Nurul Arifin Siap Maju Jadi Calon Wali Kota Depok

Kompas.com - 26/08/2014, 11:45 WIB
Nurul Arifin KOMPAS.com/ICHSAN SUHENDRANurul Arifin
EditorSandro Gatra


DEPOK, KOMPAS.com — Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nurul Arifin menyatakan siap menjadi calon wali kota Depok periode 2016-2021.

"Saya siap jika memang itu sudah merupakan satu keputusan partai," kata Nurul Arifin, Selasa (26/8/2014), seperti dikutip Antaranews.com.

Ia mengatakan bahwa sudah ada usul dan permintaan dari beberapa kelompok masyarakat dan tokoh masyarakat Kota Depok agar dia mengikuti Pemilu Kepala Daerah Depok tahun depan. Namun, dia mengaku masih menunggu keputusan partai.

"Tunggu saja, partai akan mengajukan siapa nantinya. Akan tetapi, saya siap jika memang itu sudah merupakan satu keputusan partai," kata anggota DPR tersebut.

Tahun 2011 lalu, Nurul menyatakan lebih tertarik menjadi wali kota Depok ketimbang gubernur Jawa Barat. Ia mengaku ingin membangun Depok menjadi kota metropolis yang ideal.

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah menyiapkan sejumlah nama untuk menjadi wali kota Depok. Mereka disiapkan untuk menggantikan kadernya, Nur Mahmudi Ismail. Salah satu kandidat PKS adalah Tifatul Sembiring, yang kini menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika. (Baca: PKS: Tifatul Sembiring Kandidat Calon Wali Kota Depok)



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Masih Selidiki Kasus Bayi Dibuang di Pinggir Kali Cipinang

Polisi Masih Selidiki Kasus Bayi Dibuang di Pinggir Kali Cipinang

Megapolitan
Ada Kasus Positif Covid-19, Wisma Mahasiswa Aceh Foba di Setiabudi Ditutup 2 Pekan

Ada Kasus Positif Covid-19, Wisma Mahasiswa Aceh Foba di Setiabudi Ditutup 2 Pekan

Megapolitan
PHRI Minta agar Restoran di Mal dan Hotel Diizinkan Layani Tamu Makan di Tempat

PHRI Minta agar Restoran di Mal dan Hotel Diizinkan Layani Tamu Makan di Tempat

Megapolitan
Pelayanan Rasa Ospek di Bandara Soetta, Angkasa Pura II Minta Maaf, KKP Klaim Sesuai Prosedur

Pelayanan Rasa Ospek di Bandara Soetta, Angkasa Pura II Minta Maaf, KKP Klaim Sesuai Prosedur

Megapolitan
UPDATE 28 September: Bertambah 6 Kasus Positif, 101 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

UPDATE 28 September: Bertambah 6 Kasus Positif, 101 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

Megapolitan
Semua Puskesmas di Jakarta Kini Punya Ambulans untuk Pasien Covid-19

Semua Puskesmas di Jakarta Kini Punya Ambulans untuk Pasien Covid-19

Megapolitan
Bayi yang Ditemukan di Pinggir Kali Cipinang Meninggal Dunia Saat Dibawa ke Tempat Perawatan

Bayi yang Ditemukan di Pinggir Kali Cipinang Meninggal Dunia Saat Dibawa ke Tempat Perawatan

Megapolitan
Seorang Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Keadaan Hidup di Pinggir Kali Cipinang

Seorang Bayi Laki-laki Ditemukan dalam Keadaan Hidup di Pinggir Kali Cipinang

Megapolitan
Ketua DPRD Kota Bekasi Minta Pengawasan Tempat Hiburan Diperketat

Ketua DPRD Kota Bekasi Minta Pengawasan Tempat Hiburan Diperketat

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Minum Boba Bikin Lumpuh Seorang Perempuan di Bekasi | Jumlah RW Zona Merah Bertambah, Terbanyak di Jakpus

[POPULER JABODETABEK] Minum Boba Bikin Lumpuh Seorang Perempuan di Bekasi | Jumlah RW Zona Merah Bertambah, Terbanyak di Jakpus

Megapolitan
Sederet Fakta Kasus Pemerasan dan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta

Sederet Fakta Kasus Pemerasan dan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta

Megapolitan
Pelanggaran Masker Terbanyak di Jakarta Ada di Kebayoran Baru hingga Cipayung

Pelanggaran Masker Terbanyak di Jakarta Ada di Kebayoran Baru hingga Cipayung

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Positivity Rate Kota Bekasi Kini di Angka 11,11 Persen

Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Positivity Rate Kota Bekasi Kini di Angka 11,11 Persen

Megapolitan
Gembar-gembor Protokol Kesehatan dan Gaya Kampanye Pilkada Depok

Gembar-gembor Protokol Kesehatan dan Gaya Kampanye Pilkada Depok

Megapolitan
Lapor Polisi Mengaku Dibegal, Bocah 12 Tahun di Bekasi Ini Ternyata Maling Kotak Amal

Lapor Polisi Mengaku Dibegal, Bocah 12 Tahun di Bekasi Ini Ternyata Maling Kotak Amal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X