Antrean Mobil yang Akan Masuk ke GI Bikin Macet Bundaran HI

Kompas.com - 25/12/2014, 15:04 WIB
Kemacetan yang terjadi di kawasan Bundaran HI, tepatnya di jalan masuk mal Grand Indonesia, Kamis (25/12/2014) Alsadad RudiKemacetan yang terjadi di kawasan Bundaran HI, tepatnya di jalan masuk mal Grand Indonesia, Kamis (25/12/2014)
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah tadi pagi sempat lengang, kemacetan lalu lintas terjadi di sekitar kawasan Bundaran HoteI Indonesia, Jakarta Pusat Kamis (25/12/2014). Antrean mobil yang hendak mengarah ke mal Grand Indonesia menjadi penyebabnya.

Pantauan Kompas.com, kepadatan kendaraan mencapai sekitar 800 meter, dimulai dari titik sekitar Patung Jenderal Sudirman hingga belokan Jalan Teluk Betung. Namun setelah melewati titik tersebut, arus lalu lintas kembali lancar.

Jalan Teluk Betung merupakan akses masuk ke Grand Indonesia bagi kendaraan yang datang dari arah Jalan Sudirman.

Banyaknya kendaraan yang hendak berbelok ke jalan tersebut menghambat arus kendaraan yang hendak mengarah ke Monas. Akibatnya, terjadi penyempitan arus.

Hingga sekitar pukul 14.00, kemacetan masih terjadi. Tak tampak ada petugas kepolisian lalu lintas ataupun petugas dari Dinas Perhubungan yang berada di lokasi.

Petugas justru banyak berjaga di area sekitar Monumen Selamat Datang, untuk memperingatkan para pengendara motor tidak melewati Jalan MH Thamrin terkait dengan pelarangan sepeda motor yang diterapkan di jalan tersebut.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Ojol Dipaksa Tidak Narik Saat Demo, Penumpang Geram

Megapolitan
Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Berkat Rekaman CCTV, Polisi Berhasil Tangkap Pencuri Tas Berisi Emas di Marunda

Megapolitan
Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Dari Atas Mobil Komando, Sufmi Dasco Kesal Orasinya Diinterupsi Pengemudi Ojol

Megapolitan
188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

188 WNI Mulai Mendekati Pulau Sebaru Disertai Pengwalan Ketat Aparat

Megapolitan
Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Pelanggan Tak Luput Kena Sweeping Saat Demo Ojol di DPR

Megapolitan
Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Ada Demo Ojek Online, Driver yang Bawa Penumpang Kena Sweeping Sesama Ojol

Megapolitan
Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Menlu Lepas Keberangkatan Tim Evakuasi WNI di Yokohama Jepang

Megapolitan
Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Santri yang Ditemukan di Sawah Tewas karena Tersedak Lumpur dan Air

Megapolitan
Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Polisi Tembak Dua Penipu dan Skimming ATM

Megapolitan
Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Gudang Penimbunan dan Produksi Masker Ilegal di Cakung-Cilincing Kantongi Izin Penyimpanan Alat Kesehatan

Megapolitan
Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Polisi Buru Pembuat Kartu ATM BRI Link yang Digunakan untuk Skimming

Megapolitan
Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Manfaatkan Isu Corona, Produsen Masker Ilegal di Cakung Cilincing Gunakan Mesin dari China

Megapolitan
Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Guru SMAN 12 yang Pukul Muridnya Dipindah Mengajar ke Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Hujan Deras, Banjir Rendam Underpass Cipayung

Hujan Deras, Banjir Rendam Underpass Cipayung

Megapolitan
Pemprov DKI dan Komisi Pengarah Diduga Malaadministrasi soal Izin Revitalisasi Monas dan Lokasi Formula E

Pemprov DKI dan Komisi Pengarah Diduga Malaadministrasi soal Izin Revitalisasi Monas dan Lokasi Formula E

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X