Banyak CPNS DKI Bergelar Insinyur Hanya Jadi Sopir Lurah

Kompas.com - 11/11/2014, 18:31 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah Alsadad RudiSekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meminta Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta untuk mengevaluasi penempatan calon pegawai negeri sipil DKI.

Menurut dia, tak sedikit para CPNS yang berlatar belakang insinyur dan masih menunggu surat keputusan (SK) pengangkatan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan dan RB) justru menjadi sopir lurah.

"Anak-anak pintar yang harusnya melayani masyarakat, tetapi malah jadi sopir lurah," kata Saefullah di Balaikota, Selasa (11/11/2014).

Rencananya, sebanyak enam orang dengan gelar insinyur akan ditarik dari kelurahan. Namun, dia masih belum mengetahui keberadaan keenam CPNS tersebut.

Mereka bakal ditempatkan di Balaikota maupun pemerintah kota lima wilayah DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta, kata Saefullah, membutuhkan kader-kader PNS yang memiliki kemampuan.

"Sayang sekali kalau mereka tetap di sana. Ilmunya hilang nanti lama-lama, karena kader ke depan harus anak-anak yang pintar," kata Saefullah.

Meski demikian, di sisi lain, penempatan CPNS di kelurahan juga dapat menjadi ajang sosialisasi dan pengenalan lapangan. Sambil menunggu penempatan yang cocok dengan latar belakang pendidikannya.

"Misalnya di lapangan belum ada job yang jelas karena transisi, biar dia juga memahami dan perlu sosialisasi. Beberapa bulan yang belum ada job definitif buat dia, kami anggap bersosialisasi dengan masyarakat," kata Saefullah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mayat di Jalan Swadharma Pesanggrahan Negatif Covid-19 dan Tak Ada Bekas Kekerasan

Mayat di Jalan Swadharma Pesanggrahan Negatif Covid-19 dan Tak Ada Bekas Kekerasan

Megapolitan
Ditertibkan Saat Main Skateboard di Trotoar Bundaran HI, Pria Ini Mengaku Ditendang Satpol PP

Ditertibkan Saat Main Skateboard di Trotoar Bundaran HI, Pria Ini Mengaku Ditendang Satpol PP

Megapolitan
Pria yang Lakukan Parkour di Flyover Kemayoran Diamankan Polisi, lalu Dipulangkan Usai Diberi Peringatan

Pria yang Lakukan Parkour di Flyover Kemayoran Diamankan Polisi, lalu Dipulangkan Usai Diberi Peringatan

Megapolitan
Cerita Aziz, Juru Parkir yang Berjalan Merangkak Saat Mencari Rezeki demi Orang Tua Pergi Umrah

Cerita Aziz, Juru Parkir yang Berjalan Merangkak Saat Mencari Rezeki demi Orang Tua Pergi Umrah

Megapolitan
Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Trotoar di Pesanggrahan

Jenazah Pria Ditemukan Tergeletak di Trotoar di Pesanggrahan

Megapolitan
Dishub: Belum Ada Layanan dan Izin Operasi Taksi Udara di Tangsel

Dishub: Belum Ada Layanan dan Izin Operasi Taksi Udara di Tangsel

Megapolitan
Virus Corona Baru yang Masuk Lewat Soetta Lebih Menular dan Mematikan

Virus Corona Baru yang Masuk Lewat Soetta Lebih Menular dan Mematikan

Megapolitan
1.000 Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

1.000 Pengemudi Transportasi Umum di Kota Tangerang Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini

Megapolitan
Rencana KBM Tatap Muka di Tangsel, PAUD dan TK Dibuka Paling Akhir

Rencana KBM Tatap Muka di Tangsel, PAUD dan TK Dibuka Paling Akhir

Megapolitan
Untuk Pertama Kalinya, Jakarta Keluar dari Zona Merah Covid-19, Benarkah Corona Sudah Terkendali?

Untuk Pertama Kalinya, Jakarta Keluar dari Zona Merah Covid-19, Benarkah Corona Sudah Terkendali?

Megapolitan
Dishub Tegaskan Belum Ada Izin Taksi Udara di Depok

Dishub Tegaskan Belum Ada Izin Taksi Udara di Depok

Megapolitan
Masyarakat Diminta Waspada akan Varian Baru Corona, Seperti Apa Bahayanya?

Masyarakat Diminta Waspada akan Varian Baru Corona, Seperti Apa Bahayanya?

Megapolitan
Tilang Elektronik Akan Diterapkan di Bekasi

Tilang Elektronik Akan Diterapkan di Bekasi

Megapolitan
Lansia yang Divaksinasi Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Harus Punya KTP Jakarta Timur

Lansia yang Divaksinasi Covid-19 di RSUD Pasar Rebo Harus Punya KTP Jakarta Timur

Megapolitan
UPDATE 4 Maret: Kapasitas RSD Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74,4 Persen

UPDATE 4 Maret: Kapasitas RSD Covid-19 Wisma Atlet Terisi 74,4 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X