Protes Penggusuran, Massa Berusaha Jebol Pagar Rumah Ahok - Kompas.com

Protes Penggusuran, Massa Berusaha Jebol Pagar Rumah Ahok

Kompas.com - 27/05/2015, 02:18 WIB
Panji Bhaskara Ramadhan/Warta Kota Warga berkerumun di depan rumah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dan berusaha mendorong pagar rumahnya, Selasa (26/5/2015) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah warga yang mengaku dari Pinangsia, tepatnya di Bantaran Kali Ancol, mendatangi kawasan rumah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Perumahan Pantai Mutiara, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (26/5/2015). Warga yang berkumpul di depan rumah Ahok itu mengaku sebagai warga yang terkena penggusuran di Kali Ancol dan berperilaku penuh kegusaran.

Saat Ahok tak kunjung keluar, warga berusaha menjebol pagar perumahan Ahok. "Tiga... Dua... Satu... Dorooong!" teriak warga berulang kali.

Hasil pengamatan di lokasi, warga tak hanya mendorong pagar, tetapi juga mengamuk dan menendang-nendang pagar dengan emosi. Mereka memaksa Ahok untuk keluar dan bertemu.

"Pegang pagar.... Hitung.... Tiga... dua... satu... Dorong!"

Saat warga mendorong pagar setinggi tiga meter itu, gembok yang mengunci pagar tersebut jebol. Pihak kepolisian dan petugas sekuriti perumahan setempat tersebut langsung berbaris dan bersiaga di depan pagar.

Saat pintu pagar hampir terbuka lebar, warga gusuran ini langsung bertepuk tangan dan mengolok-olok Ahok berkali-kali. Pihak kepolisian masih mengamankan sekitar lokasi.

Para warga sesekali mencoba mendorong kembali pagar tersebut. Aksi yang hampir anarkistis ini membuat warga pengunjung Waduk Pluit dan warga sekitar menonton aksi mereka. (Panji Baskhara Ramadhan)


EditorBayu Galih
Komentar

Terkini Lainnya

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Bos First Travel Tak Akui Beli Mobil Hingga Jalan-jalan Keliling Eropa Pakai Uang Perusahaan

Nasional
Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Jaya Suprana Puji Drama Musikal Napi, Usul DPR Buat Hal yang Sama

Nasional
Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Merasa Nama Baik Dicemarkan, Guntur Romli Melapor ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Pemprov DKI Kirim Surat Jawaban soal Tanah Abang kepada Ombudsman Senin Sore

Megapolitan
14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

14 Narapidana Lapas Manokwari Kabur dengan Mengancam Sipir

Regional
Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Saksi Jelaskan Kronologi Penipuan Hotel BCC, Terdakwa Tjipta Membantah

Regional
Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Militer Israel Lancarkan Serangan ke Artileri Milik Rezim Suriah

Internasional
Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek 'Online' Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Sampaikan 3 Tuntutan, Pengemudi Ojek "Online" Tunggu Realisasi Janji Komisi V DPR

Megapolitan
Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Ratusan Napi Gelar Drama Teater di TIM, Wiranto Nilai Istimewa

Nasional
Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Hilang Dua Bulan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Pulau Tak Berpenghuni

Internasional
Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Dua Orang yang Ditemukan Lemas di Mobil Diduga Keracunan

Regional
Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Sandiaga Sebut Rencana Induk Penataan Tanah Abang Masih Disusun

Megapolitan
Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Diprotes Rakyatnya, PM Armenia Mengundurkan Diri

Internasional
Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Saat Bos First Travel Yakinkan Jaksa Perusahaannya Masih Mampu Berangkatkan Calon Jemaah

Nasional
Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, 'Lu Lagi Lu Lagi'

Akan Dilaporkan Kembali oleh Fransiska, Sandiaga Bilang, "Lu Lagi Lu Lagi"

Megapolitan

Close Ads X