Kompas.com - 26/11/2014, 19:11 WIB
Kemacetan ini terjadi di Tol Palikanci, Cirebon sepanjang sekitar 10 kilometer. Penumpukan kendaraan roda empat dari arah Jawa Tengah, menuju Jakarta di pintu keluar tol Tegal Karang menjadi penyebab utama. Akibatnya kemacetan terjdai dari titik 207 KM mengular hingga 217 di Kawasan Weru, Kabupaten Cirebon macet. KOMPASTV/ Muhamad Syahri RomdhonKemacetan ini terjadi di Tol Palikanci, Cirebon sepanjang sekitar 10 kilometer. Penumpukan kendaraan roda empat dari arah Jawa Tengah, menuju Jakarta di pintu keluar tol Tegal Karang menjadi penyebab utama. Akibatnya kemacetan terjdai dari titik 207 KM mengular hingga 217 di Kawasan Weru, Kabupaten Cirebon macet.
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Fraksi PPP DPRD DKI Maman Firmansyah tidak setuju dengan rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang sepeda motor melintas di Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

"Yang menyebabkan kemacetan itu kan mobil, bukan motor," kata Maman, di Balaikota Jakarta, Rabu (26/11/2014). Apalagi pengguna kendaraan bermotor, termasuk sepeda motor, memiliki kontribusi bagi daerah lewat pajak kendaraan bermotor. (Baca: Nantinya, Sepeda Motor Dilarang Melintas di Jalan Protokol).

Menurut Maman, ketimbang menerapkan larangan sepeda motor melintas, lebih baik Pemprov DKI menata transportasi. Penataan itu bisa berupa kebijakan menaikkan tarif parkir, jalan berbayar, dan revitalisasi trayek angkutan umum.

"Saya setuju dengan penataan transportasi. Namun, untuk penerapan pembatasan kendaraan roda dua perlu ada solusi dan sosialisasi kepada masyarakat oleh Pemprov DKI," ujar Maman.

Pelarangan sepeda motor akan diterapkan mulai 17 Desember 2014. Zona pelarangan sepeda motor akan berlaku penuh 24 jam dan tanpa hari pengecualian, termasuk hari Minggu dan hari raya.

Sebagai "kompensasi" atas pelarangan itu, di seluruh zona pelarangan sepeda motor itu akan disediakan bus tingkat yang bisa ditumpangi gratis. Pemprov DKI juga bekerja sama dengan 10 pengelola gedung untuk menyediakan lokasi parkir, sekalipun tarifnya tetap diserahkan kepada pengelola.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atap Jakarta International Stadium Selesai Dipasang, Bisa Dibuka Tutup Otomatis

Atap Jakarta International Stadium Selesai Dipasang, Bisa Dibuka Tutup Otomatis

Megapolitan
Ditangkap di Depok, Artis Sinetron Jeff Smith Gunakan Narkoba Jenis LSD

Ditangkap di Depok, Artis Sinetron Jeff Smith Gunakan Narkoba Jenis LSD

Megapolitan
Kala Sindiran Jokowi Bikin Polisi Langsung Bongkar Atribut hingga Gardu Ormas

Kala Sindiran Jokowi Bikin Polisi Langsung Bongkar Atribut hingga Gardu Ormas

Megapolitan
Serikat Pekerja Transjakarta Buka Suara soal Klaim Kerja 8 Jam Sehari: Hari Ini Masuk Siang, Besoknya Piket Pagi

Serikat Pekerja Transjakarta Buka Suara soal Klaim Kerja 8 Jam Sehari: Hari Ini Masuk Siang, Besoknya Piket Pagi

Megapolitan
Sopir Hilang Kendali, Bus AKAP Tabrak Separator Busway di Tanjung Priok

Sopir Hilang Kendali, Bus AKAP Tabrak Separator Busway di Tanjung Priok

Megapolitan
Bus Sering Kecelakaan, PT Transjakarta Janji Ikuti Arahan KNKT

Bus Sering Kecelakaan, PT Transjakarta Janji Ikuti Arahan KNKT

Megapolitan
Fakta Pengeroyokan Polisi di Pondok Indah: 6 Pelaku Ditangkap, Mengancam Pakai Pistol Korek

Fakta Pengeroyokan Polisi di Pondok Indah: 6 Pelaku Ditangkap, Mengancam Pakai Pistol Korek

Megapolitan
Simpang Temu di TOD Lebak Bulus Segera Dibangun, Akan Jadi Titik Transit Penumpang MRT hingga Transjakarta

Simpang Temu di TOD Lebak Bulus Segera Dibangun, Akan Jadi Titik Transit Penumpang MRT hingga Transjakarta

Megapolitan
Vonis 10 Bulan Penjara Cynthiara Alona: Hanya Pasal Cabul, Bukan Eksploitasi Seksual Anak

Vonis 10 Bulan Penjara Cynthiara Alona: Hanya Pasal Cabul, Bukan Eksploitasi Seksual Anak

Megapolitan
Pengamat: Sepele, Beri Waktu dan Tempat Istirahat Sopir Transjakarta Itu Penting

Pengamat: Sepele, Beri Waktu dan Tempat Istirahat Sopir Transjakarta Itu Penting

Megapolitan
Fakta Kebakaran di Tambora, Tewaskan 5 Orang dalam 1 Keluarga

Fakta Kebakaran di Tambora, Tewaskan 5 Orang dalam 1 Keluarga

Megapolitan
Profil Jeff Smith, Dua Kali Tertangkap dan Konsumsi Narkoba sejak Lulus SMA

Profil Jeff Smith, Dua Kali Tertangkap dan Konsumsi Narkoba sejak Lulus SMA

Megapolitan
Dakwaan Munarman: Ajak Dukung ISIS hingga Rangkaian Kegiatan Baiat

Dakwaan Munarman: Ajak Dukung ISIS hingga Rangkaian Kegiatan Baiat

Megapolitan
UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, 36 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah Satu Kasus di Tangsel, 36 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE: Tak Ada Penambahan Kasus di Kota Tangerang, 13 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tak Ada Penambahan Kasus di Kota Tangerang, 13 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.