dituntut

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jakarta dan Bogor Berpeluang Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca BMKG Senin: Sebagian Jakarta dan Bogor Berpeluang Hujan Ringan

Megapolitan
Korsleting Listrik, Toyota Avanza Hangus Terbakar di Otista

Korsleting Listrik, Toyota Avanza Hangus Terbakar di Otista

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bekasi Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bekasi Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 10 Mei 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Jakarta Hari Ini, 10 Mei 2021

Megapolitan
Tiba di Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Langsung Dikarantina di Wisma Atlet

Tiba di Indonesia, 1.278 Pekerja Migran Langsung Dikarantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Pemohon SIKM Butuh Surat Rekomendasinya, Perangkat RT/RW di Kota Tangerang Diminta Jujur

Megapolitan
Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Kronologi Kelompok Debt Collector Adang Babinsa, Pemimpinnya Ajak 8 Teman untuk Cari Mobil Incaran

Megapolitan
Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Update 9 Mei: Bertambah 809, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini Mencapai 415.647

Megapolitan
Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Polisi Tangkap 11 Debt Collector Pengadang Babinsa, 9 di Antaranya Ada di Video Viral

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X