Kompas.com - 29/01/2015, 20:54 WIB
Lurah Gondangdia Susan Jasmine Zulkifli sedang berbincang dengan para kepala seksi dan sekretaris kelurahannya di Kantor Lurah Gondangdia, Senin (16/1/2015). Jessi CarinaLurah Gondangdia Susan Jasmine Zulkifli sedang berbincang dengan para kepala seksi dan sekretaris kelurahannya di Kantor Lurah Gondangdia, Senin (16/1/2015).
Penulis Jessi Carina
|
EditorDesy Afrianti
JAKARTA, KOMPAS.com - Susan Jasmine Zulkifli masih kerap menerima pesan singkat aduan dari warga Lenteng Agung. Padahal, saat ini Susan sudah tidak lagi menjabat sebagai Lurah Lenteng Agung melainkan sebagai Lurah Gondangdia.

"Waktu itu lucu deh, ada warga Lenteng Agung mengadu ke saya kalau tembok rumahnya roboh," ujar Susan di Kantor Lurah Gondangdia, Jalan Jambu, Kamis (29/1/2015). Susan memperlihatkan isi pesan singkat warga tersebut.

Isinya, warga itu mengatakan terjadi longsor di lingkungan rumahnya. Longsor tersebut membuat dinding rumahnya roboh.

Warga itu pun meminta perhatian Susan sebagai Lurah. Rupanya, belum semua warga mengetahui jika Susan bukan lagi Lurah Lenteng Agung. Contohnya seperti warga yang mengadu kepada Susan. [Baca: Di Gondangdia, Lurah Susan "Gaul" dengan Warga via WhatsApp]

Setelah mendapat pesan tersebut, Susan memberikan balasan. Susan meminta kepada orang tersebut untuk menginformasikan kepada Lurah Lenteng Agung saat ini.

Susan mengaku tidak akan mencampuri permasalahan yang ada di wilayah lain. Sekali pun wilayah tersebut adalah tempat ia bertugas dulu.

Kata Susan, sudah ada lurah yang mumpuni untuk mengatur tiap-tiap wilayah. Walau demikian, Susan mengaku tidak begitu saja melupakan Kelurahan Lenteng Agung.

Di ruang kerjanya saat ini, masih terpasang di dinding foto-foto kegiatan sewaktu ia masih menjabat sebagai Lurah Lenteng Agung. "Tetap lah, Lenteng agung enggak akan saya lupakan," ujar Susan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Orang Awak Angkut Bandara Asal China Diperiksa Usai Bawa Kargo Tanpa Pemberitahuan

Dua Orang Awak Angkut Bandara Asal China Diperiksa Usai Bawa Kargo Tanpa Pemberitahuan

Megapolitan
Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster di DKI Jakarta

Daftar Lokasi Vaksinasi Covid-19 Dosis Booster di DKI Jakarta

Megapolitan
Kecelakaan antara Dua Truk di Jalan Gatot Soebroto, Satu Sopir Tewas

Kecelakaan antara Dua Truk di Jalan Gatot Soebroto, Satu Sopir Tewas

Megapolitan
Pencopetan di Terminal Pulogadung Terekam Kamera Warga, Polisi Ringkus Pelaku

Pencopetan di Terminal Pulogadung Terekam Kamera Warga, Polisi Ringkus Pelaku

Megapolitan
Rute Transjakarta Ciputat-Tosari Akan Beroperasi Senin-Jumat pada Jam Sibuk

Rute Transjakarta Ciputat-Tosari Akan Beroperasi Senin-Jumat pada Jam Sibuk

Megapolitan
Mulai Senin, Rute Transjakarta Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi

Mulai Senin, Rute Transjakarta Ciputat-Tosari Kembali Beroperasi

Megapolitan
Pasien yang Diduga Meninggal akibat Varian Omicron Sempat Dirawat Intensif Dua Hari

Pasien yang Diduga Meninggal akibat Varian Omicron Sempat Dirawat Intensif Dua Hari

Megapolitan
Menyoal Kenaikan 5,1 Persen UMP DKI Jakarta 2022

Menyoal Kenaikan 5,1 Persen UMP DKI Jakarta 2022

Megapolitan
Minta Masyarakat Waspada Penularan Omicron, Wagub DKI: Tidak Boleh Anggap Enteng

Minta Masyarakat Waspada Penularan Omicron, Wagub DKI: Tidak Boleh Anggap Enteng

Megapolitan
Satu Rumah di Condet Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Satu Rumah di Condet Hangus Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Kasus Omicron di Jakarta Kian Melonjak, Puncaknya Diprediksi Maret 2022

Kasus Omicron di Jakarta Kian Melonjak, Puncaknya Diprediksi Maret 2022

Megapolitan
Prakiraan BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Akan Duguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Prakiraan BMKG: Sebagian Wilayah Jakarta Akan Duguyur Hujan Ringan hingga Sedang

Megapolitan
Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes  Depok: Berasal dari 3 Klaster

Kasus Aktif Covid-19 di Depok Bertambah 165, Dinkes Depok: Berasal dari 3 Klaster

Megapolitan
Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Wagub DKI Jakarta: Terbukti Hadirnya Sumur Resapan Bikin Genangan Lebih Cepat Surut

Megapolitan
UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

UPDATE 22 Januari: Bertambah 122 Kasus Baru Covid-19 di Tangerang, Kini Totalnya 30.330

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.