Kompas.com - 20/10/2014, 15:46 WIB
Gubernur dan Wakil DKI Jakarta Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat acara silaturahmi dengan PNS Pemprov DKI Jakarta di Istora Senayan.

KOMPAS.COM/FABIAN JANUARIUS KUWADOGubernur dan Wakil DKI Jakarta Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama bersama Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi saat acara silaturahmi dengan PNS Pemprov DKI Jakarta di Istora Senayan.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Joko Widodo memang tidak lagi menjadi Gubernur DKI Jakarta. Namun, menurut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Jokowi tetap berkomitmen mengurus Jakarta.

"Makanya, beliau (Jokowi-JK) mau meluncurkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Jakarta ini akan menjadi sebuah model transformasi ini. Beliau sudah sangat komitmen bahwa urusan Jakarta adalah tanggung jawab beliau, jadi saya tetap wakilnya Pak Jokowi untuk urusan Jakarta," kata Basuki, di Balaikota Jakarta, Senin (20/10/2014).
 
Menurut Basuki, perdagangan bebas di Asia Tenggara pada 2015 dan bonus demografi pada 2025 merupakan pertaruhan kinerja Jokowi-JK. Indonesia harus dapat sejajar dengan negara lainnya.

Jokowi, lanjut dia, harus dapat mempersiapkan tenaga kerja yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan demikian, pada saat bonus demografi tahun 2025, Indonesia tidak tertinggal dengan bangsa lainnya.

"Nah, untuk menyongsong itu (bonus demografi) butuh persiapan. Kalau enggak, namanya bukan bonus demografi, tapi kutukan demografi. Makanya, saya sangat yakin Pak Jokowi sama Pak JK akan mencatatkan sejarah dengan baik, bangsa kita bisa memasuki Indonesia emas," kata Basuki.
 
Saat bonus demografi itu, lanjut dia, pemerintah harus mempersiapkan tenaga kerja terdidik sesuai dengan kebutuhan dunia. Ke depannya, kata dia, lebih penting aspek kreativitas daripada modal dalam membangun SDM potensial.

"Kalau bicara kreativitas, maka manusia harus dilatih agar kapasitasnya memiliki kreativitas sehingga menjadi sebuah keunggulan komparatif bangsa kita," kata Basuki.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran di Kebayoran Baru, 3 Remaja Ditangkap Barbuk Pedang dan Celurit

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran di Kebayoran Baru, 3 Remaja Ditangkap Barbuk Pedang dan Celurit

Megapolitan
Soal Reklamasi Teluk Jakarta, Pemprov DKI: Pulau yang Terbangun Dikelola untuk Publik

Soal Reklamasi Teluk Jakarta, Pemprov DKI: Pulau yang Terbangun Dikelola untuk Publik

Megapolitan
Dikritik LBH Jakarta soal Hunian, Pemprov DKI: Tinggal Tidak Selalu Bermakna Memiliki Rumah

Dikritik LBH Jakarta soal Hunian, Pemprov DKI: Tinggal Tidak Selalu Bermakna Memiliki Rumah

Megapolitan
Keceriaan dan Antusias Warga hingga Pedagang di Balik Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan

Keceriaan dan Antusias Warga hingga Pedagang di Balik Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan

Megapolitan
Bantah LBH Jakarta soal Isu Banjir, Pemprov DKI Sebut Tidak Berorientasi Betonisasi

Bantah LBH Jakarta soal Isu Banjir, Pemprov DKI Sebut Tidak Berorientasi Betonisasi

Megapolitan
Pemprov DKI Tanggapi Rapor Merah LBH Jakarta soal Buruknya Kualitas Udara

Pemprov DKI Tanggapi Rapor Merah LBH Jakarta soal Buruknya Kualitas Udara

Megapolitan
Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Megapolitan
UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Megapolitan
Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Megapolitan
Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Main di Tepi Kali Angke Tangsel, Bocah 9 Tahun Terpeleset lalu Hanyut

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.