Polisi Berharap Sengketa Ancol-Sea World Tak Berujung Gangguan Keamanan

Kompas.com - 08/10/2014, 13:06 WIB
Pintu masuk tempat rekreasi Sea World, di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Jumat (3/10/2014). Kompas.com/Robertus BelarminusPintu masuk tempat rekreasi Sea World, di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara. Jumat (3/10/2014).
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah sepekan lebih sengketa antara pihak Ancol dan Sea World mengenai masalah perjanjian antar keduanya bergulir. Pihak kepolisian berharap, kedua pihak dapat menyelesaikan masalah dengan baik, tanpa menimbulkan potensi gangguan keamanan dan lainnya.

"Dengan mediasi agar permasalahan ini selesai, tidak berkembang ke masalah keamanan," kata Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara, Komisaris Besar Muhammad Iqbal, usai mediasi tertutup tersebut, Rabu (8/10/2014).

Menurut Iqbal, mediasi ini sesuai dengan standar operasional prosedur kepolisian tentang keamanan dan ketertiban masyarakat. Upaya ini dimaksudkan untuk melakukan pencegahan dini, antar dua belah pihak yang sedang bersengketa.

"Salah satunya tadi tatap muka, melalui forum diskusi, saya undang langsung Dirut Utama Ancol dan Sea World, karena mereka bersengketa. Presepsi mereka ada perbedaan keperdataan," ujar Iqbal.


Menurut Iqbal, potensi gesekan yang ingin dihindari yakni antar petugas keamanan dari kedua pihak.

Seperti diketahui, Ancol menempatkan petugas keamanannya di pintu masuk Sea World. Ia mengimbau, bila ada perbedaan, dapat diselesaikan dengan baik. "Dengan catatan jangan ada gesekan-gesekan antar-sekuriti," ujar Iqbal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPRD Bakal Libatkan KPK dalam Pemilihan Wagub DKI untuk Hilangkan Sentimen Politik Uang

DPRD Bakal Libatkan KPK dalam Pemilihan Wagub DKI untuk Hilangkan Sentimen Politik Uang

Megapolitan
Sandiaga Wanti-wanti Jangan Sampai Sirkuit Formula E Rusak Cagar Budaya Monas

Sandiaga Wanti-wanti Jangan Sampai Sirkuit Formula E Rusak Cagar Budaya Monas

Megapolitan
Kronologi Tiga Penumpang Ojek Pangkalan Terminal Kalideres Ditembak Tarif Rp 750 Ribu

Kronologi Tiga Penumpang Ojek Pangkalan Terminal Kalideres Ditembak Tarif Rp 750 Ribu

Megapolitan
Hanya Uji Coba, Aspal Sirkuit Formula E di Monas Bakal Dibongkar Lagi

Hanya Uji Coba, Aspal Sirkuit Formula E di Monas Bakal Dibongkar Lagi

Megapolitan
Sandiaga Sebut Kurangnya Sosialisasi Bikin Perpecahan Pandangan Formula E

Sandiaga Sebut Kurangnya Sosialisasi Bikin Perpecahan Pandangan Formula E

Megapolitan
Sebelum Bepergian dengan Ojek Pangkalan, Pastikan Hal Ini agar Tak Menyesal

Sebelum Bepergian dengan Ojek Pangkalan, Pastikan Hal Ini agar Tak Menyesal

Megapolitan
Bakal Sirkuit Balap Formula E di Monas Masuk Tahap Pengaspalan

Bakal Sirkuit Balap Formula E di Monas Masuk Tahap Pengaspalan

Megapolitan
Sandaga Uno Ajak Milenial Bikin Film untuk Majukan Ekonomi Kreatif

Sandaga Uno Ajak Milenial Bikin Film untuk Majukan Ekonomi Kreatif

Megapolitan
Tarif Ojek Malam Mahal, Pengemudi yang Beroperasi Siang Sepi Penumpang

Tarif Ojek Malam Mahal, Pengemudi yang Beroperasi Siang Sepi Penumpang

Megapolitan
Fraksi Demokrat Ajukan Diri untuk Jadi Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI

Fraksi Demokrat Ajukan Diri untuk Jadi Ketua Panitia Pemilihan Wagub DKI

Megapolitan
Awas, Begini Cara Tukang Ojek Malam Ucapkan Tarif untuk Kelabui Penumpang

Awas, Begini Cara Tukang Ojek Malam Ucapkan Tarif untuk Kelabui Penumpang

Megapolitan
Bank Sampah Kampung Koran, Menyemai Kader Penyelamat Lingkungan Mulai dari Kampung-kampung

Bank Sampah Kampung Koran, Menyemai Kader Penyelamat Lingkungan Mulai dari Kampung-kampung

Megapolitan
Bank Sampah Kampung Koran Mampu Reduksi 35 Ton Sampah DKI Jakarta

Bank Sampah Kampung Koran Mampu Reduksi 35 Ton Sampah DKI Jakarta

Megapolitan
Voting Tertutup Bikin PKS Yakin Dukungan Fraksi Bakal Beralih ke Cawagub DKI Nurmansjah

Voting Tertutup Bikin PKS Yakin Dukungan Fraksi Bakal Beralih ke Cawagub DKI Nurmansjah

Megapolitan
Bahas Modal Riza Patria Jadi Wagub, Fraksi Gerindra: Ingat, 2012 Dia Pernah Maju Pilkada DKI

Bahas Modal Riza Patria Jadi Wagub, Fraksi Gerindra: Ingat, 2012 Dia Pernah Maju Pilkada DKI

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X