Ahok Perintahkan Tempatkan Genset yang Sesuai di Tiap Rumah Pompa

Kompas.com - 12/02/2015, 17:09 WIB
Kompas.com/Kurnia Sari Aziza Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bersama General Manager (GM) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya dan Tangerang), Haryanto WS di Balai Kota, Kamis (12/2/2015).
JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah mendapatkan penjelasan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mulai memahami kondisi ketika sumber listrik tidak bisa dialirkan karena banjir.

Karena itu, Basuki meminta kepada Kepala Dinas Perindustrian dan Energi DKI M. Haris Pindratno untuk menyiapkan sumber energi cadangan di setiap rumah pompa, terutama rumah pompa yang memiliki peran penting, berupa generator set (genset) yang dayanya disesuaikan.

"PLN sendiri sudah kasih pendapat bahwa genset yang ada di Waduk Pluit sebetulnya sudah ada dan cukup besar, hanya pengaturanya tidak sinkron, nanti akan diselesaikan oleh Pak Haris," kata pria yang biasa disapa Ahok itu di Balai Kota, Kamis (12/2/2015).

Selain di Waduk Pluit, kata Basuki, genset yang dayanya cukup besar akan disiapkan di beberapa rumah pompa vital, seperti di Ancol Barat, Pasar Ikan, dan Grogol.


Genset disiapkan sambil menunggu proyek peninggian gardu agar terhindar dari banjir maupun rob. Peninggian gardu diperkirakan selesai lebih dari satu tahun.

General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang (Disjaya) Haryanto WS menuturkan, untuk genset berukuran besar, akan disambungkan dengan sumber listrik dari PLN. Proses penyambungan dari PLN ini akan menunggu perbaikan kabel-kabel yang sudah tua usianya.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorDesy Afrianti

Terkini Lainnya

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Anies Minta Kantor dan Toko yang Tututp karena Aksi 22 Mei Buka Lagi

Megapolitan
Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Ambulans Berlogo Partai Gerindra Milik PT Arsari Pratama

Megapolitan
Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Sisa Gas Air Mata Kerusuhan 22 Mei Bikin Perih Mata Pengendara

Megapolitan
Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Polisi: Ambulans Gerindra Dikirim ke Jakarta atas Perintah Ketua DPC Tasikmalaya

Megapolitan
Anggota Brimob yang Viral Saat 'Video Call' Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Anggota Brimob yang Viral Saat "Video Call" Ditawari Liburan Gratis ke Bali

Megapolitan
Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Siapa Perempuan Bercadar yang Diamankan di Depan Bawaslu Saat 22 Mei?

Megapolitan
Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Dalam Ambulans Berlogo Gerindra, Tak Ditemukan Perlengkapan Medis

Megapolitan
Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Anies Bersihkan Jalan MH Thamrin Pascakerusuhan 22 Mei

Megapolitan
Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Pasukan Oranye Angkut Sampah 72 Karung Seberat 3,6 Ton di KS Tubun

Megapolitan
Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Anggota TGUPP, Bambang Widjojanto dan Rikrik Jadi Pengacara Prabowo

Megapolitan
Foto 'Video Call' Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Foto "Video Call" Anggota Brimob dengan Anaknya Menginspirasi Ilustrasi Ini

Megapolitan
Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Senyum Anggota Brimob di Bawaslu Saat Diberikan Bunga oleh Warga

Megapolitan
Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Cerita Usma soal Rokok Habis Dijarah Perusuh 22 Mei hingga Rugi Rp 20 Juta

Megapolitan
Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Perempuan Bercadar dan Tas Hitam Diamankan di Depan Gedung Bawaslu

Megapolitan
Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Pascakerusuhan 22 Mei, Pedagang di KS Tubun Kembali Buka Kiosnya

Megapolitan

Close Ads X