"Nanti di Sekolah Akan Ada Pelajaran Cara Mengaduk Semen"

Kompas.com - 17/03/2015, 14:49 WIB
Alsadad Rudi Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah DKI Jakarta, Heru Budi Hartono
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Heru Budi Hartono, menjelaskan penyebab turunnya alokasi anggaran pada bidang pendidikan pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah (RAPBD) 2015.

Menurut Heru, hal itu dilatarbelakangi perpindahan kewenangan kegiatan rehabilitasi gedung sekolah, dari sebelumnya berada di Dinas Pendidikan ke Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan.

"Kan rehab sekolah diserahkan ke Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan. Itu yang mungkin enggak terhitung," kata Heru, di Balai Kota, Selasa (17/3/2015).

Heru menjelaskan, tujuan perpindahan kewenangan kegiatan rehabilitasi gedung dilatarbelakangi niat Gubernur Basuki Tjahaja Purnama yang menginginkan Dinas Pendidikan fokus pada kegiatan yang berhubungan dengan mata pelajaran dan peserta didik.


"Maunya Gubernur, Dinas Pendidikan itu fokus ngurusin kurikulum, ngurusin peserta didik, ngurusin supaya enggak ada tawuran, supaya lebih banyak yang berprestasi. Kalau sekarang Dinas Pendidikan ngurusin dua, ngurusin anak didik sama gedungnya. Pusing deh tujuh keliling," jelas Heru.

Namun demikian, kata Heru, Pemprov akan mengembalikan kewenangan kegiatan rehabilitasi gedung sekolah kembali ke Dinas Pendidikan. Hal itu dilakukan pasca-evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri yang meminta agar Pemprov meningkatkan anggaran di bidang pendidikan.

"Jadi tinggal dipindahin aja. Maunya gitu apa boleh buat. Kita ikuti. Jadi nanti anak-anak sekolah suruh ngitung bangunan juga. Pelajaran cara menghitung bangunan dan cara mengaduk semen," ujar dia.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorKistyarini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Nunung Sempat Coba Bohongi Polisi Saat Ditangkap di Rumahnya

Megapolitan
Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Fraksi PKB DPRD DKI: Wagub Enggak Perlu-perlu Banget, Tidak Urgent

Megapolitan
Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Sempat Ditunda, Sidang Praperadilan 4 Pengamen Korban Salah Tangkap Digelar

Megapolitan
Close Ads X