Polisi Selidiki Unsur Pidana Kebakaran di Bandara Soekarno-Hatta

Kompas.com - 07/07/2015, 12:55 WIB
Kondisi dekat JW Lounge, tempat kebakaran terjadi di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (5/7/2015) pagi. Sekeliling tempat tersebut masih dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan. KOMPAS.com/Andri Donnal PuteraKondisi dekat JW Lounge, tempat kebakaran terjadi di Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (5/7/2015) pagi. Sekeliling tempat tersebut masih dipasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan.
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menyelidiki kemungkinan adanya unsur pidana dalam peristiwa kebakaran di JW Sky Lounge Terminal 2E Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (5/7/2015). Unsur pidana tersebut dapat berupa kesengajaan atau pun kelalaian.

"Kalau kesengajaan sangat kecil. Kalau faktor kelalaian pasti ada unsur pidana. Barang siapa karena kelalaiannya mengakibatkan kebakaran dapat dipidana, ini dapat kita terapkan," jelas Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian di ruang rapat, Jakarta, Selasa (7/7/2015).

Unsur pidana tersebut diatur dalam Pasal 188 KUHP. Ancaman hukuman bagi seseorang yang lalai dan menyebabkan kebakaran yakni lima tahun penjara.

Tito pun tidak menutup kemungkinan siapa pun akan terkena tindak pidana pasal tersebut. Apalagi dia terbukti lalai dan membahayakan orang lain dengan menyebabkan kebakaran tersebut.

"Sangat mungkin (kelalaian tenant). Apakah karyawan, tenant, atau manajemennya. Itu sangat mungkin. Tidak boleh main-main. Satu kebakaran saja, ini merugikan," kata Tito.

Hari ini Pusat Laboratorium (Puslabfor) Polri melakukan pemeriksaan ulang di JW Sky Lounge Terminal 2E Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Pemeriksaan dilakukan untuk memperdalam penyebab kebakaran di fasilitas publik tersebut.

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta Komisaris Besar CH Patoppoi mengungkapkan, ada dua pegawai yang diduga mengoperasikan oven sampai akhirnya terjadi hubungan pendek arus listrik dan menyebabkan kebakaran.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Akses ke Pasar Anyar Bogor Disekat, Warga Belum Vaksinasi Covid-19 Dilarang Masuk

Megapolitan
Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Lumpur di Saluran Penghubung Setiabudi Dikeruk

Megapolitan
Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Warga di Tangsel Dilarang Nyalakan Kembang Api dan Berkerumun Saat Tahun Baru 2022

Megapolitan
Kondisi Munarman Disebut Sehat

Kondisi Munarman Disebut Sehat

Megapolitan
Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Polisi Ancam Pidanakan Panitia dan Peserta jika Nekat Gelar Reuni 212 di Patung Kuda

Megapolitan
Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: 'Kun Fayakun...'

Kasus Dugaan Pengancaman yang Menjeratnya Segera Disidangkan, Jerinx: "Kun Fayakun..."

Megapolitan
Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Ridwan Kamil Tetapkan UMK 2022 Kota Bekasi Rp 4.816.921, Tertinggi di Jawa Barat

Megapolitan
PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

PPKM Level 3 di Tangsel Saat Libur Natal dan Tahun Baru, Tempat Wisata Tutup

Megapolitan
Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Sidang Pembacaan Dakwaan Munarman Ditunda, Kuasa Hukum Keberatan Soal BAP

Megapolitan
Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Saat Panitia Ngotot Gelar Reuni 212 di Patung Kuda Jakarta Tanpa Izin Kepolisian

Megapolitan
Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Reuni 212, dari Aksi Penjarakan Ahok hingga Tuntut Bebaskan Rizieq

Megapolitan
Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Serikat Buruh Kecewa UMK Kota Tangerang Cuma Naik 0,56 Persen, padahal Kesepakatannya Bertambah 5,4 Persen

Megapolitan
Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Aturan Masuk Bioskop di Jakarta Selama PPKM Level 2 hingga 13 Desember

Megapolitan
266 Sumur Resapan Dibangun di Kepulauan Seribu Sepanjang 2021

266 Sumur Resapan Dibangun di Kepulauan Seribu Sepanjang 2021

Megapolitan
Momen Polisi Gunakan Senjata Api dan Tewaskan Warga Sipil, Tol Bintaro dan Kafe di Cengkareng Jadi Saksi

Momen Polisi Gunakan Senjata Api dan Tewaskan Warga Sipil, Tol Bintaro dan Kafe di Cengkareng Jadi Saksi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.