Kompas.com - 08/01/2015, 09:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama marah-marah di kantor Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI, di Lantai 18, Balaikota, Jumat (2/1/2015). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama marah-marah di kantor Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) DKI, di Lantai 18, Balaikota, Jumat (2/1/2015).
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berjanji 72.000 pegawai negeri sipil (PNS) DKI telah menerima gaji per Kamis (8/1/2015) ini. Menurut dia, pada Rabu (7/1/2015) kemarin, ia telah menandatangani seluruh dokumen administrasi pencairan gaji pegawai yang diberikan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah. 

"Seharusnya sudah beres, kemarin sudah langsung tanda tangan, sudah bisa diproses. Hari ini sudah cair gajinya, dari kemarin pun seharusnya sudah ada yang masuk gajinya," kata Basuki, di Balaikota, Kamis (8/1/2015). 

Menurut dia, keterlambatan pembayaran gaji PNS ini hanya karena ada miskomunikasi atau salah paham. Ia pun mengakui, perombakan massal ribuan PNS DKI menjadi salah satu penyebab utama keterlambatan pembayaran gaji pegawai.

Tak sedikit staf yang dipromosikan menjadi pejabat eselon dan pejabat eselon yang dijadikan staf. Sehingga pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI dan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI harus menyesuaikan tunjangan-tunjangan yang diberikan kepada pegawai.

"Seharusnya sederhana saja, kirim saja gaji pokoknya dulu. Masalah tunjangan kan baru tanggal 14 dikirim," kata Basuki. 

Salah seorang PNS yang bekerja di lingkungan Pemprov DKI mengaku, hingga saat ini, belum
menerima gaji pokok di rekening Bank DKI-nya. 

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Agus Suradika menjelaskan, gaji yang dibayarkan hari ini adalah gaji pokok, tunjangan anak istri dan tunjangan beras. Sementara tunjangan jabatan dan tunjangan kinerja daerah (TKD) baru dibayarkan tanggal 14 mendatang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggota DPRD Curiga Tender Formula E Sengaja Dibuat Gagal agar Kontraktor Ditunjuk Langsung

Anggota DPRD Curiga Tender Formula E Sengaja Dibuat Gagal agar Kontraktor Ditunjuk Langsung

Megapolitan
Pemkot Tangsel Sediakan WiFi Gratis Untuk Warga, di Mana Saja Lokasinya?

Pemkot Tangsel Sediakan WiFi Gratis Untuk Warga, di Mana Saja Lokasinya?

Megapolitan
Melihat Manuver Anies Baswedan untuk Pilpres 2024...

Melihat Manuver Anies Baswedan untuk Pilpres 2024...

Megapolitan
Duduk Perkara Ibu Laporkan Anak karena Jual Kulkas, Puncak Sakit Hati yang Menumpuk

Duduk Perkara Ibu Laporkan Anak karena Jual Kulkas, Puncak Sakit Hati yang Menumpuk

Megapolitan
Fakta Sidang Kebakaran Lapas Tangerang, Terdakwa Terancam 5 Tahun Penjara dan Tak Ajukan Eksepsi

Fakta Sidang Kebakaran Lapas Tangerang, Terdakwa Terancam 5 Tahun Penjara dan Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan hingga Sore

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Hujan hingga Sore

Megapolitan
UPDATE 25 Januari: Tambah 209 Kasus di Kota Tangerang, Kini 1.028 Pasien Covid-19 Dirawat

UPDATE 25 Januari: Tambah 209 Kasus di Kota Tangerang, Kini 1.028 Pasien Covid-19 Dirawat

Megapolitan
Nasib Formula E Kian Dipertanyakan, Lahan Sirkuit Masih Berlumpur Ditambah Tender Pembangunan Gagal

Nasib Formula E Kian Dipertanyakan, Lahan Sirkuit Masih Berlumpur Ditambah Tender Pembangunan Gagal

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Kecurigaan Keluarga Kakek yang Tewas Diteriaki Maling | Tender Formula E Gagal

[POPULER JABODETABEK] Kecurigaan Keluarga Kakek yang Tewas Diteriaki Maling | Tender Formula E Gagal

Megapolitan
Polda Metro Jaya Disebut Cabut Status 2 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Polda Metro Jaya Disebut Cabut Status 2 Tersangka Kebakaran Lapas Tangerang

Megapolitan
Mulai Hari Ini, Siswa PAUD hingga SMP di Tangerang Kembali Belajar Daring

Mulai Hari Ini, Siswa PAUD hingga SMP di Tangerang Kembali Belajar Daring

Megapolitan
Korsleting Sebabkan Kepulan Asap di Mal Alam Sutera Tangerang

Korsleting Sebabkan Kepulan Asap di Mal Alam Sutera Tangerang

Megapolitan
Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Warga Depok

Damkar Evakuasi Buaya Peliharaan Warga Depok

Megapolitan
Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Liter Sabu Cair dari Meksiko

Polisi Gagalkan Penyelundupan 4 Liter Sabu Cair dari Meksiko

Megapolitan
Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Kuasa Hukum Korban Minta Polres Depok Segera Tangani Kasus Dugaan KDRT

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.