"Ahok Itu Orang Belitung, Bukan Orang Keraton, Bos!"

Kompas.com - 28/10/2014, 13:10 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat memberikan arahan kepada ribuan personel reserse (intel) Polda Metro Jaya, di Ecovention Park Ancol, Jakarta, Selasa (14/10/2014). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaWakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat memberikan arahan kepada ribuan personel reserse (intel) Polda Metro Jaya, di Ecovention Park Ancol, Jakarta, Selasa (14/10/2014).
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan tidak akan menggelar pawai rakyat pada hari pelantikannya sebagai gubernur DKI, kelak.

Ia mengaku tidak akan mengikuti langkah Presiden Joko Widodo untuk menggelar karnaval, pawai rakyat, ataupun pesta rakyat lainnya. "Ahok (Basuki) ini kan orang Belitung, bukan orang Keraton, Bos," ujar dia di Balaikota, Selasa (28/10/2014).

Pada saat pelantikan Jokowi-Basuki menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2014-2019 lalu, relawan menggelar pesta rakyat. Relawan Jokowi-Basuki menggelar jajanan gratis sepanjang Jalan Kebon Sirih bagi warga.

Selain itu, Jokowi-Basuki juga menyapa warga beserta ribuan relawannya yang menunggu di depan Gedung DPRD DKI Jakarta. Hal itu dilakukan seusai Jokowi-Basuki dilantik oleh Mendagri dalam rapat paripurna DPRD DKI.

Saat Jokowi dilantik menjadi Presiden, relawan Jokowi menggelar pawai. Pawai itu mengantarkan Jokowi dan Jusuf Kalla dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuju Istana Negara.

Dalam pawai itu, Jokowi menyapa warga yang memadati kawasan sepanjang Jalan MH Thamrin hingga Jalan Medan Merdeka. Tak berhenti sampai di situ, relawan juga menyelenggarakan Konser Salam Tiga Jari. Di sana, Jokowi menyampaikan pidato kerakyatan dan menyapa relawan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buruh Bangunan Kaget Namanya Dipakai Kepemilikan Mobil Rolls Royce Phantom

Buruh Bangunan Kaget Namanya Dipakai Kepemilikan Mobil Rolls Royce Phantom

Megapolitan
Keluarga Sebut Tersangka Kasus Bendera Bintang Kejora Sedang Sakit Saat Dilimpahkan

Keluarga Sebut Tersangka Kasus Bendera Bintang Kejora Sedang Sakit Saat Dilimpahkan

Megapolitan
Istri Surya Anta Pastikan Suaminya Ditahan di Ruang Isolasi Mako Brimob

Istri Surya Anta Pastikan Suaminya Ditahan di Ruang Isolasi Mako Brimob

Megapolitan
Antisipasi DBD Saat Musim Hujan, PMI Tangsel Jaga Ketersediaan Stok Trombosit

Antisipasi DBD Saat Musim Hujan, PMI Tangsel Jaga Ketersediaan Stok Trombosit

Megapolitan
Gerindra Ajukan 4 Cawagub DKI, Seperti Apa Rekam Jejaknya?

Gerindra Ajukan 4 Cawagub DKI, Seperti Apa Rekam Jejaknya?

Megapolitan
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak 1.488 WNA Masuk Indonesia, Terbanyak dari India

Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta Tolak 1.488 WNA Masuk Indonesia, Terbanyak dari India

Megapolitan
WNA Penyelundup Narkoba Terafiliasi Jaringan di Empat Negara

WNA Penyelundup Narkoba Terafiliasi Jaringan di Empat Negara

Megapolitan
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Butuh Damkar Sektor Pondok Gede

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Butuh Damkar Sektor Pondok Gede

Megapolitan
Camat Mengaku Sempat Ajak Warga Sunter Agung Tinjau Lokasi Usaha Baru, tetapi...

Camat Mengaku Sempat Ajak Warga Sunter Agung Tinjau Lokasi Usaha Baru, tetapi...

Megapolitan
Mayat Laki-laki Ditemukan Terapung di Danau Setu Pedongkelan

Mayat Laki-laki Ditemukan Terapung di Danau Setu Pedongkelan

Megapolitan
Beredar Foto Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Beredar Foto Jalur Sepeda di Cikini Dibongkar, Ini Penjelasan Pemprov DKI

Megapolitan
Narkoba yang Diselundupkan 4 WNA Disebut untuk Stok Tahun Baru

Narkoba yang Diselundupkan 4 WNA Disebut untuk Stok Tahun Baru

Megapolitan
Dampak Dua Proyek Flyover, Macet di Poltangan dan Depan Kampus IISIP

Dampak Dua Proyek Flyover, Macet di Poltangan dan Depan Kampus IISIP

Megapolitan
WNA Afrika Ditangkap karena Selundupkan Narkoba di Balik Pakaian Dalam

WNA Afrika Ditangkap karena Selundupkan Narkoba di Balik Pakaian Dalam

Megapolitan
Normalisasi Situ dan Sungai Jadetabek, Sampah Rumah Tangga dan Lumpur Dikeruk

Normalisasi Situ dan Sungai Jadetabek, Sampah Rumah Tangga dan Lumpur Dikeruk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X