Coretan "Jokowi Antek Asing" dan "Ahok Gila Jabatan" Kotori Trotoar Balaikota DKI

Kompas.com - 20/08/2014, 17:02 WIB
Aksi vandalisme yang dilakukan oleh sejumlah massa yang mengatasnamakan diri mereka Aliansi Penyelamat Pemilu, di depan Balaikota Jakarta, Rabu (20/8/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaAksi vandalisme yang dilakukan oleh sejumlah massa yang mengatasnamakan diri mereka Aliansi Penyelamat Pemilu, di depan Balaikota Jakarta, Rabu (20/8/2014).
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Sekelompok massa yang tergabung dalam Aliansi Penyelamat Pemilu (APP) melakukan aksi vandalisme di trotoar depan Gedung Balaikota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (20/8/2014).

Di kantor tempat Gubernur DKI Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama itu bekerja, mereka mencoret-coret trotoar yang menyudutkan dua pejabat itu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, ada tiga coretan ditulis di trotoar halaman Balaikota, yakni "Jokowi Antek Asing", "Ahok Penghianat", dan "Ahok Gila Jabatan". Bau piloks pun masih tercium saat melihat coretan itu dari dekat.

Salah seorang staf pengamanan dalam (pamdal) yang bertugas di pos jaga depan, Ama, mengatakan, aksi itu dilakukan oleh sekitar 60 orang dari APP.

Aksi mereka hanya berlangsung sekitar lima menit. "Namanya orang demo, mana bisa kami cegah. Kalau pendemo itu menghampiri kami dan bertanya, kami jawab semampunya. Tapi, saya baru tahu kalau tulisannya menyinggung (Jokowi-Ahok)," kata Ama, Rabu (20/8/2014) sore.

Sementara itu, Kepala Satpol PP DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso mengaku bakal menerjunkan anak buahnya untuk segera membersihkan coretan tersebut.

"Sore atau malam ini sudah bersih. Tidak boleh ada coret-coretan seperti itu di fasilitas publik, di kantor pemerintah pula," kata Kukuh.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X