"Rapat Paripurna Itu Hanya Sekelompok Anggota Dewan yang Usulkan Ahok Jadi Gubernur"

Kompas.com - 14/11/2014, 17:16 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, M Taufik saat ditemui di ruang kerjanya, di Gedung DPRD DKI Jakarta. Kompas.com/Alsadad RudiAnggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra, M Taufik saat ditemui di ruang kerjanya, di Gedung DPRD DKI Jakarta.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Rapat paripurna istimewa pengumuman status Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) digelar di ruang rapat paripurna Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (14/11/2014). Hanya 44 orang dari 106 anggota DPRD DKI yang hadir.

"Rapat paripurna itu hanya sekelompok anggota Dewan yang mengusulkan Ahok untuk diangkat menjadi gubernur," kecam Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Partai Gerindra, M Taufik, menjelang konferensi pers pada Jumat siang.

Taufik dan fraksinya termasuk di antara mereka yang tak menghadiri rapat paripurna yang dimulai pada pukul 10.50 WIB dan dipimpin oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi.

Anggota Dewan dari Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat-PAN, Fraksi Golkar, Fraksi PKS, dan Fraksi PPP tak ada satu pun yang membubuhkan tanda tangan dalam daftar hadir.

Setelah rapat paripurna rampung, giliran mereka yang tak datang menggelar konferensi pers. Hadir juga di konferensi pers ini antara lain Ketua Fraksi PPP di DPRD DKI, Maman Firmansyah, dan Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Zainuddin, bersama anggota Dewan dari fraksi yang mangkir rapat paripurna.

Satu sosok yang tak terlihat dalam konferensi pers ini adalah Abraham "Lulung" Lunggana. Taufik mengatakan Lulung sedang menjalani umrah.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sindir Acara Rizieq di Megamendung yang Timbulkan Kerumunan

Ridwan Kamil Sindir Acara Rizieq di Megamendung yang Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Dipanggil Polda Metro soal Acara Rizieq Shihab, Kadishub DKI: Izin Penutupan Jalan Wewenang Polisi

Dipanggil Polda Metro soal Acara Rizieq Shihab, Kadishub DKI: Izin Penutupan Jalan Wewenang Polisi

Megapolitan
Duduk di Ujung Balkon Apartemen, Seorang Perempuan Diduga Akan Bunuh Diri

Duduk di Ujung Balkon Apartemen, Seorang Perempuan Diduga Akan Bunuh Diri

Megapolitan
Kadishub DKI Pastikan Aturan Ganjil Genap Belum Diterapkan di Jakarta

Kadishub DKI Pastikan Aturan Ganjil Genap Belum Diterapkan di Jakarta

Megapolitan
Proyek LRT Rute Velodrome-Manggarai Diusulkan Diubah Jadi Velodrome-Klender, Ini Alasannya

Proyek LRT Rute Velodrome-Manggarai Diusulkan Diubah Jadi Velodrome-Klender, Ini Alasannya

Megapolitan
Hina Brimob Kacung China di Instagram, Tersangka Mengaku Cuma Iseng

Hina Brimob Kacung China di Instagram, Tersangka Mengaku Cuma Iseng

Megapolitan
Perwakilan FPI Sambangi Kodam Jaya, Mayjen Dudung: Silaturahim Saja

Perwakilan FPI Sambangi Kodam Jaya, Mayjen Dudung: Silaturahim Saja

Megapolitan
Satu Rumah di Kompleks Polri Ragunan Terbakar

Satu Rumah di Kompleks Polri Ragunan Terbakar

Megapolitan
Gerindra DKI: DPP Akan Jelaskan soal Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Gerindra DKI: DPP Akan Jelaskan soal Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK

Megapolitan
Riza Patria Berharap KPK Bisa Adil Tangani Kasus Edhy Prabowo

Riza Patria Berharap KPK Bisa Adil Tangani Kasus Edhy Prabowo

Megapolitan
Tabung Gas Meledak di Bekasi, Tiga Rumah Rusak dan Satu Orang Luka Bakar

Tabung Gas Meledak di Bekasi, Tiga Rumah Rusak dan Satu Orang Luka Bakar

Megapolitan
Lonjakan Pasien Covid-19 pada November, RSUD Depok Terisi 94 Persen, ICU Penuh

Lonjakan Pasien Covid-19 pada November, RSUD Depok Terisi 94 Persen, ICU Penuh

Megapolitan
Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif, Tiga Warga Petamburan Akan Didatangi Tim Puskesmas

Kabur Setelah Dinyatakan Reaktif, Tiga Warga Petamburan Akan Didatangi Tim Puskesmas

Megapolitan
PSBB Tangsel Diperpanjang hingga 19 Desember, Wali Kota Airin Sebut Tak Ada Perubahan Aturan

PSBB Tangsel Diperpanjang hingga 19 Desember, Wali Kota Airin Sebut Tak Ada Perubahan Aturan

Megapolitan
Anies Singgung Penegakan Aturan PSBB di Daerah Pilkada Tak Seperti Jakarta, Wali Kota Tangsel: Nanti Kami Evaluasi

Anies Singgung Penegakan Aturan PSBB di Daerah Pilkada Tak Seperti Jakarta, Wali Kota Tangsel: Nanti Kami Evaluasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X