Polisi Temukan Sejumlah Kondom di Kampus Unas

Kompas.com - 20/08/2014, 14:43 WIB
Ilustrasi Universitas Nasional (Unas) DokIlustrasi Universitas Nasional (Unas)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Polisi menduga kampus Universitas Nasional (Unas) menjadi tempat bersarangnya praktik prostitusi. Sebab, polisi menemukan alat kontrasepsi saat penggeledahan pada Selasa (19/8/2014) lalu.

"Dalam penggeledahan yang dilakukan, juga ditemukan kondom-kondom yang masih belum lama dan sudah lama dipakai. Diduga, pada malam hari, kampus selain sering digunakan untuk transaksi narkoba, juga untuk prostitusi," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Rabu (20/8/2014).

Dia menuturkan, polisi melakukan penelusuran mengenai dugaan adanya praktik ini. Adapun dalam penggerebekan pada hari lalu, tim gabungan yang terdiri atas aparat Kepolisian Resor Jakarta Selatan dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) kembali menemukan paket ganja sejumlah 3,5 kilogram.

Paket ganja itu tersebar di beberapa ruangan kampus, di antaranya di gedung serba guna dan perpustakaan, ruangan Akademi Pariwisata Unas, sela-sela pohon bambu, serta dekat Studio Krem, tempat UKM musik. Kebanyakan paket ganja itu tersimpan dalam sebuah tas atau kantong plastik berwarna hitam.

Selain ganja, juga ditemukan bong atau alat isap sabu dan timbangan digital. Dengan demikian, total penemuan ganja di kampus tersebut ialah seberat 8,5 kilogram dengan penemuan pertama saat penggeledahan pada Rabu (13/8/2014) malam lalu sebanyak 5 kilogram ganja.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Penipu yang Bius Korbannya di Tamansari Adalah Residivis, Baru Bebas dari Penjara Awal 2020

Megapolitan
Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Wali Kota: Istri dan Sopir Camat Bekasi Utara Dinyatakan Positif Corona

Megapolitan
Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Polisi: Penipu yang Bius Teman Kencan di Tamansari Sudah Lakukan Aksinya 80 Kali

Megapolitan
Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Sampah Masker dan APD Meningkat, Petugas Kebersihan dan Pemulung Rentan Terkena Corona

Megapolitan
Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Tetap Beroperasi Selama PSBB, Kurir Sepeda di Jakarta Ikuti Protap Covid-19

Megapolitan
Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Polisi Tangkap Penipu yang Bius Teman Kencan Usai Berhubungan Intim di Tamansari

Megapolitan
Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Setelah Kisahnya Viral, Dodo Pengemudi Ojol Kembali Tempati Kontrakannya

Megapolitan
Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Bintaro Xchange Mall Perpanjang Penutupan Sementara

Megapolitan
Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Kurir Sepeda di Jakarta Tetap Beroperasi Selama PSBB

Megapolitan
Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Anies Klaim Ketentuan PSBB Jakarta Akan Jadi Rujukan Pemda Sekitar

Megapolitan
Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Pemkot Tangerang Sediakan Pemakaman Khusus Korban Covid-19

Megapolitan
Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Pemda di Jabodetabek akan Sinkronisasi Kebijakan Soal PSBB

Megapolitan
PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

PSBB di Jakarta Mulai Berlaku pada 10 April Pukul 00.00 WIB

Megapolitan
Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Mahasiswa Baru UI dari SNMPTN 2020 Verifikasi Online karena Corona, Ini Tahapannya

Megapolitan
SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

SNMPTN 2020, UI Terima 1.106 Mahasiswa Baru

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X