Perayaan Natal di Jakarta Pusat Kondusif

Kompas.com - 25/12/2014, 09:57 WIB
Sejumlah jemaat melaksanaan ibadah Misa Natal di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel, Jakarta, Sabtu (24/12/2016). Umat Kristiani merayakan Hari Raya Natal 25 Desember KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBELISejumlah jemaat melaksanaan ibadah Misa Natal di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Immanuel, Jakarta, Sabtu (24/12/2016). Umat Kristiani merayakan Hari Raya Natal 25 Desember
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Perayaan Natal di Jakarta Pusat sejak malam Natal hingga hari raya Natal berlangsung kondusif. Jemaat beribadah secara tertib tanpa adanya gangguan atau ancaman yang berarti.

"Sejauh ini, kegiatan misa dan ibadah terkait Natal aman," ujar Kepala Polres Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo saat mengunjungi Gereja Immanuel, Kamis (25/12/2014) pagi.

Kendati demikian, kata dia, jajaran kepolisian tetap disiagakan untuk berjaga-jaga selama perayaan Natal berlangsung. Untuk Jakarta Pusat, ada 1.500 personel yang dikerahkan. "Terdiri dari Satgaspus, Satgasres, TNI, sampai pamdal," ujar dia.

Keseluruhan personel disiagakan di 152 gereja yang tersebar di delapan polsek. Adapun gereja yang mendapatkan prioritas adalah Gereja Katedral, Gereja Immanuel, dan empat gereja lainnya di kawasan Menteng. "Kami memberikan pengawasan 24 jam untuk menjaga berlangsungnya perayaan ini," ucap Hendro.

Pantauan Kompas.com di Gereja Immanuel, ratusan jemaat datang sejak pagi untuk melakukan ibadah hari raya Natal. Kebanyakan dari mereka langsung memarkir kendaraan mereka di halaman gereja dan langsung memasuki ruang ibadah.

Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Pejambon depan gereja ini terpantau lancar. Tidak banyak kendaraan yang lewat sehingga kendaraan dapat melaju dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam atau lebih. "Lancar dari pagi, mungkin karena hari libur juga," ujar Bangun Simatupang, salah satu petugas keamanan di Gereja Immanuel.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

APBD Defisit, Mengapa Pembebasan Tanah untuk Normalisasi Ciliwung Dikorbankan?

Megapolitan
Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Bangunan SD yang Roboh di Tangerang Pernah Dua Kali Direnovasi

Megapolitan
4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

4 Tips Berburu Baju Bekas di Pasar Baru

Megapolitan
Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Rezeki Nomplok Tukang Foto Copy Gara-gara Tingginya Permohonan SKCK

Megapolitan
Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Lantai JPO GBK yang Patah Gara-gara GrabWheels Telah Diperbaiki

Megapolitan
Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Disdik Duga Bangunan SDN Malangnengah II Tangerang Ambruk Karena Pancaroba

Megapolitan
Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi  Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Tertipu Arisan Online Tanpa Riba, Warga Bekasi Dijanjikan Uang Tanpa Kocok

Megapolitan
Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Bima Arya Anggap Pilkada Langsung yang Terbaik, Cukup Perbaiki Sistemnya

Megapolitan
Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Polisi Tangkap 5 Tersangka Pencuri Truk di Jakarta

Megapolitan
Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Desember 2019, Pemprov DKI Rampungkan Regulasi Jalur Skuter Listrik

Megapolitan
Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Pesepeda yang Masuk Lajur Jalan Biasa Tak Akan Dikenai Sanksi

Megapolitan
Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Anggaran Konsultan Penataan 76 RW Kumuh Dipangkas Lebih dari Setengah

Megapolitan
Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Dishub DKI Larang GrabWheels Melintas di JPO, Trotoar, dan Saat CFD

Megapolitan
Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Kisah Elin Si Pedagang Baju Bekas, Bangkit Pasca Kebakaran hingga Dapat Pelanggan Artis

Megapolitan
William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

William PSI Terancam Sanksi Teguran Tertulis karena Buka Anggaran Janggal ke Publik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X